
Pertemuan China dan Korsel tersebut mengulangi final Piala Thomas 2008 di Istora Senayan Jakarta ketika China tampil sebagai pemenang dengan skor 3-1.
Lin Dan, tunggal pertama China yang sebelumnya diperkirakan akan meraih kemenangan mudah, di luar dugaan sempat kerepotan sebelum mengalahkan Sho Sasaki 23-21, 21-17.
Pada game pertama, Lin Dan banyak melakukan kesalahan sehingga tertinggal lebih dulu 11-15.
Melalui smes dengan kecepatan 259 km/jam, Lin kembali berbalik menyusul 20-18, tapi Sasaki berhasil menyamakan 20-20 dan kembali unggul 21-20.
Pertandingan berjalan tegang ketika Lin kembali dapat menyamakan 21-21 dan unggul 22-21 sebelum akhirnya menutup game pertama dengan 23-21 setelah reli panjang Sasaki ke luar lapangan.
Sasaki yang sebelumnya ditaklukkan pemain Indonesia Simon Santoso di perempat final, kembali memberikan perlawanan gigih ketika mampu mengejar ketinggalan untuk menyamakan kedudukan 13-13 sebelum Lin melaju 18-13.
Di hadapan dukungan sekitar 13.000 yang memenuhi kapasitas stadion, Lin Dan pun akhirnya tidak tertahankan untuk menyumbang angka pertama bagi tim China setelah mengakhiri perlawanan Sasaki dengan skor akhir 21-17.
Kepada wartawan setelah pertandingan usai, Lin Dan, juara Olimpiade 2008 Beijing yang saat ini menempati peringkat dua dunia itu mengakui bahwa Sasaki bermain sangat bagus.
"Sasaki bermain bagus dibanding pada penampilan sebelumnya. Tapi saya juga berusaha untuk menampilkan permainan terbaik saya," katanya.
China memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah ganda pertama Cai Yun/Fu Haifeng mengalahkan Shoji Sato/Naoki Kawamae 25-23, 21-18.
Tapi kemenangan pasangan nomor satu dunia itu juga diraih dengan tidak mudah ketika mereka memerlukan waktu 25 menit untuk menyelesaikan game.
Game kedua kembali terjadi pertarungan sengit karena pasangan Jepang tersebut mampu mengimbangi perolehan angka sehingga skor selalu imbang dari awal sampai 11-11 untuk kemudian menjauh 13-11 sebelum kembali imbang 15-15.
Cai Yun/Fu Haifeng menambah tiga angka secara beruntun untuk memperlebar keunggulan menjadi 18-15 dan tidak terkejar lagi untuk memenangi game kedua dengan 21-18, sehingga Tim Piala Thomas China memimpin 2-0.
Tim juara bertahan China akhirnya memastikan diri ke final setelah tunggal tunggal kedua Chen Long yang tampil pada partai ketiga, menang relatif lebih mudah atas Keinichi Tago 21-13.
Pertandingan final Piala Thomas akan digelar Minggu (27/5) mulai pukul 14.00 waktu setempat (13.00 WIB) menyusul final Piala Uber yang juga mempertemukan China dan Korea, Sabtu (26/5) pada jam yang sama.
Berikut hasil pertandingan semifinal Piala Thomas 2012, Jumat (25/5):
Korea Selatan vs Denmark (3-1)
Tunggal 1
Peter Gade vs Lee Hyun Il 2-1 (17-21, 21-14, 21-10)
Tunggal 2
Shon Wan Ho vs Jan O Jorgensen 2-1 (21-13, 14-21, 21-16)
Tunggal 3
Lee Dong Keun vs Viktor Axelsen (tidak dipertandingkan)
Ganda 1
Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun vs Carsten Mogensen/Mathias Boe 2-0 (21-10, 21-12)
Ganda 2
Lee Yong Dae/Kim San Rang vs Jonas Rasmussen/Joachim Fischer Nielsen 2-1 (11-21, 21-19, 21-15)
China vs Jepang (3-0)
Tunggal 1
Lin Dan vs Sho Sasaki 2-0 (23-21, 21-17)
Tunggal 2
Chen Long vs Kenichi Tago 2-0 (21-13, 21-16)
Tunggal 3
Chen Jin vs Takuma Euda (Tidak dipertandingkan)
Ganda 1
Cai Yun/Fu Haifeng vs Shoji Sato/Naoki Kawamae (25-23, 21-18)
Ganda 2
Shen Ye/Wong Wei vs Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto (tidak dipertandingkan) (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
China Bakal Hadapi Korea Selatan di Final Piala Thomas
Bulu Tangkis 25 Mei 2012, 22:00
-
Kalahkan Denmark, Tim Piala Thomas Korea Selatan ke Final
Bulu Tangkis 25 Mei 2012, 19:30
-
China dan Korea Selatan Kembali Bertemu di Final Piala Uber
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 21:08
-
Taufik Hidayat Akui Tim Piala Thomas Tidak Kompak
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 18:45
-
Sigit: PBSI Harus Lebih Matang Siapkan Pemain
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 17:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR