
Bola.net - Kento Momota harus menerima nasib tersingkir di babak kedua Indonesia Open 2019 usai kalah dari tunggal putra China, Huang Yu Xiang, dengan poin 16-21, 21-11, 18-21 di Istora Senayan, Kamis (18/7). Sang juara bertahan itu mengakui lawannya lebih baik.
Kento memberikan perlawanan yang sangat ketat sejak awal pertandingan. Namun, tunggal putra nomor satu dunia itu hanya berhasil memenangi gim kedua dan memaksakan pertandingan menjadi rubber gim. Sayangnya, perlawanan ketat di gim terakhir itu harus berakhir dengan kekalahan.
Kento Momota mengakui kegagalannya melangkah ke perempat final Indonesia Open 2019 tak lepas dari kesalahannya sendiri. Ia pun mengakui Huang Yu Xiang tampil lebih baik dan dalam kondisi yang lebih stabil darinya.
"Sayang sekali saya kalah dalam pertandingan hari ini. Fisik lawan saya lebih baik dari saya dan saya tidak terlalu menguasai permainan lawan," ujar Kento Momota usai bertanding.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lampiaskan Dendam di Jepang
Kento pun mengaku dirinya memang gagal memperlihatkan permainan yang produktif. Kekecewaan ini pun ingin dihapusnya dalam turnamen selanjutnya, di mana Kento akan tampil di negaranya sendiri, Japan Open, yang dimulai pada 23 Juli 2019.
"Sayang sekali saya tidak bermain lebih produktif, tapi saya akan membalasnya di pertandingan selanjutnya di Japan Open, main di rumah sendiri saya akan bermain lebih bagus," ujarnya.
Kekalahan Kento Momota di babak kedua Indonesia Open 2019 terbilang mengejutkan. Selain menjadi juara di Indonesia Open 2018, Kento berhasil melangkah hingga final di Indonesia Masters 2019 pada awal tahun.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
- Greysia / Apriyani Terpukul Atas Kekalahan dari Ganda Korea
- Kecewanya Anthony Ginting Usai Dikalahkan Wangcharoen di Indonesia Open 2019
- Indonesia Open 2019: 13 Wakil Tuan Rumah Lolos ke Babak Kedua
- Nasi Goreng Jadi Primadona Atlet Asing di Indonesia Open 2019
- Kento Momota Sebut Indonesia Open Turnamen Paling Meriah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kento Momota Sebut Indonesia Open Turnamen Paling Meriah
Bulu Tangkis 17 Juli 2019, 17:52
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR