Indonesia Berduka, Mantan Wapres RI dan Legenda PBSI Try Sutrisno Tutup Usia

Indonesia Berduka, Mantan Wapres RI dan Legenda PBSI Try Sutrisno Tutup Usia
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno. (c) Liputan6.com/Angga Yuniar

Bola.net - Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Kabar itu langsung menyelimuti publik dengan duka mendalam.

Jenderal TNI kelahiran 15 November 1935 tersebut pernah menjabat Wapres periode 1993-1998. Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Panglima ABRI.

Tak hanya di dunia militer dan pemerintahan, namanya juga lekat dengan bulutangkis Indonesia. Try Sutrisno pernah memimpin PBSI pada 1985 hingga 1993.

Warisan itulah yang kini kembali dikenang.

1 dari 2 halaman

Warisan Besar Try Sutrisno

Karier Try Sutrisno membentang panjang di dua panggung berbeda. Ia mengawal negara sebagai Panglima ABRI sebelum mendampingi Presiden sebagai Wakil Presiden.

Masa baktinya sebagai Wapres berlangsung pada 1993 sampai 1998. Sebuah periode penting dalam sejarah politik Indonesia.

Kepergiannya pun mendapat penghormatan dari berbagai pihak. Dunia olahraga menjadi salah satu yang paling awal menyampaikan belasungkawa.

"Selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan mewakili masyarakat olahraga prestasi Indonesia, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Jenderal TNI Purn Try Sutrisno, Wapres RI ke-6," ujar Marciano Norman.

2 dari 2 halaman

Mengantar Emas Olimpiade dari Cipayung

Di luar jabatan kenegaraan, Try Sutrisno pernah memimpin Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Ia menjadi Ketua Umum PBSI pada 1985-1993.

Pada era itu, bulutangkis Indonesia mencetak sejarah di Olimpiade Barcelona 1992. Dua medali emas lahir dari nomor tunggal putra dan putri.

"Almarhum juga Ketum PBSI yang berhasil mengantar dua atlet Indonesia, Alan Budikusuma dan Susi Susanti mempersembahkan dua medali emas Olimpiade," tegas Marciano.

"Selamat jalan, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Perjuanganmu untuk Indonesia kami lanjutkan," imbuh Marciano.

Adapun semasa kepemimpinan Try Sutrisno, Timnas berhasil menorehkan prestasi sebagai berikut:

  • Susi Susanti meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 (tunggal putri).
  • Alan Budikusuma meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 (tunggal putra).
  • Ardy Wiranata meraih medali perak Olimpiade Barcelona 1992 (tunggal putra).
  • Pasangan Eddy Hartono / Rudy Gunawan meraih medali perak Olimpiade Barcelona 1992 (ganda putra).
  • Hermawan Susanto meraih medali perunggu Olimpiade Barcelona 1992 (tunggal putra).
  • Tim Indonesia meraih runner-up Piala Thomas tahun 1986 dan 1992 serta peringkat ketiga tahun 1988.
  • Tim Indonesia meraih runner-up Piala Uber tahun 1986 serta peringkat ketiga tahun 1988.
  • Ardy Wiranata menjuarai All England 1991 (tunggal putra).
  • Susi Susanti menjuarai All England 1990 dan 1991 (tunggal putri).
  • Pasangan Rudy Gunawan / Eddy Hartono menjuarai All England 1992 (ganda putra).

TAG TERKAIT


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL