
Bola.net - Indonesia yang dikenal mengandalkan cabang olahraga bulu tangkis bikin banyak orang bertanya-tanya karena pulang tanpa membawa satu pun medali dari Asian Games 2023 Hangzhou, China. Sepanjang sejarah, ini pertama kalinya bagi Skuad Merah Putih gagal meraih medali.
Baik di nomor beregu maupun perorangan, Indonesia hanya mentok di perempat final. Dalam nomor perorangan, hanya tiga wakil yang menembus babak ini, yakni tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Ketiganya pun kompak kalah di babak tersebut, sehingga Indonesia otomatis untuk pertama kalinya dalam sejarah tak bisa menyabet satu pun medali dalam cabor bulu tangkis nomor perorangan di Asian Games.
Indonesia Koleksi 69 Medali

Sejak bulu tangkis dipertandingkan di Asian Games pada 1962, Indonesia selalu meraih medali pada tiap penyelenggaraannya. Secara total, Indonesia mengumpulkan 69 medali, yakni 22 emas, 17 perak, dan 30 perunggu.
Sektor ganda putra pun menjadi sektor yang menyumbangkan medali terbanyak bagi indonesia dengan 21 medali, yakni 8 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Alhasil, sektor ini selalu jadi sorotan.
Nyatanya, Indonesia kalah di perempat final dalam Asian Games 2023 dan untuk pertama kalinya dalam sejarah puasa raihan medali.
Padahal Tunggal Putra Raih Emas pada 2018

Sektor tunggal putra juga tampil loyo. Mentok di perempat final di edisi kali ini, dulangan emas Jonatan Christie pada 2018 tak mampu diulang. Tunggal putri juga sayangnya gagal meraih medali. Mereka terakhir kali meraih emas pada 1962, dan terakhir kali meraih medali apa pun pada 1994.
Ganda putri dan ganda campuran juga gagal membawa pulang medali. Pada Asian Games 2018, kedua sektor masih berhasil menggenggam perunggu, tetapi ganda putri belum meraih emas lagi sejak 2014, dan ganda campuran belum pernah dapat emas lagi sejak 1982.
Semoga keterpurukan bulu tangkis Indonesia bisa membaik menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang ya, Bolaneters! Berikut raihan medali Indonesia di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran sepanjang sejarah Asian Games.
Koleksi Medali Tunggal Putra Indonesia di Asian Games
1962: Emas (Tan Joe Hok) dan Perunggu (Ferry Sonneville)
1966: Emas (Ang Tjin Siang) dan Perak (Wong Pek Sen)
1970: Perak (Muljadi)
1974: Perunggu (Liem Swie King)
1978: Emas (Liem Swie King) dan Perunggu (Iie Sumirat)
1982: Perak (Liem Swie King)
1986: -
1990: Perunggu (Alan Budikusuma)
1994: Emas (Hariyanto Arbi) dan Perak (Joko Suprianto)
1998: Perak (Hendrawan)
2002: Emas (Taufik Hidayat) dan Perunggu (Hendrawan)
2006: Emas (Taufik Hidayat)
2010: -
2014: -
2018: Emas (Jonatan Christie)
2022: -
Koleksi Medali Tunggal Putri Indonesia di Asian Games
1962: Emas (Minarni), Perak (Corry Kawilarang), dan Perunggu (Happy Herowati)
1966: Perunggu (Minarni)
1970: Perunggu (Minarni)
1974: -
1978: -
1982: -
1986: -
1990: Perunggu (Susi Susanti)
1994: Perunggu (Susi Susanti)
1998: -
2002: -
2006: -
2010: -
2014: -
2018: -
2022: -
Koleksi Medali Ganda Putra Indonesia di Asian Games
1962: Perak (Tan Joe Hok/Liem Tjeng Kiang) dan Perunggu (Tutang Djamaluddin/Abdul Patah Unang)
1966: Perak (Ang Tjin Siang/Tjoa Tjong Boan) dan Perunggu (Tan King Gwan/Abdul Patah Unang)
1970: Perunggu (Rudy Hartono/Indra Gunawan)
1974: Emas (Tjun Tjun/Johan Wahjudi) dan Perak (Christian Hadinata/Ade Chandra)
1978: Emas (Christian Hadinata/Ade Chandra)
1982: Emas (Icuk Sugiarto/Christian Hadinata)
1986: Perunggu (Liem Swie King/Bobby Ertanto)
1990: Perunggu (Eddy Hartono/Rudy Gunawan)
1994: Emas (Rexy Mainaky/Ricky Subagja)
1998: Emas (Rexy Mainaky/Ricky Subagja)
2002: Perunggu (Halim Haryanto/Tri Kusharjanto)
2006: Perak (Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto) dan Perunggu (Markis Kido/Hendra Setiawan)
2010: Emas (Markis Kido/Hendra Setiawan) dan Perunggu (Mohammad Ahsan/Alvent Yulianto)
2014: Emas (Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan)
2018: Emas (Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo) dan Perak (Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto)
2022: -
Koleksi Medali Ganda Putri Indonesia di Asian Games
1962: Emas (Minarni/Retno Kustijah), Perak (Corry Kawilarang/Happy Herowati)
1966: Emas (Minarni/Retno Kustijah)
1970: Perak (Retno Kustijah/Nurhaena)
1974: Perunggu (Theresia Widiastuti/Imelda Wiguno)
1978: Emas (Verawaty Wiharjo/Imelda Wiguno) dan Perunggu (Theresia Widiastuti/Ruth Damayanti)
1982: -
1986: Perunggu (Rosiana Tendean/Imelda Wiguno)
1990: Perunggu (Verawaty Fadjrin/Lili Tampi)
1994: -
1998: Perak (Eliza Nathanael/Deyana Lomban)
2002: -
2006: -
2010: -
2014: Emas (Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii)
2018: Perunggu (Greysia Polii/Apriyani Rahayu)
2022: -
Koleksi Medali Ganda Campuran Indonesia di Asian Games
1962: Nomor belum dipertandingkan
1966: Perunggu (Wong Pek Sen/Minarni dan Tjoa Tjong Boan/Retno Kustijah)
1970: Perunggu (Rudy Hartono/Minarmi)
1974: Emas (Christian Hadinata/Regina Masli) dan Perak (Tjun Tjun/Sri Wiyanti)
1978: Perak (Hariamanto Kartono/Theresia Widiastuti) dan Perunggu (Christian Hadinata/Imelda Wiguno)
1982: Emas (Christian Hadinata/Ivana Lie) dan Perak (Icuk Sugiarto/Ruth Damayanti)
1986: -
1990: Perak (Eddy Hartono/Verawaty Fadjrin) dan Perunggu (Rudy Gunawan/Rosiana Tendean)
1994: Perunggu (Rudy Gunawan/Eliza Nathanael)
1998: Perunggu (Tri Kusharjanto/Minarti Timur)
2002: Perunggu (Nova Widianto/Vita Marissa)
2006: -
2010: -
2014: Perak (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) dan Perunggu (Praveen Jordan/Debby Susanto)
2018: Perunggu (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir)
2022: -
Baca juga:
- Miguel Oliveira Bisa Tinggalkan RNF Aprilia demi Repsol Honda: Pengganti Marc Marquez yang Tepat?
- Pepet Maverick Vinales, Repsol Honda Gerilya Cari Pengganti Marc Marquez
- Profil Sirkuit Mandalika: Marco Bezzecchi dan Ducati Masih Pegang Rekor Top Speed
- Konvoi Lagi, Para Rider MotoGP Bakal Keliling Mataram Sebelum Balapan di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertama Kali Tanpa Medali di Asian Games, Ada Apa dengan Bulu Tangkis Indonesia?
Bulu Tangkis 11 Oktober 2023, 11:35
-
Hasil Asian Games 2023: Gregoria Tumbang, Harapan Raih Emas Pupus
Bulu Tangkis 5 Oktober 2023, 21:31
-
Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2023: Ginting Dijegal Li Shifeng, Bye Emas
Bulu Tangkis 5 Oktober 2023, 17:06
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 05:34
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:36
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR