Bola.net - Belanda merupakan salah satu negara penghasil bakat-bakat besar dunia. Banyak pemain kenamaan dunia tumbuh besar di negeri kincir angin tersebut.
Salah satu spesialisasi Belanda adalah mengorbitkan striker-striker kelas dunia. Dari era Johan Cruyff, Patrick Kluivert hingga Robin van Persie merupakan salah satu penyerang papan atas yang lahir dan besar di Belanda.
Beberapa tahun yang lalu, Belanda pernah memiliki salah satu striker yang mematikan bersama Dirk Jan Klaas Huntelaar atau yang banyak dikenal sebagai Klaas-Jan Huntelaar. Ia dikenal merupakan salah satu penyerang yang mematikan di eranya.
Ia memiliki sejumlah atribut yang berbahaya sebagai seorang penyerang. Tidak hanya cerdas dalam emncari posisi, ia juga memiliki tembakan keras bak meriam yang selalu membuat penjaga gawang ketar-ketir.
Nah untuk mengenang lebih lanjut aksi 'The Hunter', berikut kami sajikan ringkasan singkat perjalanan karir Huntelaar.
Awal Perjalanan
Karier profesional Huntelaar dimulai di PSV Eindhoven. Pemain kelahiran 12 Agustus 1983 itu melakukan debutnya sebagai pemain profesional pada 23 November 2002 ketika PSV menang 3-0 atas RBC Roosendaal.
Huntelaar kemudian dipinjamkan ke De Graafschap dan AGOVV setelah dua tahun bersama The Red and whites. Naluri mencetak gol Huntelaar mulai terlihat saat bergabung dengan SC Heerenveen. Striker jangkung tersebut mencetak 33 gol dalam 46 pertandingan selama berkostum putih-biru.
Sekitar musim dingin tahun 2005 - dengan nominal transfer senilai 9 juta euro ditambah sejumlah biaya kompensasi sesuai aturan FIFA, Huntelaar akhirnya melepaskan jangkarnya di ibu kota Belanda, Amsterdam. Selama di Ajax, Huntelaar yang memiliki rekor 76 gol dalam 92 pertandingan dikenal sebagai
pencetak gol ulung dan mulai mendapat julukan "The Hunter".
Di kompetisi domestik, Huntelaar adalah pencetak gol terbanyak musim 2005/06 dan 2007/08. Pada awal tahun 2009, Real Madrid memboyong Huntelaar dengan mahar 20 juta euro. Hanya bertahan satu musim di Bernabeu, ia kemudian pindah ke klub Serie A, AC Milan, bersama nilai transfer yang hampir mendekati 18 juta euro dengan durasi kontrak selama 4 tahun.
Cukup disayangkan pada awal musim 2010/11, kedatangan Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona memaksa
"Hunter" harus rela pergi dari San Siro, untuk kemudian memulai petualangannya bersama The Royal Blues demi mencicipi aroma kompetisi Bundesliga untuk kali pertamanya.
Bersama S04
Hunter kembali dipertemukan dengan rekan sejawatnya di -dan juga legenda sepak bola- Madrid yang turut pindah ke Jerman, Raul Gonzalez. Felix Magath, pelatih Schalke saat itu tahu bahwa ia mendapatkan pemain yang telah mencetak lebih dari 100 gol hanya dalam empat musim di Ajax.
Pemain baru yang dikontraknya adalah pemain internasional Belanda di puncak kariernya, seseorang yang pernah digambarkan oleh Louis Van Gaal sebagai "striker terbaik di dunia." Schalke menjalani musim yang kurang mengesankan pada musim debutnya di VELTINS-Arena. Royal Blues finis di urutan 14 setelah Magath digantikan oleh Ralf Rangnick pada bulan Maret 2011.
Huntelaar mencatat delapan gol dalam 24 pertandingan liga - di mana yang pertama datang dalam kekalahan Revierderby melawan rival mereka, Borussia Dortmund. Manajer datang dan pergi di Schalke, tetapi Huntelaar secara konsisten mencetak 21 gol pada dua kesempatan kampanye Bundesliga.
Huntelaar mengabdikan dirinya di Gelsenkirchen selama 7 musim. Ia tampil dalam 240 pertandingan dan total mencetak 126 gol di semua kompetisi. Pada musim 2017/18, Huntelaar kembali ke klub asalnya, Ajax. Kembali di Amsterdam, sampai dengan saat ini "Hunter" telah mencatatkan 91 penampilan dan mencetak 42 gol.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maaf Arsenal dan Chelsea, Luka Jovic Tidak Dilepas!
Liga Spanyol 13 April 2020, 22:00
-
Bangganya Achraf Hakimi Jadi Rebutan Banyak Klub di Bursa Transfer
Bundesliga 13 April 2020, 21:40
-
Eks Madrid Ini Akui Haaland Memang Menarik untuk Klub Mana pun
Liga Spanyol 13 April 2020, 21:17
-
Para Pemain Muda yang Bersinar Setelah Dipoles Jose Mourinho
Liga Inggris 13 April 2020, 21:11
-
Zinedine Zidane Beri Lampu Hijau Perekrutan N'Golo Kante
Liga Spanyol 13 April 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR