
Bola.net - Tekad Icuk Sugiarto mengikuti bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2012-2016, semakin bulat.
Bahkan pria kelahiran Solo, 4 Oktober 1962 tersebut tidak gentar sekalipun harus bersaing ketat dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam Musyawarah Nasional PB PBSI di Yogyakarta, 20-21 September 2012.
Terlebih, upaya pencalonan Gita mendapatkan dukungan penuh dari mantan pebulu tangkis nasional seperti Tan Joe Hok, Ivana Lie, Haryanto Arbi, Ruddy Hartono, dan Ricky Subagja.
"Semua saya serahkan sepenuh kepada para pemilik suara. Saya optimis karena memiliki visi dan cita-cita memperbaiki apa yang terjadi di pentas bulu tangkis nasional. Indonesia harus bisa kembali berjaya dan memberikan kebanggaan bagi masyarakatnya," kata mantan staf ahli Menpora di era Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla tersebut.
Ketua Umum Pengprov PBSI DKI Jakarta tersebut mengatakan, keyakinan meraih jabatan sebagai Ketum PB PBSI lantaran besarnya dukungan yang sudah dikantongi. Karena itu, dirinya siap mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia di pentas dunia.
"Saya tidak terpengaruh adanya tersebut. Pasalnya, empat tahun lalu orang-orang seperti itu mendukung Djoko Santoso sebelum menjabat Ketua Umum, ketika dia tidak membawa prestasi di bulu tangkis Indonesia, orang-orang tersebut berganti menghujat. Itu namanya politik praktis," sebutnya.
Suami dari Nina Yaroh dan ayah dari Natassia Octaviani Sugiarto, Tommy Sugiarto, dan Jauza Fadhilla Sugiarto tersebut menambahkan, supaya para mantan atlet lebih baik subyektif dan obyektif, serta tidak memberikan dukungan kepada salah satu pasang calon saja.
"Saya akan berjuang dengan segala cara, untuk meningkatkan permainan atlet-atlet bulu tangkis Indonesia agar selalu dapat menorehkan prestasi tertinggi di setiap pertandingan," ucap juara dunia 1983 tersebut.
Sementara itu, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault berharap suasana menjelang Munas PB PBSI dapat berlangsung baik. Dengan begitu, dapat tercipta suasana pemilihan yang diplomatis sebagai sarana untuk memajukan olahraga.
Namun, Adhyaksa mengaku dibuat kecewa dengan adanya pemberian dukungan yang mengatasnamakan Komunitas Bulutangkis Indonesia (KBI) kepada Gita Wirjawan. "Seharusnya, siapapun yang maju di pencalonan harus diberikan dukungan. Sehingga, tidak hanya diarahkan kepada salah satu calon saja," sebutnya.
Tidak lupa, Adhyaksa mengkritisi sikap Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga, Ivana Lie. Adhyaksa meminta agar Ivana netral dan tidak memihak siapapun.
"Staf khusus itu harusnya mengayomi semua orang, jangan langsung menyatakan dukungan kepada salah satu kandidat. Dia telah memberikan contoh yang tidak baik, pejabat negara tidak bisa seperti itu," katanya.
Adhyaksa juga mengingatkan Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso untuk rela melepaskan jabatan sebagai Ketua Umum. "Belakangan ini, Djoko seperti mencari-cari calon penerus agar melanjutkan tugasnya sebagai Ketua Umum. Hal ini terlihat dari pemberian dukungan yang dia berikan kepada Gita," tambahnya. (esa/kny)
Bahkan pria kelahiran Solo, 4 Oktober 1962 tersebut tidak gentar sekalipun harus bersaing ketat dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam Musyawarah Nasional PB PBSI di Yogyakarta, 20-21 September 2012.
Terlebih, upaya pencalonan Gita mendapatkan dukungan penuh dari mantan pebulu tangkis nasional seperti Tan Joe Hok, Ivana Lie, Haryanto Arbi, Ruddy Hartono, dan Ricky Subagja.
"Semua saya serahkan sepenuh kepada para pemilik suara. Saya optimis karena memiliki visi dan cita-cita memperbaiki apa yang terjadi di pentas bulu tangkis nasional. Indonesia harus bisa kembali berjaya dan memberikan kebanggaan bagi masyarakatnya," kata mantan staf ahli Menpora di era Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla tersebut.
Ketua Umum Pengprov PBSI DKI Jakarta tersebut mengatakan, keyakinan meraih jabatan sebagai Ketum PB PBSI lantaran besarnya dukungan yang sudah dikantongi. Karena itu, dirinya siap mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia di pentas dunia.
"Saya tidak terpengaruh adanya tersebut. Pasalnya, empat tahun lalu orang-orang seperti itu mendukung Djoko Santoso sebelum menjabat Ketua Umum, ketika dia tidak membawa prestasi di bulu tangkis Indonesia, orang-orang tersebut berganti menghujat. Itu namanya politik praktis," sebutnya.
Suami dari Nina Yaroh dan ayah dari Natassia Octaviani Sugiarto, Tommy Sugiarto, dan Jauza Fadhilla Sugiarto tersebut menambahkan, supaya para mantan atlet lebih baik subyektif dan obyektif, serta tidak memberikan dukungan kepada salah satu pasang calon saja.
"Saya akan berjuang dengan segala cara, untuk meningkatkan permainan atlet-atlet bulu tangkis Indonesia agar selalu dapat menorehkan prestasi tertinggi di setiap pertandingan," ucap juara dunia 1983 tersebut.
Sementara itu, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault berharap suasana menjelang Munas PB PBSI dapat berlangsung baik. Dengan begitu, dapat tercipta suasana pemilihan yang diplomatis sebagai sarana untuk memajukan olahraga.
Namun, Adhyaksa mengaku dibuat kecewa dengan adanya pemberian dukungan yang mengatasnamakan Komunitas Bulutangkis Indonesia (KBI) kepada Gita Wirjawan. "Seharusnya, siapapun yang maju di pencalonan harus diberikan dukungan. Sehingga, tidak hanya diarahkan kepada salah satu calon saja," sebutnya.
Tidak lupa, Adhyaksa mengkritisi sikap Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga, Ivana Lie. Adhyaksa meminta agar Ivana netral dan tidak memihak siapapun.
"Staf khusus itu harusnya mengayomi semua orang, jangan langsung menyatakan dukungan kepada salah satu kandidat. Dia telah memberikan contoh yang tidak baik, pejabat negara tidak bisa seperti itu," katanya.
Adhyaksa juga mengingatkan Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso untuk rela melepaskan jabatan sebagai Ketua Umum. "Belakangan ini, Djoko seperti mencari-cari calon penerus agar melanjutkan tugasnya sebagai Ketua Umum. Hal ini terlihat dari pemberian dukungan yang dia berikan kepada Gita," tambahnya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Icuk Sugiarto Optimis Menangkan Pemilihan Ketum PB PBSI
Bulu Tangkis 18 September 2012, 20:30
-
Jawa Barat Sabet Medali Emas Beregu Putri
Bulu Tangkis 14 September 2012, 20:30
-
Bulu Tangkis Putri Jawa Barat Tantang Jawa Tengah di Final
Bulu Tangkis 13 September 2012, 18:45
-
Tim Beregu Putra Sumatera Utara Gagal Tembus Empat Besar
Bulu Tangkis 12 September 2012, 18:15
-
Tim Putra dan Putri Jawa Barat Melaju ke Empat Besar
Bulu Tangkis 10 September 2012, 20:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR