
Bola.net - Kai Havertz adalah salah satu pemain muda Bundesliga yang menjadi buah bibir balakangan ini. Sang gelandang mempunyai bakat untuk menjadi pemain besar di masa depan.
Bahkan, Kai Havertz dianggap sebagai calon pemenang Ballon d'Or. Ia sepertinya akan semakin kuat dengan setiap pertandingan yang dijalani.
Reputasi bintang kelahiran Aachen tersebut mulai melejit pada musim lalu setelah mencetak 20 gol di semua kompetisi. Ia juga mencatat tujuh assist saat Bayer Leverkusen finis keempat di Bundesliga dan mencapai babak sistem gugur Liga Europa.
Performa yang mengesankan membuat Kai Havertz menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Mulai dari Manchester United, Liverpool, Barcelona, hingga Real Madrid dikabarkan tertarik pada jasanya.
Namun, selain menjadi pemain yang brilian, apa lagi yang perlu diketahui tentang pemain Jerman itu? Berikut tiga hal tentang Kai Havertz yang belum mungkin belum pernah terdengar seperti dikutip dari Ronaldo.com.
1. Sekolah Lebih Penting daripada Liga Champions
Kai Havertz, yang berusia 17 tahun baru keluar dari akademi Bayer Leverkusen pada 2017, tapi sudah menjadi anggota tim utama yang sudah mapan.
Havertz menjadi berita utama pada Maret 2017 karena absen dari laga babak 16 besar Liga Champions menghadapi Atletico Madrid untuk berkonsentrasi pada studinya. Karena ujian sekolahnya penting, ia memilih untuk pendidikannya terlebih dahulu.
Meski demikian, Leverkusen mendukung keputusan Havertz. "Hasil akhir yang baik adalah penting - tidak hanya di lapangan sepak bola. Semoga beruntung Kai Havertz dengan ujianmu!" tulis Leverkusen di akun Twitter resminya.
Leverkusen harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Atletico pada leg kedua. Sehingga, Die Werksell, sebutan Leverkusen, kalah agregat 2-4.
2. Penerus Ballack, Ozil, atau Kroos?
Kai Havertz telah dibandingkan dengan tiga legenda Timnas Jerman. Mesut Ozil, khusunya, karena ia menjadikan gelandang Arsenal itu sebagai panutan
"Aman untuk mengatakan saya menyalin banyak dari dia. Saya hanya suka bagaimana dia bermain," kata Havertz tentang Ozil."
Dengan gaya yang sama, ia menambahkan: "Saya pikir gaya permainan kami agak mirip, jadi saya mencoba belajar banyak dari menontonnya."
Mantan kapten Timnas Jerman Michael Ballack, yang bermain untuk Bayer Leverkusen, adalah nama besar lainnya yang dibandingkan dengan Havertz.
Satu nama lagi adalah gelandang Real Madrid Toni Kroos. Kroos juga pernah bermaun untuk Bayer Leverkusen pada 2009-19.
3. Pemecah Rekor
Sebelum Florian Wirtz memasuki panggung pada Mei 2020, Kai Havertz adalah debutan termuda Bayer Leverkusen di Bundesliga. Dia membuat penampilan pertamanya pada Oktober 2017, berusia 17 tahun dan 126 hari.
Kavertz kemudian memecahkan rekor Timo Werner sebagai pesepak bola termuda dalam sejarah untuk membuat 50 penampilan Bundesliga pada usia 18 tahun dan 307 hari. Selanjutnya, dia menjadi pencetak gol termuda Leverkusen pada usia 19 tahun, tujuh bulan, dan 16 hari.
Havertz membuat sejarah lagi musim lalu dengan mencetak 17 gol, yang paling banyak dicetak seorang remaja dalam satu musim di Bundesliga.
Sumber: Ronaldo.com
Disadur dari: Liputan6.com (Bogi Triyadi/Edu Krisnadefa, published 1/6/2020)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ed Woodward Restui MU Beli Kai Havertz
Bundesliga 2 Juni 2020, 21:00
-
Presiden Bayern: Semua Tim Inginkan Sane
Bundesliga 2 Juni 2020, 20:48
-
Bos RB Leipzig Pasrah Jika Timo Werner Pergi di Musim Panas
Bundesliga 2 Juni 2020, 20:20
-
Eks Bek Dortmund Ini Beber Apa Hal yang Membuat Jurgen Klopp Istimewa
Bundesliga 2 Juni 2020, 19:50
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR