Bola.net - Nama Petr Cech selama ini dikenal sebagai salah satu kiper paling konsisten di Eropa dalam satu dekade terakhir. Meski musim ini posisinya tergusur oleh Thibaut Courtois, namun tak ada yang menyangsikan kualitas Cech dalam menjadi tembok tebal di depan gawang Chelsea.
Bukti kehebatan Cech dibuktikan dengan tiga kali meraih penghargaan kiper terbaik Premier League dan juga memegang rekor sebagai kiper dengan catatan cleansheet terbanyak bagi The Blues.
Namun siapa sangka, ternyata jalan karir Cech sebagai seorang kiper ternyata terbantu sebuah 'kecelakaan' di atas lapangan. Akibat pernah mengalami patah kaki saat masih kecil, pria asal Republik Ceko ini memutuskan untuk tak lagi menjadi outfield player.
"Di awal karir, saya bermain sebagai gelandang tengah atau winger kiri. Ketika berusia delapan tahun, tim saya bertanding tanpa ada penjaga gawang yang datang. Karena saya terbiasa bermain sebagai kiper dalam olahraga hockey, akhirnya saya tertarik mencoba untuk bermain sebagai penjaga gawang," kenang Cech seperti dilansir situs resmi Chelsea.
"Sejak saat itu, saya bermain fleksibel sebagai kiper atau juga outfield player. Namun ketika usia saya menginjak sepuluh tahu, saya mengalami patah kaki. Setelah pulih, saya tak bisa lagi bermain sebagai outfield player secara penuh 90 menit tanpa rasa sakit di kaki. Hal itu memudahkan saya untuk benar-benar beralih menjadi seorang penjaga gawang."
Kisah ini meninggalkan pesan kepada kita semua, bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah musibah. Seandainya tidak mengalami patah kaki, rasanya Cech tak akan menjadi sosok kiper tangguh seperti yang dikenal dunia saat ini.[initial]
(cfc/mri)
Bukti kehebatan Cech dibuktikan dengan tiga kali meraih penghargaan kiper terbaik Premier League dan juga memegang rekor sebagai kiper dengan catatan cleansheet terbanyak bagi The Blues.
Namun siapa sangka, ternyata jalan karir Cech sebagai seorang kiper ternyata terbantu sebuah 'kecelakaan' di atas lapangan. Akibat pernah mengalami patah kaki saat masih kecil, pria asal Republik Ceko ini memutuskan untuk tak lagi menjadi outfield player.
"Di awal karir, saya bermain sebagai gelandang tengah atau winger kiri. Ketika berusia delapan tahun, tim saya bertanding tanpa ada penjaga gawang yang datang. Karena saya terbiasa bermain sebagai kiper dalam olahraga hockey, akhirnya saya tertarik mencoba untuk bermain sebagai penjaga gawang," kenang Cech seperti dilansir situs resmi Chelsea.
"Sejak saat itu, saya bermain fleksibel sebagai kiper atau juga outfield player. Namun ketika usia saya menginjak sepuluh tahu, saya mengalami patah kaki. Setelah pulih, saya tak bisa lagi bermain sebagai outfield player secara penuh 90 menit tanpa rasa sakit di kaki. Hal itu memudahkan saya untuk benar-benar beralih menjadi seorang penjaga gawang."
Kisah ini meninggalkan pesan kepada kita semua, bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah musibah. Seandainya tidak mengalami patah kaki, rasanya Cech tak akan menjadi sosok kiper tangguh seperti yang dikenal dunia saat ini.[initial]
Baca Juga
- Inilah Wajah Highbury, Delapan Tahun Setelah Dirobohkan
- Tragis, Pemain Ini Meninggal Setelah Lakukan Selebrasi Akrobatik
- Chamberlain Akui Dirinya Memang Mirip Kura-Kura Ninja
- 'Kembaran' Fabregas Jadi Buronan Polisi Inggris
- Mangala Jadikan Kisah Pilu Kelumpuhan Sang Kakak Sebagai Motivasi
- Kisah Lelucon Pelle Yang Membuat Van Gaal Naik Pitam
- Alexis Sanchez Pernah Harus Berakrobat Demi Mendapatkan Uang
- Ji-sung: Saya Pikir Hubungan Dengan MU Sudah Berakhir
- Terungkap! Amnesia Kocak Kramer di Final Piala Dunia 2014
- Nama Zouma Ternyata Terinspirasi Dari Legenda Hollywood
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Filipe Luis: Tak Ada Resep Khusus Untuk Matikan Falcao
Liga Inggris 24 Oktober 2014, 23:37
-
Filipe Luis: Falcao Adalah Seekor Harimau
Liga Inggris 24 Oktober 2014, 23:09
-
Mourinho: Van Gaal Sosok Penting Dalam Karir Saya
Liga Inggris 24 Oktober 2014, 21:29
-
Mourinho Enggan Komentari Angel Di Maria
Liga Inggris 24 Oktober 2014, 21:09
-
Preview: Manchester United vs Chelsea, Reuni Tak Ideal
Liga Inggris 24 Oktober 2014, 20:55
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR