
Sukses Tim Piala Thomas China menyusul rekan putri mereka yang di final Piala Uber sehari sebelumnya juga mengalahkan Korea Selatan 3-0, sekaligus merebut kembali gelar juara yang lepas dari tangan Negeri Ginseng itu dua tahun lalu di Kuala Lumpur.
Disaksikan 13.000 penonton yang memenuhi kapasitas stadion megah itu, Lin Dan membuka kemenangan China setelah mengalahkan Lee Hyun Il 21-14, 21-17 dalam waktu 53 menit.
Dengan kemenangan itu, Lin Dan yang saat ini menempati peringkat dua dunia, berhasil memperbesar rekor kemenangannya atas Lee menjadi 14-3 dan terakhir Lee menang pada Korea Super Series pada 2008 dengan skor ketat 4-21, 23-21, 25-23.
China kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui ganda Cai Yun/Fu Haifeng yang menaklukkan Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 21-16, 25-23.
Tapi kemenangan ganda nomor satu dunia tersebut didapat dengan susah payah karena ganda Korea mampu memberikan perlawanan ketat pada game kedua sehingga hampir saja memaksa rubber game.
Tunggal kedua Chen Long yang tampil pada partai ketiga, menuntaskan perjuangan tim China dan memastikan kemenangan menjadi 3-0 setelah menaklukkan Shon Wan Ho dua game langsung 21-9, 21-13.
Dengan hasil tersebut, dua partai tersisa, yaitu ganda Shen Ye/Hong Wei menghadapi Yoo Yeon Seong/Kim Ki Jung dan tunggal ketiga Chen Jin vs Lee Dong Keun tidak perlu lagi dipertandingkan.
Lin Dan, juara Olimpiade Beijing 2008, usai pertandingan mengakui bahwa ia harus bekerja keras menghadapi Lee Hyun Il, peringkat tujuh dunia.
"Kami sudah sering bertemu dan kali ini saya lihat Lee sudah bermain jauh lebih baik dibanding sebelumnya, mungkin ia agak tegang karena tampil sebagai tunggal pertama," kata Lin Dan.
Sementara itu Lee mengakui ia memang banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga memberi banyak angka kepada lawan, terutama pada game pertama.
"Saya sadar bahwa yang saya hadapi adalah salah satu pemain terbaik dunia. Saya sudah berusaha untuk mengimbangi permainannya, tapi Lin Dan lebih cepat sehingga sulit bagi saya untuk mengalahkannya," kata Lee.
Sejak digelar pertama kali pada 1948, China telah merebut sembilan gelar juara, lima kali di antaranya secara beruntun, mulai sejak 2004 di Jakarta.
Prestasi China tersebut menyamai rekor Indonesia yang merebut gelar juara lima kali beruntun dalam rentang 1994 sampai 2002. Terakhir Indonesia tampil sebagai juara di Guangzhou, kandang China.
Namun rekor China secara keseluruhan masih kalah dibanding Indonesia karena sampai kejuaraan edisi ke-29 pada 2012, Indonesia sudah merebut gelar sebanyak 13 kali.
Piala Thomas sampai saat ini masih tetap didominasi Asia dan hanya tiga negara Asia yang secara bergantian tampil sebagai juara, yaitu Malaysia, Indonesia dan China.
Berikut hasil final Piala Thomas 2012 antara China melawan Korea Selatan:
Tunggal 1
Lin Dan vs Lee Hyun 2-0 (21-14 21-17)
Ganda 1
Cai Yun/Fu Haifeng vs Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 2-0 (21-16, 25-23)
Tunggal 2
Chen Long vs Shon Wan Ho 2-0 (21-9), 21-13)
Ganda 2
Shen Ye/Hong Wei vs Yoo Yeon Seong/Kim Ki Jung (tidak dipertandingkan)
Tunggal 3
Chen Jin vs Lee Dong Keun (tidak dipertandingkan) (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lin Dan Tak Tahu Sampai Kapan Bela Tim Thomas China
Bulu Tangkis 27 Mei 2012, 18:40
-
Taklukan Korea Selatan 3-0, China Juarai Piala Thomas 2012
Bulu Tangkis 27 Mei 2012, 18:35
-
China Bakal Hadapi Korea Selatan di Final Piala Thomas
Bulu Tangkis 25 Mei 2012, 22:00
-
Kalahkan Denmark, Tim Piala Thomas Korea Selatan ke Final
Bulu Tangkis 25 Mei 2012, 19:30
-
China dan Korea Selatan Kembali Bertemu di Final Piala Uber
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 21:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR