Bola.net - Barcelona FC memberikan penjelasan tentang selebrasi yang dilakukan oleh Xavi setelah mencetak gol lewat titik penalti ke gawang PSG. Selebrasi itu ternyata merupakan sebuah persembahan bagi seorang fans Barca yang menderita leukemia.
Cerita berawal ketika Xavi melakukan kunjungan mendadak ke sebuah rumah sakit setelah mengikuti acara Hari Kanker Dunia pada 4 Februari lalu. Ia ingin menemui Miquel, bocah berusia 10 tahun yang menderita leukemia.
Xavi membawakan Miquel jersey yang sudah ditandatanganinya. Ternyata Miquel punya dua permintaan kepada Xavi.
Yang pertama, Miquel meminta Xavi mengajaknya melihat sesi latihan Barca ketika dia sudah sembuh. Yang kedua, Miquel meminta Xavi mengusap rambutnya sendiri sebagai bentuk selebrasi ketika menjebol gawang AC Milan dalam babak 16 besar Liga Champions.
Xavi gagal mencetak gol ketika bertemu Milan, tetapi sukses melakukannya saat bersua PSG. Xavi pun melakukan permintaan Miquel dan mengusap rambutnya setelah mencetak gol. (tdm/hsw)
Cerita berawal ketika Xavi melakukan kunjungan mendadak ke sebuah rumah sakit setelah mengikuti acara Hari Kanker Dunia pada 4 Februari lalu. Ia ingin menemui Miquel, bocah berusia 10 tahun yang menderita leukemia.
Xavi membawakan Miquel jersey yang sudah ditandatanganinya. Ternyata Miquel punya dua permintaan kepada Xavi.
Yang pertama, Miquel meminta Xavi mengajaknya melihat sesi latihan Barca ketika dia sudah sembuh. Yang kedua, Miquel meminta Xavi mengusap rambutnya sendiri sebagai bentuk selebrasi ketika menjebol gawang AC Milan dalam babak 16 besar Liga Champions.
Xavi gagal mencetak gol ketika bertemu Milan, tetapi sukses melakukannya saat bersua PSG. Xavi pun melakukan permintaan Miquel dan mengusap rambutnya setelah mencetak gol. (tdm/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibra: Hasil Imbang Paling Adil
Liga Champions 3 April 2013, 21:27
-
Alves: PSG Jago Ciptakan Peluang
Liga Champions 3 April 2013, 20:20
-
Xavi: Barca Harusnya Menang 2-1
Liga Champions 3 April 2013, 19:47
-
Messi Diperkirakan Cedera Tiga Pekan
Liga Champions 3 April 2013, 18:33
-
Redam Barca, Leonardo Puji Taktik Sempurna Ancelotti
Liga Champions 3 April 2013, 16:53
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR