
Bola.net - Julian Nagelsmann bisa jadi pihak yang tertawa paling akhir dalam saga Bayern Munchen musim ini. Raksasa Jerman itu terancam nihil trofi pada akhir musim 2022-2023.
Sabtu (20/5/2023) malam WIB, Bayern berjumpa RB Leipzig pada pekan ke-33 Bundesliga. Di luar dugaan, Bayern yang sempat unggul 1-0 justru keok dengan skor 1-3.
Kekalahan ini buruk. Bayern Munchen kehilangan takhta di puncak klasemen Bundesliga, disalip Borussia Dortmund yang berhasil menang sehari setelahnya.
Kini, tersisa satu laga, Dortmund ada di posisi terdepan dalam perebutan gelar juara. Jika bisa memetik kemenangan di laga terakhir, Dortmund akan meraih trofi Bundesliga 2022-2023.
Kegagalan Bayern, pecat Julian Nagelsmann
Gagal juara Bundesliga musim ini mungkin bisa jadi tamparan keras untuk Bayern Munchen. Sudah bertahun-tahun mereka selalu jadi juara Jerman dengan nyaman, nyaris tanpa gangguan.
Musim ini, andai benar gagal, pihak klub mungkin bakal diserang fans karena telah membuat keputusan ceroboh dengan memecat Julian Nagelsmann di tengah musim.
Beberapa bulan lalu, Bayern memang membuat kejutan besar dengan memecat Nagelsmann, padahal saat itu posisi tim cukup baik dan masih bersaing di tiga kompetisi.
Bayern lantas menunjuk Thomas Tuchel sebagai pengganti. Keputusan yang awalnya dianggap bagus, tapi kini terbukti tidak demikian.
Sejak dilatih Tuchel, Bayern tersingkir dari DFB Pokal dan Liga Champions. Kini mereka pun menggantungkan nasib pada hasil klub lain dalam peluang juara Liga Jerman.
Buruk sejak pecat Nagelsmann
Bayern Munich since sacking Nagelsmann:
— NK1 (@RoyalKimmich) May 21, 2023
• 0-3 vs Man City
• 1-3 vs Mainz
• 1-3 vs Leipzig
• 1-2 vs Freiburg
• OUT of the UCL
• OUT of the DFB Pokal
• BOTTLED the Bundesliga
• 50% win rate pic.twitter.com/YTQZBnisZm
Salah satu keputusan terburuk Bayern nih
Bayern sacked Nagelsmann coz they thought the treble was in danger and brought Tuchel only to bottle all trophies even Bundesliga. One of the worst decisions you'll ever see pic.twitter.com/H9lxvXQtOw
— Dr Yash (@YashRMFC) May 20, 2023
Buru-buru pecat dan tunjuk Tuchel sih
Bayern Munich sacked Julian Nagelsmann, who still was in the UCL, DFB, and first in the league. Then they decided to sack him because they thought appointing Tuchel would save them. Bayern is now going trophy-less. What management by Bayern Munich.
— 𝙇𝘽𝙕 (@losblancoszone) May 20, 2023
pic.twitter.com/m6qZva4oqS
Harusnya Nagelsmann punya peluang treble
Bayern sacked Nagelsmann who was about to win a treble for Tuchel only to bottle all trophies even Bundesliga
— Nungua Burnaboy (@Views09) May 20, 2023
If Guardiola didn’t overthink in the UCL final, Tuchel won’t have any legacy in football
I arrest my case 🤝 pic.twitter.com/qIv2j8vFtm
Nagelsmann hanya kalah tiga kali, malah dipecat
Tuchel was brought in to "secure" the Treble and now they're going TROPHYLESS... i still think he's gonna do wonders next season but sacking Nagelsmann who only had like 3 losses the whole season has to be the most braindead decision ive ever seen. pic.twitter.com/ra45L5ZyN2
— 𝙨𝙫𝟑 (@Saweezyy) May 20, 2023
Tersingkir, tersingkir, dan merosot
Since sacking Julian Nagelsmann, Bayern Munich have been:
— Alfie | HITC Sevens (@HITCSevens) May 20, 2023
❌ Knocked out the DFB-Pokal by Freiburg
❌ Knocked out the UCL by Man City
❓ Just lost to RB Leipzig, putting Dortmund in pole position to win their first Bundesliga title over them in more than a decade pic.twitter.com/w5S5QSk0gu
Sumber: Bola, Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelar Bundesliga Semakin Dekat, Borussia Dortmund Tak Mau Jemawa
Bundesliga 22 Mei 2023, 22:26
-
Login! Liverpool Siap Beri Kimmich Rumah Baru Musim Depan
Bundesliga 22 Mei 2023, 19:36
-
Dortmund tak Sabar Mainkan Pekan ke-34 Bundesliga
Bundesliga 22 Mei 2023, 12:10
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR