Bola.net - Sebelum meninggal, Diego Mendieta ternyata sempat berkeluh kesah dengan sahabatnya, yang notabene adalah pesepakbola asal Kamerun, Noah Romuald. Diego mengungkapkan, ingin segera pulang kampung, Paraguay.
"Sayangnya, Diego tidak memiliki uang sedikitpun untuk membeli tiket. Selain itu, Diego juga mengaku ingin berhenti bermain sepak bola," ungkap Romuald.
Persahabatan antara Diego dan Noah Romuald, bisa dikatakan sudah terjalin cukup lama. Hubungan tersebut bermula, ketika keduanya sama-sama memperkuat klub PSB Bireun dan Persis Solo. Bahkan, Diego dan Noah Romuald merupakan penghuni kamar yang sama di mes Persis Solo.
"Kami seperti saudara. Diego merupakan teman yang baik. Saya pernah diberikan uang untuk biaya ibu yang tinggal di Kamerun," paparnya.
Bahkan, Noah memiliki sebuah peristiwa yang tidak bisa dilupakan hingga kini. Yakni, ketika mereka di dalam satu kesempatan lalu berdoa kepada Tuhan, karena sama-sama telah banyak memiliki dosa.
"Semasa hidupnya, Diego taat beribadah dan sudah meninggalkan perilaku-perilaku yang buruk. Saya selalu sedih jika mengingat hal tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Noah Romuald juga berharap agar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) dapat segera mengakhiri konflik.
"Semua pemain baik pemain asing maupun lokal, akan sangat kesulitan apabila konflik sepak bola tidak segera diselesaikan," katanya.
"Sepanjang yang saya ketahui, sebelum konflik terjadi tidak pernah ada klub menunggak gaji pemain. Tetapi sekarang, hal tersebut menjadi hal biasa. Apalagi, konflik ikut mereduksi kekuatan Timnas. Hasilnya, Timnas tersingkir di babak penyisihan di Piala AFF 2012," pungkasnya. (esa/dzi)
"Sayangnya, Diego tidak memiliki uang sedikitpun untuk membeli tiket. Selain itu, Diego juga mengaku ingin berhenti bermain sepak bola," ungkap Romuald.
Persahabatan antara Diego dan Noah Romuald, bisa dikatakan sudah terjalin cukup lama. Hubungan tersebut bermula, ketika keduanya sama-sama memperkuat klub PSB Bireun dan Persis Solo. Bahkan, Diego dan Noah Romuald merupakan penghuni kamar yang sama di mes Persis Solo.
"Kami seperti saudara. Diego merupakan teman yang baik. Saya pernah diberikan uang untuk biaya ibu yang tinggal di Kamerun," paparnya.
Bahkan, Noah memiliki sebuah peristiwa yang tidak bisa dilupakan hingga kini. Yakni, ketika mereka di dalam satu kesempatan lalu berdoa kepada Tuhan, karena sama-sama telah banyak memiliki dosa.
"Semasa hidupnya, Diego taat beribadah dan sudah meninggalkan perilaku-perilaku yang buruk. Saya selalu sedih jika mengingat hal tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Noah Romuald juga berharap agar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) dapat segera mengakhiri konflik.
"Semua pemain baik pemain asing maupun lokal, akan sangat kesulitan apabila konflik sepak bola tidak segera diselesaikan," katanya.
"Sepanjang yang saya ketahui, sebelum konflik terjadi tidak pernah ada klub menunggak gaji pemain. Tetapi sekarang, hal tersebut menjadi hal biasa. Apalagi, konflik ikut mereduksi kekuatan Timnas. Hasilnya, Timnas tersingkir di babak penyisihan di Piala AFF 2012," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keluh Kesah Diego Mendieta Sebelum Meninggal
Bolatainment 6 Desember 2012, 23:56
-
Simpati Pasoepati Untuk Diego Terus Mengalir
Bolatainment 6 Desember 2012, 23:00
-
Rencana BOPI Beri Sanksi Persis Disesalkan Pasoepati
Bola Indonesia 6 Desember 2012, 22:35
-
Rp 250 Juta, Tunggakan Gaji Pemain Persis Solo
Bola Indonesia 6 Desember 2012, 22:01
-
Jumat, Jenazah Diego Dipulangkan ke Paraguay
Bola Indonesia 6 Desember 2012, 19:00
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR