
Bola.net - Pertandingan Pisa vs Milan pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 digelar di Cetilar Arena, Sabtu (14/2/2026) pukul 02.45 WIB. Laga Liga Italia ini berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi AC Milan melalui gol penentu Luka Modric pada menit ke-85.
Hasil ini menjaga tren positif Milan dalam persaingan papan atas Serie A. Gol Modric menjadi pembeda di tengah laga yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Milan tampil lebih dominan sejak awal pertandingan dengan penguasaan bola yang rapi. Pisa merespons dengan permainan disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat.
Keunggulan Milan lebih dulu hadir pada menit ke-39 melalui sundulan Ruben Loftus-Cheek. Gol tersebut lahir dari pergerakan tanpa bola yang efektif di dalam kotak penalti.
Pisa tidak tinggal diam dan meningkatkan intensitas permainan setelah tertinggal. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-71 lewat gol Felipe Loyola.
Gol penyeimbang itu membuat tempo pertandingan semakin terbuka. Kedua tim saling menekan demi mencari gol kemenangan.
Modric Penentu Kemenangan Milan
Modric è il Panini Player of the match di #PisaMilan! 🏆 pic.twitter.com/hR7bzNBTMq
— Lega Serie A (@SerieA) February 13, 2026
Dalam situasi krusial, Luka Modric menunjukkan peran pentingnya sebagai gelandang berpengalaman. Ia mencetak gol pada menit ke-85 yang memastikan Milan kembali unggul.
Kontribusi Modric menjadi faktor utama kemenangan meski performanya tidak sepenuhnya sempurna sepanjang laga. Beberapa kesalahan umpan sempat muncul, tetapi perannya tetap vital dalam mengatur ritme permainan.
Gol tersebut memperlihatkan keberanian Modric mengambil tanggung jawab di momen genting. Ketajamannya di depan gawang menjadi bukti kualitas yang masih terjaga.
Berkat kontribusi itu, Modric terpilih sebagai Man of the Match dalam pertandingan ini. Penghargaan tersebut mencerminkan besarnya dampak satu gol yang menentukan hasil akhir.
Peran Loftus-Cheek dan Akhir Dramatis Laga

Selain Modric, Ruben Loftus-Cheek juga tampil menonjol di lini tengah Milan. Sundulan golnya pada babak pertama memberi keunggulan awal bagi Rossoneri.
Loftus-Cheek mampu menjaga kekuatan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan. Ia menjalankan instruksi Massimiliano Allegri dengan disiplin dan konsisten.
Milan harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Adrien Rabiot menerima kartu merah pada menit 90+2. Situasi ini membuat menit-menit akhir berjalan dengan tekanan besar bagi tim tamu.
Akan tetapi, lini pertahanan Milan mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Disiplin dan pengalaman para pemain menjadi kunci menjaga keunggulan.
Kemenangan ini menegaskan pentingnya kontribusi pemain senior dalam laga ketat. Modric membuktikan bahwa satu momen tepat dapat mengubah arah pertandingan.
Hasil laga Pisa vs Milan juga memperlihatkan kedalaman skuad Milan yang mampu bertahan dalam kondisi sulit. Tiga poin ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:40
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
-
Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 10:53
-
Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
Liga Italia 14 Februari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR