Bola.net - Di dunia sepakbola, ada beberapa istilah mengenai posisi-posisi pemain di atas lapangan. Ada istilah playmaker, Anchorman, Trquartista, Raumdauter yang menjadi penanda posisi seorang pemain di atas lapangan. Di antara posisi-posisi tersebut, mungkin Bolaneters belum familiar dengan posisi yang dijuluki sebagai Zehner.
Ya, istilah Zehner populer di Bundesliga dan khusus disematkan ke pemain yang bermain di posisi 'Nomor 10', ummmnya adalah seorang gelandang serang yang ditempatkan dan diposisikan di belakang striker.
'Zehn' dalam bahasa Jerman, dan dalam olahraga yang sudah menjadi bagian penting dari peradaban manusia sejak lebih dari 2000 tahun lalu itu, angka tersebut adalah nomor seragam yang -selama berabad-abad- telah dikenakan oleh pemain paling kreatif di tim.
Diposisikan di tengah-tengah antara dua gelandang serang lainnya di belakang striker tunggal dalam formasi 4-2-3-1 atau di ujung lini tengah berbentuk berlian pada formasi 4-4-2 seperti Zvejzdan Misimovic yang tak terjinakkan saat Wolfsburg dengan sensasional merajai Bundesliga di musim 2008/09.
Zvjezdan Misimovic (c) DFL
Rata-rata seorang 'Zehner' memiliki visi dan imajinasi dalam melihat celah yang tidak dapat dilihat pemain lain, yang juga didukung dengan kemampuan mereka dalam mengirim umpan dengan akurasi dan presisi yang maksimal. Zehner bukan hanya konduktor, tetapi juga solois yang mempertontonkan magis tiada henti sebelum akhirnya Torjäger muncul di sepertiga lapangan akhir.
Simak daftar 'Zehner' yang tengah bersinar di Bundesliga di bawah ini
Siapa Sajakah Mereka?
Marco Reus (c) DFL
Dua nama beken penyemat peran Zehner saat ini adalah Marco Reus dan Ondrej Duda. Reus jelas menjadi pemain Borussia Dortmund yang paling perform musim lalu berkat kontribusinya yang
menyeluruh. Dia tidak hanya mengubah sebagian besar peluangnya menjadi gol, tetapi dia juga memainkan peran yang sangat penting dalam membangun serangan di struktur permainan yang
diterapkan pelatih mereka, Lucien Favre.
Begitu pula dengan Ondrej Duda. Pál Dárdai -mantan pelatihnya di Hertha BSC-menggambarkan Duda sebagai 'Seniman Sejati', karena pelatih berusia 43 tahun tersebut percaya bahwa mantan anak asuhnya ini adalah seorang playmaker yang mampu memotivasi diri sendiri dan jarang membutuhkan support darinya.
Di musim ini, Bundesliga kedatangan Philippe Coutinho, seorang Zehner kelas dunia asal Brasil. Tentu kedatangannya akan menghadirkan atmosfer kompetitif tersendiri terhadap pesaing-pesaingnya yang juga memainkan peran yang sama.
Ada juga Amine Harit, pemain muda asal Prancis berumur 22 tahun yang baru menemukan performa terbaiknya saat menjadi Zehner di musim ini, yang juga adalah kunci dari kebangkitan Schalke 04.
Tidak pula bisa dilupakan ialah Nadiem Amiri yang menjadi seorang Zehner di Bayer 04 Leverkusen; kehadirannya membuat Kai Havertz lebih bebas menjelajah lapangan, serta Daichi Kamada yang saat ini mulai dipercaya Adi Hutter untuk menjajal taktik barunya bersama Eintracht Frankfurt.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Ozan Kabak, Calon Bek Tengah Terbaik Dunia Milik Schalke
Bundesliga 4 Oktober 2019, 20:26
-
Ketika Para Zehner Kembali Bersinar di Bundesliga
Bundesliga 4 Oktober 2019, 20:01
-
5 Alasan Bayern Munchen Bisa Juara Liga Champions
Bundesliga 3 Oktober 2019, 15:08
-
Perasaan Serge Gnabry Usai Cetak 4 Gol ke Gawang Tottenham
Bundesliga 2 Oktober 2019, 13:34
-
Ingin Jadi Bek Terbaik Dunia, Niklas Sule Akui Tolak Klub Premier League
Bundesliga 1 Oktober 2019, 11:24
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR