
Bola.net - Tim bulutangkis beregu putra Indonesia menelan kekalahan pada laga pertama semifinal Piala Thomas 2020. Anthony Sinisuka Ginting menyerah dari Viktor Axelsen dengan skor 9-21 dan 15-21.
Hasil yang didapat Anthony Sinisuka Ginting membuat Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1 dari Denmark.
Gim Pertama
Kejar mengejar poin terjadi pada awal gim pertama. Anthony Sinisuka Ginting sempat unggul 4-3 dan 5-4, namun setelah itu Viktor Axelsen tancap gas dan tidak pernah disalip lagi.
Viktor Axelsen menyudahi perlawanan Ginting pada interval pertama gim pertama dengan skor 11-6. Ia bahkan meraih delapan consecutive points untuk meninggalkan lawannya menjadi 16-6.
Ginting mencoba bangkit, tapi hanya sanggup menambah tiga poin saja. Viktor Axelsen menutup gim pertama pada match pertama semifinal Piala Thomas 2020 dengan skor 21-9.
Gim Kedua
Kondisi serupa terjadi pada awal gim kedua. Anthony Ginting merebut poin pertama, tapi Axelsen sanggup membalas dan unggul 4-3.
Beruntung buat Ginting, dua kesalahan beruntun Axelsen membuat tunggal putra andalan Indonesia itu memimpin 5-4. Sayang, skor menjadi 5-5 setelah pengembalian Ginting keluar dari garis lapangan.
Setelah itu, Axelsen terus bermain konsisten. Ginting hanya sanggup menambah dua poin hingga pada interval match pertama gim kedua berakhir dengan skor 11-7 untuk keunggulan Axelsen.
Keadaan tak kunjung berubah selepas interval. Permainan Ginting memang sedikit membaik, namun margin poin dengan Axelsen tidak jua menipis.
Dua kesalahan beruntun membuat Ginting tertinggal 10-18. Namun ia bangkit untuk mengejar Axelsen dengan menambah lima poin hingga skor menjadi 15-19.
Nahas, Axelsen mampu menyudahi match pertama dengan skor 21-15. Ginting sebetulnya mampu meraih poin, tapi ia dianggap melakukan foul.
Setelah ini, akan ada match kedua yang mempertandingkan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya melawan Kim Astrup/Anders Rasumussen. The Minions diharapkan mampu menyamakan kedudukan.
Jadwal dan Hasil Pertandingan
(MS1) - Anthony Ginting vs Viktor Axelsen 9-21, 15-21
(MD1) - Marcus Gideon/Kevin Sanjaya vs Kim Astrup/Anders Rasumussen
(MS2) - Jonatan Christie vs Anders Antonsen
(MD2) - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Mathias Christiansen/Frederik Sogaard
(MS3) - Shesar Hiren Rhustavito vs HK Vittinghus
Disadur dari: Bolacom (Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 16 Oktober 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Piala Thomas 2020: Anthony Ginting Kandas dari Viktor Axelsen
Bulu Tangkis 16 Oktober 2021, 20:40
-
Hasil Piala Thomas 2020: Dramatis, Indonesia Menang 3-2 atas Thailand
Bulu Tangkis 12 Oktober 2021, 00:44
-
Kilas Balik Prestasi Indonesia Kawinkan Piala Thomas dan Uber 1994 dan 1996
Bulu Tangkis 6 Oktober 2021, 13:55
-
Inilah Daftar Pemain Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020
Bulu Tangkis 6 Oktober 2021, 13:35
LATEST UPDATE
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR