
Bola.net - Kemenangan Juventus atas Genoa pada laga lanjutan Serie A, Senin (6/4/2026) malam, ternyata tidak membuat Luciano Spalletti merasa puas. Ia justru memberikan kritik tajam terhadap performa anak asuhnya yang dianggap tidak konsisten sepanjang pertandingan berlangsung.
Gol dari Gleison Bremer dan Weston McKennie memang berhasil mengunci kemenangan 2-0 bagi tim asal Turin tersebut. Hasil ini sangat krusial karena membuat posisi Juventus kini hanya terpaut satu poin dari Como di zona empat besar klasemen Liga Italia.
Namun, jalannya babak kedua menunjukkan sisi yang sangat berbeda dari kekuatan Bianconeri yang sesungguhnya. Mereka sempat berada dalam tekanan hebat hingga kiper pengganti, Michele Di Gregorio, harus bekerja keras menyelamatkan gawang dari tendangan penalti lawan.
Spalletti merasa bahwa hasil akhir tidak mencerminkan kualitas permainan tim yang seharusnya bisa jauh lebih dominan. Ia bahkan memberikan pernyataan yang mengejutkan mengenai kondisi skuadnya saat ini setelah memimpin selama beberapa bulan di Turin.
Teka-teki Performa Juventus

Perbedaan performa antara babak pertama dan babak kedua menjadi sorotan utama bagi tim kepelatihan Juventus. Mereka tampil sangat meyakinkan sebelum jeda, namun tiba-tiba kehilangan kendali permainan setelah memasuki babak kedua.
Situasi ini membuat Spalletti merasa bingung dengan karakter para pemainnya yang bisa berubah drastis dalam satu laga. Padahal, kemenangan ini seharusnya bisa diraih dengan cara yang jauh lebih tenang tanpa drama penyelamatan penalti.
"Kadang-kadang kita harus menerima bahwa kita bukan versi terbaik dari diri kita sendiri. Setelah enam atau tujuh bulan di sini, saya masih belum yakin dengan apa yang sedang saya hadapi," ujar Luciano Spalletti.
"Tidak mungkin bisa bermain seperti itu di babak pertama, lalu kemudian berubah total di babak kedua. Dan jika mereka mencetak gol dari penalti, malam ini akan menjadi sangat sulit bagi kami," lanjut sang pelatih.
Benarkah Pemain Juventus Kelelahan?

Muncul anggapan bahwa penurunan performa di paruh kedua pertandingan disebabkan oleh faktor kelelahan fisik yang dialami skuad. Beberapa pihak menilai jadwal padat mulai memberikan dampak negatif pada kebugaran para penggawa Si Nyonya Tua.
Namun, Spalletti dengan tegas membantah spekulasi tersebut dalam sesi wawancara seusai pertandingan berlangsung. Baginya, alasan fisik tidak masuk akal mengingat jadwal istirahat yang sudah diberikan kepada tim sebelum laga melawan Genoa.
"Itu bukan karena kelelahan, kami tidak berlatih kemarin atau hari sebelumnya," kata Spalletti kepada Sky.
"Saya meninggalkan mereka sendiri karena mereka butuh pemulihan. Mereka punya waktu libur dua hari, satu setengah sesi latihan, dan kemudian istirahat, jadi kelelahan bukan alasannya," tegas mantan pelatih timnas Italia tersebut.
Fokus Mengejar Empat Besar
Meskipun Spalletti merasa kecewa dengan cara bermain timnya, tambahan tiga poin ini tetap memiliki arti yang sangat penting. Juventus kini berada dalam jalur yang tepat untuk kembali bersaing di papan atas Serie A.
Jarak satu poin dengan Como di peringkat keempat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen tim di sisa musim. Kemenangan ini memberikan sedikit napas lega meskipun banyak evaluasi yang harus segera dibereskan oleh tim pelatih.
Di Gregorio yang masuk menggantikan kiper utama di awal babak kedua pun mendapat apresiasi karena berhasil menggagalkan penalti lawan. Aksi heroiknya memastikan Juventus tidak kehilangan momentum untuk terus memetik kemenangan di laga-laga krusial mendatang.
Perjalanan Juventus musim ini memang masih menyisakan banyak tanda tanya besar terkait stabilitas permainan mereka di lapangan. Spalletti dituntut untuk segera menemukan formula agar anak asuhnya bisa tampil maksimal sepanjang sembilan puluh menit pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Menang Tapi Spalletti Ngamuk: Ini Bukan Versi Terbaik Kami!
Liga Italia 7 April 2026, 09:07
-
Mengapa Dusan Vlahovic Tidak Main Saat Juventus Kalahkan Genoa?
Liga Italia 7 April 2026, 08:53
-
Man of the Match Juventus vs Genoa: Weston McKennie
Liga Italia 7 April 2026, 01:06
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR