Bola.net - Di dunia sepakbola, nama Schalke 04 dikenal sebagai salah satu tim top asal Jerman. Namun pamor mereka masih kalah dari dua raksasa Jerman lainnya, yaitu Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di mata pecinta sepakbola pada umumnya.
Namun tahukah kalian bahwa tim berjuluk 'The Royal Blues' ini merupakan klub terpopuler di Jerman? Bagaimana bisa?
Sederhananya, karena status mereka yang unik di sejarah sepakbola Jerman. Nama Bayern Munchen dikenal sebagai klub besar, namun tidak semua pecinta sepakbola Jerman menyukai tim berjuluk Die Roten tersebut.
Sementara Schalke 04 yang konsisten menjadi penantang gelar dari tahun ke tahun tidak mendapatkan resistensi sebesar Bayern. Namun mereka punya resistensi yang keras dari para fans Borussia Dortmund yang terkenal menjadi rival abadi mereka dalam berpuluh-puluh tahun belakangan ini.
Namun apakah hanya itu penyebab Schalke menjadi klub terpopuler di Jerman?
Hidup Kami adalah Hidupmu

Ya, 'Hidup Kami adalah Hidupmu' adalah terjemahan dari filosofi Schalke yang dalam bahasa Jerman disebut 'Wir Leben Dich'. Filosofi ini terkenal karena Schalke begitu memperhatikan fans mereka dan fans mereka begitu memerhatikan klub.
Salah satu reputasi apik Schalke adalah para penggemar Mereka terkenal karena membayar penuh operasional klub, sekurangnya lebih dari 100.000 anggotanya melakukan hal tersebut. Mereka secara tidak langsung juga memiliki klub dan berpengaruh cukup besar terhadap cara klub dijalankan dan cara klub melayani mereka. Para penggemar bahkan memiliki perwakilan dewan dengan kekuatan penuh untuk mem-veto setiap transfer yang melebihi angka 300.000 euro.
7.000 fans yang bertandang secara teratur melakukan perjalanan pada hari H dengan cara yang meriah, riuh dan menyenangkan. Di kompetisi yang diramaikan oleh stadion yang ramah keluarga dengan tiket relatif murah serta tribun yang aman, makanan murah, dan bir yang enak, Schalke masih yang terbaik dari yang lain. Tiket musiman rata-rata berharga 300 euro. Ini juga "termasuk" harga ongkos kereta bawah tanah dengan cukup tunjukkan tiket ke kondektur kereta -- ya, mereka juga melakukannya. Tiket pun juga mudah didapat pada hari H.
Entah bagaimana sesuatu yang aneh pernah terjadi ketika para penggemar Galatasaray ketahuan masuk ke VELTINS-Arena tahun lalu. Seolah dua budaya fanatik yang setia dan berkomitmen berpapasan di satu tempat. Jika ada satu barisan penggemar yang paham akan motivasi dalam mengambil sekop untuk kemudian mulai menggali lorong demi melihat idola mereka lebih dekat, itu akan menjadi milik fans Schalke.
Tapi, ide seperti itu hampir tidak perlu. Ingin menghabiskan waktu tambahan di dekat para pemain di luar waktu permainan? Catat saja jadwal latihan mereka. Fans diundang dan digoda untuk melipir. Ini adalah salah satu cara klub untuk dapat tetap terkoneksi dengan dukungan dan merasakan kecintaan penggemar di dalamnya.
Yang Terbaik Bagi Klub dan Fans
Stadion mereka adalah VELTINS-Arena - sangat tepat untuk klub seperti Schalke dengan sponsor mereka adalah satu perusahaan bir lokal. Klub ini selanjutnya disponsori oleh Gazprom, perusahaan multinasional yang juga sponsor Liga Champions.
Ini membuktikan bahwa meski pun klub penuh dengan nilai tradisional dan slogan "penggemar yang sebenarnya di stadion yang sebenarnya," hal tersebut telah menciptakan transisi yang sangat mulus bagi Die Königsblauen, dari yang awalnya klub lokal ke perusahaan internasional besar. Schalke juga biasanya selalu
masuk dalam 15 besar daftar klub terkaya di dunia versi Forbes.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keributan Antar Pemain Menghiasi Sesi Latihan Bayern Munchen
Bundesliga 29 Januari 2020, 23:45
-
Inilah 'Wir Leben Dich', Roh Kehidupan Schalke 04
Bundesliga 29 Januari 2020, 22:02
-
Mengenal Luca Toni, Si Nomor 9 Sejati dari Italia
Bundesliga 29 Januari 2020, 21:24
-
Bayern Munchen Masih Tertarik Pinang Leroy Sane
Bundesliga 29 Januari 2020, 17:40
-
Bukan MU atau Arsenal, Emre Can Selangkah Lagi Gabung Klub Ini
Bundesliga 29 Januari 2020, 15:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR