
Bola.net - Bukan hanya Jadon Sancho yang bakal menjadi rebutan banyak klub papan atas Eropa pada musim 2020/2021 yang akan datang. Bek kanan Achraf Hakimi juga diprediksi bakal mengalami situasi yang sama.
Achraf Hakimi bermain apik bersama Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir. Nah, status Achraf Hakimi bukan pemain Dortmund. Dia hanya dipinjam selama dua musim dari Real Madrid.
Achraf Hakimi sebenarnya sudah mampu menunjukkan potensi besarnya ketika di Real Madrid. Dia mampu tampil cukup bagus pada musim 2017/2018 lalu. Saat itu, dia menjadi pelapis yang kuat bagi Dani Carvajal.
Real Madrid kemudian membeli Alvaro Odriozala dan posisi Achraf Hakimi kian sulit. Peminjaman ke Dortmund menjadi berkah karena dia mendapat pengalaman bermain yang luar biasa. Dia menjadi pemain utama.
Achraf Hakimi Menjadi Pemain Serba Bisa
Achraf Hakimi awalnya bermain untuk posisi bek kanan ketika namanya mencuat di Real Madrid. Namun, pelatih Lucien Favre mengembangkan potensi besar yang dimiliki Achraf Hakimi.
Pelatih asal Prancis itu kemudian mengubah posisi bermain Achraf Hakimi menjadi bek kiri. Dortmund punya Lukasz Piszczek yang secara reguler bermain di posisi bek kanan. Pada musim 2018/2019, dia masih tampil prima.
Lucien Favre bukan pelatih pertama yang memainkan Achraf Hakimi sebagai bek kiri. Sebab, dia sudah menjalani peran ini di timnas Maroko. Tetapi, di bawah Lucien Favre kemampuan pemain 21 tahun meningkat pesat.
Bahkan, pada musim 2019/2020, Achraf Hakimi bukan hanya mampu bermain di posisi bek sayap. Achraf Hakimi pernah bermain untuk posisi sayap kanan, winger kanan, dan winger kiri. Achraf Hakimi mulai merambah peran menyerang.
Agresifitas Achraf Hakimi memang luar biasa. Sejauh ini, dia sudah mencetak tujuh gol untuk Dortmund di semua kompetisi musim 2019/2020.
Kelemahan dan Kelebihan
Achraf Hakimi punya karakter yang hampir sama dengan Dani Carvajal. Mereka adalah tipe bek sayap yang tidak gentar untuk maju ke depan. Bukan sekadar untuk melepas umpan silang, tetapi juga melakukan dribble dan menusuk ke kotak penalti.
Grafis di bawah ini menunjukkan bahwa Achraf Hakimi adalah tipikal bek sayap agresif.
Limitless stamina and electric pace combine to make his underlaps and overlaps devastating, creating chasms of space for his more advanced teammates.
— Squawka Football (@Squawka) April 15, 2020
In the Bundesliga, Hakimi has played on both flanks - this versatility is yet another string to his bow.
[6/10] pic.twitter.com/SG9YdYY98L
Pada usia 21 tahun, dengan atribut yang begitu mewah pada dirinya, tidak heran jika ada banyak klub yang tertarik untuk membeli Achraf Hakimi. Hanya saja, pemain 4 November 1998 itu punya beberapa kelemahan. Whoscored menyebut Achraf Hakimi lemah pada akurasi crossing dan duel area.
Selain itu, Achraf Hakimi juga lemah ketika harus berhadapan dengan tim yang punya winger agresif. Dia memang cepat kembali ke posisi bertahan ketika dalam transisi, tetapi terkadang salah dalam membaca gerakan pemain bertahan.
Arsenal dan Dortmund berjuang keras untuk mendapatkan servisnya pada musim depan. PSG, Juventus, dan Chelsea juga mengintip peluang membelinya. Real Madrid masih belum membuat keputusan ihwal masa depan Achraf Hakimi.
Sumber: Squawka, Whoscored
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Karim Benzema, Erling Haaland Batal Merapat ke Real Madrid?
Bundesliga 16 April 2020, 22:00
-
Bayern Siap Perang Lawan Madrid Dalam Perburuan Dayot Upamecano
Bundesliga 16 April 2020, 21:47
-
AC Milan Batalkan Perekurtan Mario Gotze
Bundesliga 16 April 2020, 18:00
-
Waduh, Timo Werner Batal Gabung Liverpool?
Bundesliga 16 April 2020, 17:00
-
Mengapa Banyak Klub Tertarik Membeli Achraf Hakimi?
Bundesliga 16 April 2020, 14:41
LATEST UPDATE
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
-
Tempat Menonton Tottenham vs Arsenal Malam Ini, Tayang di TV Lokal?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:47
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Persib vs Persita Hari Ini: Main Jam Berapa, dan Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 15:11
-
Manchester United Siap Uji Keangkeran Stadion Baru Everton
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:02
-
Digosipkan Balik ke MU, Scott McTominay Pilih Bertahan di Napoli?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:52
-
Kabar Terbaru Mason Mount dan Matthijs De Ligt, Bisa Main di Laga Everton vs MU?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR