
Bola.net - Bek tengah QPR, Rio Ferdinand melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial dalam serial otobiografi terbaru miliknya. Dalam serangkaian kisah yang diterbitkan secara berkala oleh The Sun tersebut, Ferdinand menyebut mantan partnernya di lini belakang Timnas Inggris, John Terry sebagai orang yang idiot.
Perkataan tersebut merujuk pada kasus rasial yang melibatkan Terry dan juga adik Rio, Anton Ferdinand. Terry tak pernah mengakui perbuatan rasial tersebut dan juga tak pernah meminta maaf kepada Ferdinand bersaudara hingga saat ini.
Anton melaporkan Terry atas tuduhan pelecehan rasial saat QPR bertemu Chelsea pada 23 Oktober 2011. Segera kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang sepakbola Inggris, dan membuat status ban kapten Terry dari Timnas Inggris dicopot akibat terlibat kasus ini.
Terry sendiri pada akhirnya disanksi larangan bermain empat laga dan juga denda 220 ribu Pounds. Anton yang merasa bahwa hukuman tersebut terlalu ringan, menolak untuk menjabat tangan Terry saat keduanya kembali bertemu di musim 2012-13.
Keributan antara Anton Ferdinand (kiri) dan John Terry
"Bagi saya, John Terry akan selalu jadi pria paling idiot. Sebagai kapten Inggris dan mantan tandem saya, ia seharusnya bisa meminimalisir rasa sakit banyak pihak dengan mengakui bahwa ia memang mengatakan sesuatu yang tidak layak karena tensi pertandingan yang panas, bukan karena memang ingin bertindak rasial," ungkap Terry dalam otobiografinya seperti dilansir Insidefutbol.
"Saya dan Anton akan menerima jika ia menjelaskan seperti itu, namun pada akhirnya ia tak pernah mengambil kesempatan itu. Ini adalah sebuah pengkhianatan, John berusaha kabur dari perbuatan yang telah ia lakukan."
Lebih lanjut, setelah terkuaknya kasus tersebut Ferdinand mengaku tak pernah lagi berbicara dengan kapten Chelsea itu dengan alasan apapun, hingga saat ini.
"Saya tak pernah berbicara dengan John tentang kasus itu. Saya tak mau berbicara lagi dengan dia. Bahkan setelah tiga tahun berlalu, rasanya masih mustahil untuk melupakan rasa sakit yang telah ia berikan," imbuh Ferdinand.[initial]
(isf/mri)
Perkataan tersebut merujuk pada kasus rasial yang melibatkan Terry dan juga adik Rio, Anton Ferdinand. Terry tak pernah mengakui perbuatan rasial tersebut dan juga tak pernah meminta maaf kepada Ferdinand bersaudara hingga saat ini.
Anton melaporkan Terry atas tuduhan pelecehan rasial saat QPR bertemu Chelsea pada 23 Oktober 2011. Segera kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang sepakbola Inggris, dan membuat status ban kapten Terry dari Timnas Inggris dicopot akibat terlibat kasus ini.
Terry sendiri pada akhirnya disanksi larangan bermain empat laga dan juga denda 220 ribu Pounds. Anton yang merasa bahwa hukuman tersebut terlalu ringan, menolak untuk menjabat tangan Terry saat keduanya kembali bertemu di musim 2012-13.
Keributan antara Anton Ferdinand (kiri) dan John Terry"Bagi saya, John Terry akan selalu jadi pria paling idiot. Sebagai kapten Inggris dan mantan tandem saya, ia seharusnya bisa meminimalisir rasa sakit banyak pihak dengan mengakui bahwa ia memang mengatakan sesuatu yang tidak layak karena tensi pertandingan yang panas, bukan karena memang ingin bertindak rasial," ungkap Terry dalam otobiografinya seperti dilansir Insidefutbol.
"Saya dan Anton akan menerima jika ia menjelaskan seperti itu, namun pada akhirnya ia tak pernah mengambil kesempatan itu. Ini adalah sebuah pengkhianatan, John berusaha kabur dari perbuatan yang telah ia lakukan."
Lebih lanjut, setelah terkuaknya kasus tersebut Ferdinand mengaku tak pernah lagi berbicara dengan kapten Chelsea itu dengan alasan apapun, hingga saat ini.
"Saya tak pernah berbicara dengan John tentang kasus itu. Saya tak mau berbicara lagi dengan dia. Bahkan setelah tiga tahun berlalu, rasanya masih mustahil untuk melupakan rasa sakit yang telah ia berikan," imbuh Ferdinand.[initial]
Baca Juga
- Kecewakan Fans Cilik MU, Januzaj Beri Ganti Rugi
- Rasis, Politikus Meksiko Sebut Ronaldinho Seekor Monyet
- Dibully Fans, Antonio Valencia Tutup Akun Twitter
- Tanah Kelahiran Dihina, Sterling Membela
- Gelandang Celtic Beri Nama 'Pirlo' Untuk Anaknya
- Dihantam Tendangan Vertonghen, Gadis Cilik Ini Pingsan
- Kisah Pilu Batistuta Yang Sempat Minta Kakinya Diamputasi
- Jika Roma Scudetto, Totti Bernazar Jauhi Es Krim
- Sayang Anak, Neymar Dandan Jadi Kucing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Jangan Kaget Kalau Cech Tampil Lagi
Liga Inggris 16 September 2014, 23:09
-
Mourinho Haramkan Liga Europa Untuk Chelsea
Liga Champions 16 September 2014, 20:37
-
Mourinho: Saya Selalu Ingin Memenangkan Liga Champions
Liga Champions 16 September 2014, 20:25
-
Ivanovic: Musim Ini, Chelsea Bisa Lebih Baik di Liga Champions
Liga Champions 16 September 2014, 20:10
-
Ivanovic: Penggawa Chelsea Antusias Tampil di Liga Champions
Liga Champions 16 September 2014, 20:03
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR