
Bola.net - Kai Havertz diberi saran oleh Dietmar Hamann agar lebih memilih Chelsea, jika ia diminta untuk memilih antara The Blues dengan Manchester United.
Havertz terus diburu oleh banyak klub besar di Eropa. Namun sejauh ini Bayer Leverkusen masih bersikukuh untuk memertahankan gelandang berusia 20 tahun tersebut.
Havertz sempat dikaitkan dengan Liverpool. Namun kini ia disebut bisa segera merapat ke Chelsea.
The Blues juga dikabarkan tengah melakukan nego dengannya. Meski demikian ada juga kabar yang menyebut Havertz tetap membuka pintu untuk gabung ke Man United.
MU Tengah Menurun
Dietmar Hamann mencoba memberikan saran pada Kai Havertz terkait klub mana yang harus ia pilih jika ia memiliki opsi pindah ke Inggris. Ia mengatakan Havertz sebaiknya jangan memilih Manchester United.
Ia mengatakan United memang klub besar. Akan tetapi mereka sekarang mengalami penurunan dan level mereka tak seperti saat masih dilatih Sir Alex Ferguson.
“Chelsea dan Manchester United berjuang untuk tempat keempat [di Premier League]. Jika United gagal bersaing di Liga Champions lagi, Setan Merah berisiko tertinggal di belakang klub lain," ujar Hamann pada Sky Deutschland.
“United telah kehilangan daya tariknya dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah menjadi tolok ukur selama bertahun-tahun, mereka masih klub terbesar di Inggris, tetapi mereka memiliki masalah internal yang besar," cetusnya.
“Jika ada pemain di pasar transfer di masa lalu, Manchester United adalah titik kontak pertama selama bertahun-tahun. Saya percaya itu tidak lagi terjadi hari ini," serunya.
Alasan Pilih Chelsea
Dietmar Hamann kemudian menyarankan pada Kai Havertz agar lebih memilih Chelsea. Sebab tim itu sekarang dimanajeri Frank Lampard, yang terlihat menjanjikan.
Selain itu, Lampard juga berpengalaman menangani pemain muda. Jadi Hamann mengatakan bahwa Havertz harusnya tak perlu berpikir dua kali untuk memilih Chelsea.
“Di sisi lain, jika saya melihat Chelsea, mereka memiliki pelatih dengan Frank Lampard yang melakukan pekerjaan besar untuk klub sebagai pemain, dan saya merasa bahwa The Blues tumbuh lagi. Mereka memiliki embargo transfer dua tahun dan, dengan [Mason] Mount dan [Tammy] Abraham, membawa kembali dua pemain muda yang dipinjamkan. [Andreas] Christensen adalah pemain yang sangat menarik," terangnya.
“Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, Anda memiliki tim yang dapat diidentifikasi oleh para penggemar. Jika Timo Werner atau mungkin Kai Havertz ditambahkan, itu akan menjadi kisah yang sangat mengasyikkan dan menarik," serunya.
"Jika saya memikirkan di mana saya melihat klub sekarang dan dalam dua atau tiga tahun, keputusan untuk Chelsea akan menjadi keputusan yang relatif mudah bagi saya sebagai pemain," tandas Hamann.
(sky)
Baca Juga:
- Real Madrid Ikut Mengejar Kai Havertz, Tapi Chelsea Masih Terdepan
- Andai Kai Havertz Merapat ke Chelsea, Bagaimana Nasib Ross Barkley dan Mason Mount?
- Demi Kai Havertz, Chelsea Rombak Rencana Transfer Musim Panas
- Chelsea Mulai Dekati Kai Havertz, Begini Jawaban Bayer Leverkusen
- Chelsea Bisa Bernuansa Bundesliga dengan Trio Pulisic, Timo Werner, dan Kai Havertz
- Madrid Sempat Siapkan Manuver untuk Bajak Kai Havertz
- Bayern Munchen Pede Bisa Kalahkan MU Dalam Perburuan Kai Havertz
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nego dengan Chelsea, Kai Havertz Tetap Buka Pintu untuk Manchester United
Bundesliga 12 Juni 2020, 20:00
-
Mason Mount Ingin Jadi Gelandang Haus Gol, Seperti Frank Lampard
Liga Inggris 12 Juni 2020, 19:53
-
Chelsea Ingin Jual Kante, Real Madrid Siap menampung
Liga Spanyol 12 Juni 2020, 19:00
-
Mau Coutinho, Chelsea Diminta Serahkan 'Tumbal' ke Barcelona
Liga Inggris 12 Juni 2020, 18:00
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR