
Bola.net - Tidak banyak tim yang mampu keluar dari tekanan sebesar yang dialami Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tertinggal dua gol dari Mesir, sang juara dunia justru menemukan cara untuk membalikkan keadaan pada menit-menit terakhir.
Atlanta Stadium sempat membisu ketika Mesir berada di ambang kemenangan terbesar dalam sejarah mereka di Piala Dunia. Keunggulan yang dibangun sejak babak pertama membuat kejutan besar terasa semakin dekat.
Namun, sepak bola kerap menghadirkan cerita yang sulit ditebak hingga peluit panjang berbunyi. Dalam rentang 13 menit, Argentina mengubah kekalahan menjadi kemenangan melalui tiga gol yang lahir secara beruntun.
Cristian Romero membuka jalan, Lionel Messi menghidupkan harapan, lalu Enzo Fernandez menutup malam penuh emosi dengan gol kemenangan pada menit 90+2. Gol itu bukan hanya memastikan skor 3-2, tetapi juga tercatat sebagai gol ke-3.000 sepanjang sejarah Piala Dunia.
Mesir Hampir Menulis Kisah Besar
Mesir tampil berani sejak awal pertandingan dan langsung memetik hasil lewat sundulan Yasser Ibrahim pada menit ke-15. Keunggulan itu bertahan cukup lama berkat permainan disiplin lini belakang serta aksi gemilang Mostafa Shoubeir di bawah mistar.
Kiper berusia 26 tahun tersebut menjadi tembok kokoh bagi Mesir sepanjang pertandingan. Ia menggagalkan penalti Lionel Messi, lalu menghentikan peluang Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez yang bergantian mengancam gawangnya.
Harapan Mesir semakin membesar ketika Mostafa Ziko menggandakan keunggulan pada menit ke-67 melalui serangan balik cepat. Sebelumnya, ia juga sempat mencetak gol yang dianulir karena pelanggaran dalam proses serangan.
Kebangkitan yang Mengubah Segalanya
Ketika waktu pertandingan terus menipis, Argentina akhirnya menemukan celah. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 sehingga kepercayaan diri tim kembali tumbuh.
Lima menit kemudian, Lionel Messi menghadirkan gol penyeimbang melalui penyelesaian akhir yang tenang. Momentum sepenuhnya berpindah ke kubu Argentina yang terus menekan hingga masa tambahan waktu.
Puncak drama hadir pada menit 90+2 ketika Enzo Fernandez menyambut peluang menjadi gol kemenangan. Momen itu sekaligus mengabadikan namanya sebagai pencetak gol ke-3.000 dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Emosi Meluap dan Tiket ke 8 Besar
Kemenangan ini mengantar Argentina melaju ke perempat final untuk menghadapi Swiss. Lebih dari sekadar tiket ke babak berikutnya, laga tersebut menjadi bukti bahwa pertandingan belum berakhir sebelum peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Lionel Scaloni hampir tidak mampu menahan emosinya setelah pertandingan usai. Ia berkata, "Saya tidak bisa mengangkat kepala, maaf. Saya sangat emosional saat ini. Sungguh kelompok pemain yang luar biasa. Sudah, saya harus pergi."
Enzo Fernandez menikmati malam yang akan selalu dikenang sepanjang kariernya. Ia berkata, "Saya sudah menantikan gol itu sekitar tiga tahun, sejak Piala Dunia Qatar. Bisa merasakan momen seperti ini, sungguh saya bersyukur kepada Tuhan, saya merasa istimewa. Saya juga ingin mengapresiasi rekan-rekan setim kami yang luar biasa. Kami tidak pernah menyerah dalam situasi sesulit apa pun. Kami selalu bersama. Terima kasih kepada rekan setim, staf pelatih, semua pendukung di stadion, dan seluruh rakyat Argentina di tanah air. Satu langkah lagi."
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















KOMENTAR