
Bola.net - - Obor Asian Games 2018 telah merampungkan turnya di Palembang. Sebagai catatan, Palembang merupakan satu dari dua kota penyelenggara event olahraga empat tahunan ini. Bersama Jakarta, Palembang akan menjadi tuan rumah dengan menggelar kompetisi untuk beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games 2018.
Tak heran pula bila torch relay Asian Games 2018 di kota tersebut mendapatkan sambutan yang sangat meriah. Bukan hanya dari pihak panitia, masyarakat pun begitu antusias untuk menyambut kedatangan obor api tersebut hingga menciptakan beberapa torehan rekor.
Apa saja ciptaan rekor baru yang lahir di torch relay Palembang?
Jarak Tempuh Terjauh
Dibandingkan daerah-daerah penyelenggara kirab obor lainnya, torch relay di Palembang memiliki jarak tempuh yang paling jauh, hingga 24 kilometer. Api yang didatangkan dari India ini melintasi enam kabupaten di Sumatera Selatan, yaitu yaitu Banyuasin, PALI, Prabumulih, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Terjun dari Langit
Sambutan api Asian Games 2018 di Palembang benar-benar istimewa. Bukan hanya sekadar kirab biasa karena salah satu pelaksanaannya adalah dengan menerjunkan api tersebut dari atas awan. Ya, api tersebut diterbangkan dengan pesawat Hercules, kemudian terjun dari ketinggian 7.000 kaki dan mendarat di Kota Olahraga Jakabaring (JSC).
Kawalan 52 Penerjun
Khusus untuk kegiatan penerjunan, api Asian Games dikawal oleh 52 penerjun. Mereka berasal dari Korps Pasukan Khas TNI AU yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya dari Malang dan Bandung.
Keriuhan di Sungai Musi
Hampir mirip dengan di Banjarmasin, kirab obor di Palembang pun juga dilakukan dengan membelah Sungai Musi. Menariknya, obor tersebut dikawal oleh puluhan kapal tradisional getek dan bus air dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.
Empat Legenda Olahraga Indonesia
Torch relay Asian Games 2018 juga sangat berbeda dengan kehadiran empat legenda olahraga sekaligus. Mereka adalah Pascal Wilmar, Alex Pulalo, Sutiyono, dan Abdul Rojak. Mereka tergabung dalam kampanye #KemenanganItuDekat dan #CeritaKemenangan yang bertujuan untuk mengobarkan semangat kemenangan di masyarakat. Tujuan lainnya, yaitu memberi inspirasi dan sportivitas bagi para atlet yang bertanding di Asian Games 2018, sekaligus meningkatkan kepedulian pada para veteran atlet yang pernah mengharumkan nama bangsa di dunia olahraga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Torch Relay Asian Games 2018 di Palembang Ciptakan Rekor Baru!
Bolatainment 6 Agustus 2018, 16:54
-
Taiwan Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018
Tim Nasional 5 Agustus 2018, 19:00
-
Legenda Voli Takjub Sambutan Palembang untuk Asian Games 2018
Bolatainment 5 Agustus 2018, 16:10
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR