
Bola.net - Dunia olahraga prestasi kembali menghadapi tantangan berat, bukan dari luar namun dari dalam. Setelah kasus pelecehan seksual yang mengaitkan cabang olahraga panjat tebing, kini kasus serupa kembali beredar yang melibatkan cabang olahraga Kick Boxing.
Atlet Kick Boxing Jawa Timur Viona Amalia Adinda Putri memberanikan diri mengungkapkan kasus pelecehan yang menimpanya. Laporan resmi telah diserahkan ke pihak kepolisian pada Januari 2025. Memasuki Februari WPC, Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Jawa Timur sekaligus pelatih ditetapkan sebagai tersangka.
Viona sendiri merupakan peraih emas PON XXI/2024 Aceh-Sumut dan juara female striking MMA Global Association of Mixed Martial Arts (GAMMA World Mixed Martial Arts Championships 2023 di Bangkok, Thailand.
Atas kejadian tersebut Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memberikan pendapat.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengecam tindakan pelecehan seksual dalam olahraga prestasi. Tujuan kita sebagai masyarakat olahraga prestasi itu mulia, yaitu mengantar atlet meraih prestasi, membuat bendera Merah Putih dikibarkan dengan diiringi berkumandangnya Lagu Indonesia Raya. Kita Patriot Olahraga Indonesia, di kepala kita hanya ada Merah Putih dan prestasi,” tegasnya.
“Saya menghimbau, seluruh organisasi anggota KONI Pusat, 38 KONI Provinsi, KONI IKN, 81 Induk Cabang Olahraga beserta anggotanya, 6 organisasi fungsional, agar memberikan atensi serius untuk memastikan tidak ada kasus pelecehan seksual yang terjadi di Tanah Air,” sambungnya.
Instruksi untuk Seluruh Organisasi Olahraga
Pucuk pimpinan KONI ini meminta 38 KONI Provinsi dan 81 induk cabang olahraga memberikan atensi serius. Pencegahan harus dilakukan secara masif agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan.
Ia menekankan bahwa sportivitas bukan hanya soal pertandingan di lapangan. Menghargai martabat sesama manusia adalah aturan dasar yang tidak bisa ditawar.
“Kita harus menjunjung sportivitas, menghargai satu sama lain dan taat pada aturan yang berlaku,” lanjut Marciano Norman.
“Atlet, pelatih dan ofisial adalah Patriot Olahraga Indonesia yang harus dilindungi. Olahraga prestasi bukan tempat untuk pelecehan seksual. Apabila terbukti terjadi, sanksi tegas harus diberikan sesuai peraturan yang berlaku agar ke depan, hal tersebut tidak terulang,” jelas Marciano.
Apresiasi Keberanian Korban
Marciano secara khusus menyampaikan empati mendalam kepada Viona atas keberaniannya mengungkap kebenaran. Ia meminta organisasi terkait segera memberikan pendampingan psikologis bagi korban.
Dukungan lahir dan batin menjadi krusial agar mental sang juara dunia tetap terjaga pasca trauma. Marciano berharap proses hukum berjalan adil dan memberikan efek jera maksimal.
“Kepada para korban, saya sampaikan apresiasi atas keberaniannya dan mohon maaf atas kondisi yang tidak diinginkan. Semoga para korban mendapatkan dukungan lahir dan batin, khususnya psikolog dari organisasi olahraga terkait,” tutup Marciano memberikan arahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Padel, Cabor Baru yang sudah Resmi Masuk KONI
Olahraga Lain-Lain 7 September 2023, 12:44
LATEST UPDATE
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kepincut Wonderkid Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:30
-
KapanLagi Club dan Big Padel Club Satukan Komunitas Lewat Padel Bareng
Lain Lain 29 Juni 2026, 12:01
-
Manuel Ugarte Cedera Parah, MU Justru Cuan, Kok Bisa?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:00
-
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
Piala Dunia 29 Juni 2026, 11:34
-
MU dan Liverpool Patah Hati! Yan Diomande Pilih Gabung Raksasa Eropa Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:50
-
Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:30
-
AC Milan Inginkan Mason Mount, MU: Enggak Dulu!
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

























KOMENTAR