
Bola.net - Pebulu tangkis Indonesia, Hendra Setiawan, dikenal lihai di sektor ganda putra dan berhasil meraih banyak prestasi mentereng, baik saat berpasangan dengan Markis Kido maupun Mohammad Ahsan. Meski begitu, Hendra juga pernah bermain di sektor ganda campuran lho.
Saat itu, ia bahkan bermain rangkap, ganda putra sekaligus ganda campuran. Yang istimewa adalah Hendra berpasangan dengan pebulu tangkis asal Rusia, yaitu Anastasia Russkikh. Mereka berpasangan pada 2010. Hal ini ia sampaikan dalam kanal YouTube-nya bersama sang istri, Sandiani 'Sansan' Arief.
Hendra mengatakan pengalaman unik itu ia dapat berkat tawaran dari Vita Marissa. Saat itu, Vita menawarinya menjajal bermain ganda campuran bersama Anastasia. Pada saat bersamaan, Hendra yang saat itu berusia 26 tahun berpasangan dengan Markis Kido di sektor tunggal putra.
Kiprah Hendra/Anastasia
"Dulu iseng-iseng saja, dikenalin Ci Vita. Rasanya tidak capek walaupun main rangkap, karena masih muda. Kami tidak pernah berlatih bareng, paling latihan sebelum pertandingan. Komunikasi pakai bahasa Inggris. Kalau turnamennya Rabu, kami latihan Minggu, seperti kalau turnamen biasa," ujar Hendra.
Pasangan beda negara ini memulai kiprah di Singapura Terbuka 2010, dengan hasil kandas di kualifikasi kedua. Meski tidak latihan bersama, masing-masing tahu tugasnya masing-masing. Prestasi tertinggi pasangan Hendra/Anastasia adalah menjejak final Indonesia Open 2010.
Di final mereka takluk dari ganda Polandia, Robert Matuasiak/Nadiezda Zieba, 18-21, 20-22. Hasil tersebut sangat mengejutkan karena mereka benar-benar minim berlatih bersama. Selain itu prestasi yang juga cukup apik adalah mencapai semifinal All England.
Masa Berpasangan yang Singkat
Sayangnya, kiprah mereka terhenti setelah Hendra mengalami cedera di Asian Games. Saat dirinya sudah pulih dari cedera, Anastasia sudah menikah dan punya anak sehingga petulangan mereka di sektor ganda campuran tak berlanjut.
Meskipun hanya berpasangan sebentar, momen tersebut meninggalkan kesan spesial untuk Hendra Setiawan. Bahkan, Hendra mengiyakan saja ketika ditanya apakah Anastasia merupakan mantan terindahnya di kancah bulu tangkis.
Anastasia sudah lama gantung raket. Namun, ia tak begitu saja meninggalkan kancah bulu tangkis. Wanita Rusia berusia 36 tahun itu masih menjadi pelatih di klub bulu tangkis di St. Petersburg, Rusia. Ia menjadi pelatih untuk anak-anak dan remaja.
Penasaran seperti apa keseharian Anastasia Russkikh, yang merupakan mantan terindah Hendra Setiawan di bulu tangkis? Berikut beberapa foto-foto kesehariannya.
Anastasia Russkikh Berpenampilan Simpel tapi Elegan
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh Bersama Keluarga Kecilnya
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh dan Anjing Kesayangannya
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh Unggah Poster tentang Dirinya
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh Menikmati Alam
View this post on Instagram
Aktivitas Anastasia Russkikh sebagai Pelatih Bulu Tangkis
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh Merayakan Ulang Tahun
View this post on Instagram
Anastasia Russkikh Jalan-jalan Bareng Anjingnya
View this post on Instagram
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 4 Juni 2020
Video: Ngobrol Bareng Gronya Somerville Soal Bulu Tangkis, Lockdown, dan Kakek Buyutnya
Baca Juga:
- Hendra Setiawan Akui Tekad Jadi Pelatih Usai Gantung Raket
- Gagal di Olimpiade 2016, Hendra Setiawan Ingin Balas Dendam pada 2021
- Idolakan Tony Gunawan, Hendra Setiawan Sempat Tiru Gaya Permainan
- Siapa Saja Pebulu Tangkis Indonesia yang Dapat Tiket ke Olimpiade Tokyo 2021?
- Pesona Cantik Gronya Somerville, Pebulu Tangkis Putri Kebanggaan Australia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hendra Setiawan Akui Tekad Jadi Pelatih Usai Gantung Raket
Bulu Tangkis 4 Juni 2020, 12:15
-
Idolakan Tony Gunawan, Hendra Setiawan Sempat Tiru Gaya Permainan
Bulu Tangkis 4 Juni 2020, 11:55
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR