
Bola.net - Benjamin Pavard dihadapkan pada pilihan sulit jelang berakhirnya musim 2022/2023. Bek berusia 27 tahun itu bisa memilih satu di antara tiga tim yang menginginkannya musim depan.
Pavard saat ini masih terikat kontrak di Bayern Munchen. Kontraknya diketahui akan habis pada 2024 mendatang.
Dengan situasi tersebut, sejumlah klub mulai memantau sang pemain. AC Milan dan Barcelona sejauh ini dilaporkan punya ketertarikan terhadap dirinya.
Pavard tidak hanya punya peluang pindah klub, tetapi juga bertahan. Direktur Olahraga Bayern Munchen Hasan Salihamidzic mengungkapkan rencana klub untuk memperpanjang kontrak sang pemain.
Keputusan di Pavard
Dalam wawancaranya dengan media asal Jerman, Abendzeitung, Pavard diberikan kebebasan untuk memilih. Yang pasti, Munchen berkenan jika Pavard tinggal lebih lama.
"Kami akan mendiskusikan kontrak baru dengan Benjamin Pavard. Nanti kita akan lihat bagaimana keputusannya," ucap Salihamidzic.
Tidak dijelaskan secara detail mengenai pembahasan kontrak baru tersebut akan berlangsung.
Kontribusi Besar
Menurut Salihamidzic, pemain timnas Prancis itu punya kontribusi yang besar untuk tim. Maka tidak ada salahnya jika dirinya dipertahankan.
"Saya senang dia masih bersama kami. Dia telah berusaha sebaik-baiknya dan performanya sangat bagus," tutur dia.
Munchen yang kedatangan Joao Cancelo di pertengahan musim 2022/2023 juga tidak serta langsung menggeser posisi Pavard dari tempat utama.
Gigit Jari
Sebelum Salihamidzic buka suara itu, AC Milan dan Barcelona telah menyatakan ketertarikan mereka terhadap Pavard. Dua tim ini perlu seorang bek kanan mumpuni.
Milan dan Barcelona pada akhirnya harus gigit jari, jika sampai kontrak baru ini berjalan lancar.
Sumber: Abendzeitung
Bacaan Terkait:
- Menarik! Skuad Milan Kedatangan Tamu Istimewa Usai Laga Lawan Lecce
- Setelah Marcel Sabitzer, MU Bakal Rekrut Pemain Bayern Munchen Ini?
- Barcelona Belum Bisa Berpaling dari Benjamin Pavard
- Dusan Vlahovic Sudah Punya Calon Klub Baru: Arsenal dan Bayern Munchen
- Perjuangan Liverpool dan Bayern Munchen Kejar Mason Mount Bisa Berakhir Sia-sia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Head to Head dan Statistik: Barcelona vs Osasuna
Liga Spanyol 2 Mei 2023, 10:24
-
Xavi Beri Komentar Terkait Masa Depan Lamine Yamal
Liga Spanyol 2 Mei 2023, 10:20
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR