
Bola.net - Bayern Munchen memasuki laga DFB Pokal melawan Union Berlin dengan dinamika yang menarik, baik dari sisi performa maupun isu seputar masa depan pelatih Vincent Kompany. Mantan bek Manchester City itu kembali dibicarakan setelah muncul klaim bahwa ia disebut-sebut sebagai calon pengganti Josep Guardiola.
Spekulasi tersebut mencuat menjelang fase penting musim ini, ketika Bayern sedang mencoba menjaga konsistensi setelah beberapa hasil kurang stabil. Meski masih memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan poin, performa mereka belakangan sempat turun.
Di tengah situasi itu, Kompany dihadapkan pada pertanyaan yang tidak berkaitan langsung dengan pertandingan. Namun fokus utama Bayern tetap terarah pada DFB Pokal, kompetisi yang sudah lama tidak mereka menangi.
Kompany Tegas Tolak Bahas Rumor Manchester City

Kompany mendapat pertanyaan mengenai komentar Uli Hoeness yang menyebut Pep Guardiola telah memberi isyarat bahwa dirinya bisa menjadi penerus di Manchester City. Kompany memilih meredam isu tersebut dengan pernyataan yang hati-hati.
"Saya sudah sering mengatakan ini, saya tidak berada di sini untuk mengomentari pernyataan Uli Hoeness," ujar Kompany.
Ia menegaskan bahwa fokusnya tidak pernah jauh dari Bayern dan pekerjaan yang sedang ia jalani. Kompany menjelaskan bahwa ia lebih memilih menatap apa yang berada di depan mata dibanding memikirkan hal yang belum tentu terjadi.
"Saya sangat menghormatinya. Namun, dalam sepak bola saya tidak bisa berpikir sejauh itu, fokus saya adalah Bayern dan apa yang bisa kami capai sekarang," imbuhnya.
"Saya lebih suka hidup di dunia yang ada di hadapan saya saat ini, itu menghabiskan seluruh waktu saya. Saya tidak memikirkan tim lain sama sekali, saya hanya melihat FC Bayern."
Bayern Kejar Konsistensi dan Incar Lolos DFB Pokal
Bayern menunjukkan performa mencolok musim ini, tetapi sempat mengalami hambatan setelah ditahan Union Berlin pada ajang Bundesliga bulan lalu.
Kekalahan dari Arsenal menjadi titik lain yang menyoroti kebutuhan evaluasi, meski kemenangan 3-1 atas St Pauli menjaga mereka tetap unggul delapan poin di puncak klasemen.
Namun, kemenangan itu kembali ditentukan oleh gol-gol telat, menunjukkan masih ada ruang yang harus dibenahi. DFB Pokal menjadi salah satu target penting bagi Bayern, mengingat trofi tersebut tidak mereka menangi sejak 2020.
Kompany menilai tekanan yang mereka hadapi saat ini adalah bagian positif dari ambisi besar klub. "Pada akhir musim nanti, kami ingin merasakan tekanan ini lagi, bahkan lebih," lanjut Kompany.
"Kami ingin tampil baik dan menang, kami siap menghadapi apa pun, 90 menit atau tambahan 30 menit. Ini tekanan yang positif."
Dalam persiapan laga, ia memastikan bahwa sebagian besar pemain sudah siap tampil, kecuali Alphonso Davies yang masih menjalani pemulihan cedera jangka panjang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diisukan Jadi Penerus Guardiola di Man City, Vincent Kompany Berikan Jawaban Menarik
Bundesliga 2 Desember 2025, 21:42
-
Tempat Menonton Fulham vs Man City: Tayang Live TV di SCTV, Kick-off Jam Berapa?
Liga Inggris 2 Desember 2025, 13:44
-
Prediksi Fulham vs Man City 3 Desember 2025
Liga Inggris 2 Desember 2025, 03:30
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 29-30 November 2025
Liga Inggris 30 November 2025, 17:44
LATEST UPDATE
-
Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:33
-
Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:16
-
Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:24
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:21
-
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:55
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:21
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
Piala Dunia 15 Juni 2026, 03:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
























KOMENTAR