
Saat diwawancarai usai laga yang berakhir dengan kemenangan Palace tersebut, Mourinho membeberkan apa isi perbincangannya dengan sang ballboy. Ternyata ia menasehati anak tersebut agar tidak mengulur waktu karena khawatir insiden Eden Hazard yang menendang ballboy Swansea musim lalu kembali terulang.
"Saya tak suka ada ballboy memprovokasi pemain. Karena bisa jadi kasus musim lalu dalam laga kontra Swansea terulang, saat pemain Chelsea kehilangan kontrol dan dituduh bersalah karena melakukan sesuatu yang sebenarnya bukan salah dia. Jadi saya memberikan sedikit pelajaran pada anak itu," beber pria 51 tahun itu seperti dilansir Mirror.
"Saya mengatakan kepada ballboy untuk tidak melakukan hal tersebut karena ia beresiko mendapatkan pukulan dari pemain saya yang meledak emosinya. Namun sepertinya seseorang memang menyuruh anak itu untuk mengulur waktu."
Secara khusus, Mourinho menyebut nama fullback Cesar Azpilicueta sebagai pemain yang dikhawatirkan akan melakukan sesuatu kepada sang ballboy. Pemain asal Spanyol itu disebutnya memiliki karakter yang tempramental.
"Saya pergi ke sana untuk mencegah Azpilicueta, karena saya tahu dia adalah orang yang emosional."
"Saya khawatir Azpi akan mendorong anak itu atau menciptakan situasi yang tidak diinginkan. Karena itulah saya bergegas menghampiri untuk menghentikannya. Ballboy itu juga paham, karena saya memberitahunya," tutup Mourinho.[initial]
Baca Juga
- Shakira: Pique Defender, Saya Penjaga Gawangnya
- Messi: Thiago Telah Mengubah Hidup Saya
- Tak Dibawa ke Munich, Bendtner Malah Berkelahi Dengan Supir Taksi
- Gara-Gara Lelucon Sang Kakak, Llorente Telepon Totti untuk Minta Maaf
- Jika Juve Scudetto, Osvaldo Janji Dandan Ala Jack Sparrow
- Video: Ketika Messi Muntah Dalam Laga Kontra Rumania
- Owner Coba 'Suap' Pemain Sendiri, Cardiff Terancam Pengurangan Poin
- Tuntut Gaji, Tim Ini Masuk Lapangan Gunakan Topeng Nyentrik
- Messi Masih Sering Terkejut Melihat Kepopulerannya Sendiri
- Baby Clasico! Ketika Buah Hati Penggawa Barca dan Madrid Berhadapan
- Bursa Taruhan Jagokan Enrique Sebagai Pelatih Baru Barca
- Unik, Olic Ragu Gabung Stoke Karena Takut Lehernya Cedera
(mrr/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Ross Barkley, Chelsea Akan Lepas Lukaku ke Everton?
Liga Inggris 30 Maret 2014, 22:52
-
Desailly: Chelsea Masih Berpeluang Raih Juara EPL
Liga Inggris 30 Maret 2014, 21:36
-
Madrid Sudah Tawarkan Kontrak Pada Cole?
Liga Spanyol 30 Maret 2014, 18:57
-
Langkah Arsenal Raih Trofi Juara EPL Kian Berat
Liga Inggris 30 Maret 2014, 18:17
-
Flamini Bersyukur Dengan Hasil Imbang Kontra City
Liga Inggris 30 Maret 2014, 17:38
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR