
Bola.net - Real Madrid kembali menjadi perhatian pada bursa transfer musim panas setelah dikabarkan serius mengincar Rodri dari Manchester City. Langkah tersebut menarik perhatian karena dinilai bertolak belakang dengan kebijakan transfer yang selama ini diterapkan Florentino Perez.
Selama bertahun-tahun, Real Madrid lebih sering mengutamakan perekrutan pemain muda dengan potensi besar. Kini, klub ibu kota Spanyol justru membuka peluang merekrut gelandang bertahan berusia di atas 30 tahun.
Real Madrid juga dikenal lebih gemar mendatangkan pemain dengan karakter menyerang dibanding gelandang bertahan murni. Kebijakan itu pernah menuai kritik setelah kepergian Claude Makelele pada 2003.
Real Madrid kini menghadapi tantangan membangun kembali keseimbangan tim setelah era Toni Kroos dan Luka Modric berakhir. Kehadiran Rodri dinilai dapat menjadi solusi untuk memperkuat lini tengah sekaligus mengubah arah kebijakan transfer klub.
Kepergian Makelele Jadi Pelajaran Berharga
Florentino Perez pernah mendapat kritik setelah melepas Claude Makelele ke Chelsea pada 2003. Keputusan itu membuat Real Madrid kehilangan keseimbangan di lini tengah meski tetap memiliki banyak bintang.
Zinedine Zidane bahkan pernah memberikan komentar yang terkenal mengenai keputusan tersebut. "Mengapa mengecat Bentley dengan lapisan emas baru jika mesinnya justru hilang?"
Sejak kembali memimpin klub pada 2009, Perez relatif jarang mengeluarkan dana besar untuk gelandang bertahan. Dari deretan transfer mahal Real Madrid, hanya sedikit pemain dengan karakter bertahan yang direkrut.
Beberapa gelandang yang didatangkan Real Madrid sejak 2009 antara lain:
- Xabi Alonso (2009) – €34,5 juta (sekitar Rp711 miliar).
- Sami Khedira (2010) – €14 juta (sekitar Rp289 miliar).
- Nuri Sahin (2011) – €10 juta (sekitar Rp206 miliar).
- Luka Modric (2012) – €35 juta (sekitar Rp722 miliar).
- Asier Illarramendi (2013) – €32 juta (sekitar Rp660 miliar).
- Casemiro (2013) – €6 juta (sekitar Rp124 miliar).
- Toni Kroos (2014) – €25 juta (sekitar Rp515 miliar).
- Mateo Kovacic (2015) – €38 juta (sekitar Rp783 miliar).
- Dani Ceballos (2017) – €16 juta (sekitar Rp330 miliar).
- Eduardo Camavinga (2021) – €31 juta (sekitar Rp639 miliar).
- Aurelien Tchouameni (2022) – €80 juta (sekitar Rp1,65 triliun).
Rodri Bisa Ubah Kebijakan Transfer
Rodri menjadi target yang tidak biasa bagi Real Madrid karena usianya telah melewati 30 tahun. Selain itu, gelandang Timnas Spanyol tersebut juga sempat mengalami cedera ACL pada 2024 dan menjalani operasi punggung pada musim panas ini.
Meski demikian, performanya pada Piala Dunia 2026 membuat reputasinya kembali meningkat. Rodri membawa Spanyol menjadi juara dunia sekaligus tampil dominan sebagai pengatur permainan.
Real Madrid dikabarkan siap mengeluarkan dana lebih dari €50 juta (sekitar Rp1,03 triliun) untuk mendapatkan Rodri yang hanya memiliki sisa kontrak satu musim di Manchester City. Nilai tersebut menunjukkan besarnya keyakinan klub terhadap kualitas sang gelandang.
Kebijakan Usia Mulai Berubah
Sebelum musim panas ini, Real Madrid hampir tidak pernah membayar mahal pemain yang telah berusia 30 tahun atau lebih. Namun, situasi mulai berubah dengan kedatangan Bernardo Silva dan Denzel Dumfries.
Daftar pemain berusia di atas 30 tahun yang direkrut pada era kedua Florentino Perez meliputi:
- Ricardo Carvalho (2010) – €8 juta (sekitar Rp165 miliar).
- Diego Lopez (2013) – €3,5 juta (sekitar Rp72 miliar).
- Joselu (2023) – €2 juta (sekitar Rp41 miliar).
Bernardo Silva (2026) – Gratis. - Denzel Dumfries (2026) – €20 juta (sekitar Rp412 miliar).
Rodri juga pernah memberikan sinyal terbuka mengenai peluang bergabung dengan Real Madrid. "Ketika Real Madrid memanggil Anda, Anda selalu harus memberikan perhatian."
Apabila transfer itu benar-benar terwujud, Real Madrid bukan hanya mendapatkan salah satu gelandang terbaik dunia. Klub juga memperlihatkan perubahan besar dalam filosofi transfer yang selama ini menjadi ciri khas Florentino Perez.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 19:41
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR