Bola.net - - Besarnya tekanan yang didapatkan oleh Djadjang Nurdjaman saat masih melatih Persib Bandung mempengaruhi Shainasya Sheaehan. Gadis belia ini mengaku sakit hati terhadap perlakuan para Bobotoh pada pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.
Shainasya memang wajar merasa sakit hati. Pasalnya, gadis yang juga Bobotoh ini adalah cucu dari pelatih berusia 52 tahun tersebut.
"Kemarin waktu abah banyak diteken orang-orang yang pasti sakit hati. Rasanya pengen sekali membalas satu-satu tapi tidak mungkin," ungkapnya kepada Bola.net, Senin (31/7/2017).
Djanur memang sempat mendapat tekanan bertubi-tubi pada kompetisi Liga 1 musim ini. Sebab, dia dianggap gagal membuat Persib tampil sesuai ekspektasi meski manajemen klub sudah membelanjakan banyak uang, termasuk untuk merekrut pemain sekelas Michael Essien.

Tekanan itu mulai membesar saat Persib gagal meraih kemenangan di empat pertandingan beruntun. Dimulai dari hasil imbang melawan Semen Padang dan Borneo FC, kemudian saat kalah dari Bali United dan Bhayangkara FC.
"Sebenarnya boleh saja mengkritik tapi jangan menghina apa lagi sampai membawa religi. menurut saya itu sudah keterlaluan," ujar Shainasya.
Namun meski sakit hati, diakuinya dia juga bisa sedikit memaklumi alasan para Bobotoh melakukan protes pada Djanur. "Tapi saya mancoba mengerti mungkin mereka seperti itu karna rasa cinta yang besar terhadap Persib," katanya..

Djanur sendiri mengundurkan diri pada pertengahan bulan April lalu. Saat itu, Persib baru saja dikalahkan oleh Mitra Kukar dengan skor 2-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Purwaka Yudhi Kembali ke Persib
Bola Indonesia 31 Juli 2017, 21:29
-
Berkat Sang Kakek, Bobotoh Cantik Ini Jadi Cinta Persib
Bolatainment 31 Juli 2017, 18:36
-
Curahan Hati Shainasya, Bobotoh Cantik Cucu Djanur
Bolatainment 31 Juli 2017, 18:31
-
Berulah Lagi, Bobotoh Dilarang Dampingi Persib Lima Kali
Bola Indonesia 30 Juli 2017, 23:25
-
Terlibat Bentrok, Ismed dan Vujovic Dilarang Main Dua Laga
Bola Indonesia 30 Juli 2017, 22:56
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR