
Bola.net - Bek Bayern Munchen Jerome Boateng mengatakan bahwa anak-anak harus diberi pelajaran anti rasisme sejak dini di sekolah, terlebih karena ia merasa bahwa anak-anak tak dilahirkan untuk bertindak rasis.
Komentar bek asal Jerman ini tentu tak lepas dari situasi yang terjadi belakangan ini. Ada gelombang protes di penjuru Amerika dan sejumlah negara di dunia terkait meninggalnya George Floyd.
Protes tak cuma ditujukan agar Floyd mendapat keadilan. Protes tersebut juga digelar untuk menuntut keadilan bagi semua warga kulit hitam di dunia, khususnya di Amerika, yang kerap mendapat perlakukan rasis.
Aksi protes tersebut juga dilakukan oleh sejumlah pesepakbola di Eropa. Beberapa di antaranya dari pentas Bundesliga seperti Jadon Sancho dan Marcus Thuram.
Pesan Jerome Boateng
Aksi rasis sendiri juga sering terjadi dalam dunia sepak bola. Alhasil ada beberapa gerakan untuk memberantas aksi tersebut, seperti misalnya gerakan Kick It Out.
Hal tersebut kurang berpengaruh karena aksi rasisme masih terjadi. Jerome Boateng pun akhirnya merasa kesal dan ia kemudian memberikan masukan bagimana cara untuk mengatasi hal tersebut.
"Semuanya dimulai dengan pendidikan anak-anak. Itu hal yang paling penting. Tidak ada anak di dunia ini yang terlahir rasis. Terserah orang tua dan apa yang mereka katakan kepada anak-anak mereka," ucapnya pada DW.
“Hal terburuk yang bisa terjadi adalah anak-anak saya mengalami hal-hal seperti itu. Sangat penting bagi kami untuk mengajarkan mereka bahwa rasisme tidak dapat diterima dan bahwa, jika mereka melihat seseorang dilecehkan, mereka harus membela mereka dan berbicara," tegasnya.
“Itu harus dimulai di sekolah. Itu harus menjadi bagian integral dari kurikulum. Hanya dengan cara itu kita dapat membuat kemajuan," seru Boateng.
Rasisme di Amerika
Jerome Boateng kemudian berbicara soal aksi rasisme yang kerap terjadi di Amerika. Ia mengakui bahwa diskriminasi orang kulit putih terhadap orang kulit hitam sudah sering terjadi sejak lama.
Hal tersebut bahkan bisa terjadi di mana saja. Maka dari itu ia menganggap level rasisme di negeri Paman Sam itu sudah sangat parah.
“Namun demikian, kasus George Floyd menunjukkan kepada kita betapa rasisme yang tersebar luas terhadap orang kulit hitam ada di Amerika, dan peran yang dimainkan oleh profil rasial. Saya merasa sangat sedih karena saya sendiri sering berada di Amerika dan saya sangat menyukai negara dan budayamua," ucapnya.
"Tapi itu bukan hal baru; itu adalah sesuatu yang ada di mana-mana. Rasisme ditemukan di mana-mana, tetapi ini ekstrem di AS," seru Boateng.
(DW)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timo Werner Sepakati Kontrak di Liverpool?
Bundesliga 4 Juni 2020, 21:20
-
Kai Havertz Tertarik Bergabung dengan Manchester United
Bundesliga 4 Juni 2020, 20:20
-
Jerome Boateng: Tak Ada Anak yang Terlahir Rasis!
Bundesliga 4 Juni 2020, 18:11
-
Direktur Leverkusen: Kai Havertz Akan Gabung Klub Top Dunia
Bundesliga 4 Juni 2020, 17:40
-
3 Alasan Kai Havertz Bisa Sukses di Real Madrid
Editorial 4 Juni 2020, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


















KOMENTAR