
Bola.net - Satu lagi wakil Indonesia gugur di Semifinal Thailand Masters 2024. Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi gagal melaju ke final.
Mereka kalah dari pasangan Thailand Benyapa Aimsaard /Nuntakarn Aimsaard di semifinal. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 21-23.
Dengan hasil ini, dua dari tiga wakil Indonesia di semifinal Thailand Masters 2024 sudah gugur.
Simak jalannya pertandingan di bawah ini.
Jalannya Pertandingan
Di gim pertama, Ana/Tiwi sebenarnya tampil dengan apik. Mereka sempat memimpin jalannya pertandingan.
Namun mereka membuat beberapa kesalahan beruntun, sehingga pasangan Thailand itu mampu menyalip perolehan poin meeka menjadi 6-11.
Setelah interval gim, Ana/Tiwi mencoba untuk mengejar ketertinggalan. Namun mereka kesulitan untuk membuat poin beruntun sehingga gim pertama dimenangkan Aimsaard/Aimsaard dengan poin 13-21.
Di gim kedua jalannya pertandingan lebih seru. Kejar-kejaran poin terjadi sejak awal, di mana Ana/Tiwi sempat memimpin di interval dengan skor 11-9.
Meski begitu wakil tuan rumah benar-benar tampil merepotkan di laga ini. Mereka bahkan mencapai gampe poin dengan kedudukan 20-14.
Ana/Tiwi bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun sayang mereka akhirnya kalah dengan skor 21-23.
Satu Wakil Tersisa
Dengan tersingkirnya Ana/Tiwi ini, Indonesia menyisakan satu wakil di babak semifinal.
Mereka adalah ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang akan berhadapan dengan wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thailand Masters 2024: Langkah Bagas/Fikri Terhenti di Semifinal
Bulu Tangkis 3 Februari 2024, 13:56
-
Hasil Piala Asia 2023: Gol Bunuh Diri Antarkan Yordania ke Semifinal
Asia 2 Februari 2024, 22:03
-
3 Pemain yang Seharusnya Dibeli Chelsea di Bursa Transfer Januari 2024
Editorial 2 Februari 2024, 20:17
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR