
Bola.net - Mantan pemain Arsenal, Lukas Podolski punya penjelasan mengenai alasan Serge Gnabry tidak berkembang selama menjadi pemain Arsenal. Podolski mengakui bahwa faktor cedera menjadi alasan utama Gnabry gagal di Arsenal.
Gnaby sempat menghabiskan empat tahun karirnya di Arsenal dari 2012 hingga 2016. Namun ia hanya mampu bermain 10 kali saja di ajang EPL sebelum ia dijual ke Werder Bremen.
Winger berusia 24 tahun itu menjalani perubahan nasib yang drastis saat bergabung dengan Bayern Munchen. Musim ini saja, ia berhasil mencetak 11 gol dan sembilan assist bagi The Bavaria.
Podolski mengakui bahwa Gnabry tidak bersinar di Arsenal karena sang winger terus-terusan dibekap cedera. "Dia hanya tidak beruntung [di Arsenal] dan ia mendapatkan banyak cedera saat itu," ujar Podolski kepada FourFourTwo.
Baca penjelasan lengkap mantan striker Timnas Jerman itu di bawah ini.
Performa Apik
Podolski menyebut bahwa Gnabry sebenarnya tampil dengan baik di sesi latihan Arsenal. Namun ia menyadari bahwa Arsenal memang bukan klub yang tepat untuk sang winger.
"Dia [Gnabry] berlatih dengan sangat baik di tim kami saat itu. Di luar lapangan, kami juga sering menghabiskan waktu bersama seperti makan malam bersama."
"Namun terkadang sepakbola memang seperti itu. Ia juga mungkin mendapatkan manajer yang bisa membuatnya lebih percaya diri sehingga penampilannya semakin membaik."
Turut Bahagia
Podolski juga mengaku senang melihat Gnabry kini mendapatkan karir yang bagus di Bayern Munchen.
Ia menilai sang winger memang layak mendapatkan itu semua setelah ia bekerja sangat keras.
"Serge bisa menembak sama kuatnya dengan kaki kiri dan kanannya. Dia sangat kuat dan cepat, dan gaya bermainnya mirip dengan saya, meski saya tidak punya kaki kanan sebagus dia. Namun saya benar-benar gembira melihat ia bermain dengan baik di Bayern." ujarnya.
Tetap Merah
Meski sudah lama meninggalkan Arsenal, Gnabry masih memiliki ikatan yang kuat dengan tim asal London Utara itu.
Pada saat timnya membantai Tottenham di Liga Champions, Gnabry secara terbuka mengatakan bahwa London Utara masih Merah (mengacu pada warna Arsenal).
(FourFourTwo)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Urusan Gol, Manchester United Terbaik di EPL, Liverpool Hanya Nomor Tiga
Liga Inggris 30 Maret 2020, 22:39
-
5 Bomber Muda yang Bisa Jadi Suksesor Pierre-Emerick Aubameyang di Arsenal
Editorial 30 Maret 2020, 21:39
-
Bersinar di Bayern Munchen, Mengapa Serge Gnabry Gagal di Arsenal?
Bundesliga 30 Maret 2020, 17:20
-
Pierre-Emerick Aubameyang Hanya Jadi 'Ban Serep' Real Madrid
Liga Inggris 30 Maret 2020, 17:00
-
Dayot Upamecano Masuk Daftar Belanja Real Madrid
Bundesliga 30 Maret 2020, 16:50
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR