
Bola.net - Dortmund mengamuk tanpa ampun di hadapan publiknya sendiri. Skuad asuhan Niko Kovac ini sukses melumat habis Mainz lewat gelontoran empat gol tanpa balas.
Kemenangan telak ini terasa sangat spesial berkat performa magis Julian Ryerson. Sang bek sayap sukses mencetak sejarah langka yang langsung meruntuhkan mental bertanding tim tamu.
Laga pekan ke-22 Bundesliga di Westfalenstadion ini menjadi bukti sahih efisiensi kejam Die Schwarzgelben. Mereka benar-benar menghukum setiap celah kecil yang ditinggalkan oleh barisan pertahanan lawan.
Bagi Mainz, hasil ini adalah sebuah pukulan realita yang sangat pahit. Padahal, mereka baru saja bersusah payah merangkak keluar dari zona degradasi pada akhir pekan lalu.
Mari kita bedah bagaimana rentetan umpan mematikan Ryerson sukses menuntaskan perlawanan kubu tamu.
Awal Laga yang Sangat Menipu

Tim tamu sejatinya memulai pertandingan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Mereka bahkan nyaris mencuri gol lebih dulu andai tembakan keras Jae-Sung Lee tidak ditepis secara gemilang oleh Gregor Kobel.
Kegagalan emas itu rupanya harus dibayar dengan harga yang teramat mahal. Tepat pada menit kesepuluh, rentetan mimpi buruk anak asuh Urs Fischer resmi dimulai.
Tendangan bebas akurat Ryerson mendarat mulus dan disambut tandukan tajam Serhou Guirassy untuk membuka keunggulan. Tak lama berselang, umpan silang presisi sang pemain asal Norwegia kembali memakan korban.
Kali ini giliran Maximilian Beier yang dimanjakan oleh umpan matang tersebut. Ia nyaris tak perlu bersusah payah menanduk bola untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Mainz menolak untuk menyerah begitu saja dan mencoba membalas sengatan. Namun, tembakan Silas melenceng jauh, sedangkan selebrasi gol Silvan Widmer harus terhenti akibat jebakan offside tipis.
Rekor Bersejarah Sebelum Turun Minum

Penyelesaian akhir yang buruk dari tim tamu kembali mendapat hukuman kejam sebelum babak pertama usai. Ryerson sukses melengkapi torehan hat-trick assist-nya melalui sebuah eksekusi sepak pojok melengkung.
Umpan lambungnya jatuh sempurna di kepala Guirassy yang langsung mencetak gol keduanya malam ini. Papan skor pun berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan mutlak tuan rumah.
Aksi gila Ryerson ini resmi mencatatkan sejarah baru di buku rekor kompetisi. Catatan Opta mengukuhkannya sebagai pemain Dortmund pertama sejak musim 2004-2005 yang sanggup mencetak tiga assist hanya dalam satu babak.
Dominasinya di sisi sayap benar-benar tak terbendung oleh barisan bek lawan. Ia melepaskan total 16 umpan silang, sebuah angka yang bahkan melampaui koleksi 10 umpan silang milik seluruh pemain Mainz.
Kiper Veteran Jatuh Bangun, Bayern Kian Terancam
Memasuki paruh kedua, giliran kiper veteran Daniel Batz yang harus bekerja ekstra keras. Penjaga gawang berusia 35 tahun itu terpaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya dari hujan peluang.
Ia melakukan serangkaian aksi heroik untuk menepis ancaman Felix Nmecha, Jobe Bellingham, dan tembakan mematikan Beier. Penyelamatan krusialnya sempat menjaga napas tim tamu yang terus memburu gol hiburan.
Mainz sebenarnya mampu menciptakan ancaman serius dengan nilai expected goals (xG) mencapai 1,43. Sayangnya, sentuhan akhir yang sangat tumpul membuat semua peluang itu menguap sia-sia.
Penderitaan mereka akhirnya mencapai puncaknya saat laga hanya menyisakan enam menit waktu normal. Umpan tarik mematikan Ryerson memicu kepanikan yang berujung pada gol bunuh diri Dominik Kohr.
Raihan tiga poin ini menjadi kemenangan keenam secara beruntun bagi kubu tuan rumah. Kini, Dortmund sukses memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dari Bayern Munchen di puncak klasemen Bundesliga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Dortmund vs Mainz 05: Pesta 4 Gol dan Rekor Assist Julian Ryerson
Bundesliga 14 Februari 2026, 05:19
-
Prediksi Werder vs Bayern 14 Februari 2026
Bundesliga 13 Februari 2026, 21:30
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:45
-
Man of the Match Bayern Munchen vs RB Leipzig: Harry Kane
Bundesliga 12 Februari 2026, 06:06
-
Hasil Bayern vs Hoffeinheim: Hat-trick Luis Diaz Bawa Die Roten Pesta Gol di Kandang
Bundesliga 9 Februari 2026, 02:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Hull City vs Chelsea: Pedro Neto
Liga Inggris 14 Februari 2026, 08:00
-
Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 07:50
-
Hasil Dortmund vs Mainz 05: Pesta 4 Gol dan Rekor Assist Julian Ryerson
Bundesliga 14 Februari 2026, 05:19
-
Hattrick dan Rekor Baru: Teror Mauro Icardi untuk Juventus Jelang Duel Liga Champions
Liga Champions 14 Februari 2026, 05:04
-
Hasil Hull vs Chelsea: Pedro Neto 2 Gol, The Blues Menang Mudah di Piala FA
Liga Inggris 14 Februari 2026, 04:47
-
Prediksi Liverpool vs Brighton 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Real Madrid vs Real Sociedad 15 Februari 2026
Liga Spanyol 14 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Inter vs Juventus 15 Februari 2026
Liga Italia 14 Februari 2026, 02:45
-
Scout Manchester United Ramaikan Duel Inter vs Juventus, Siapa yang Dipantau?
Liga Italia 13 Februari 2026, 22:49
-
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Pisa: Tomori Comeback, Leao Cadangan?
Liga Italia 13 Februari 2026, 22:29
-
Prediksi Man City vs Salford City 14 Februari 2026
Liga Inggris 13 Februari 2026, 22:00
-
Prediksi Werder vs Bayern 14 Februari 2026
Bundesliga 13 Februari 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





















KOMENTAR