
Bola.net - Klub-klub Inggris mencatat sejarah baru di kompetisi Eropa musim ini. Untuk pertama kalinya, wakil Premier League berhasil mencapai final di tiga turnamen antarklub UEFA dalam satu musim yang sama.
Arsenal menjadi tim pertama yang memastikan tempat di final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Tidak lama berselang, Aston Villa dan Crystal Palace mengikuti jejak tersebut di kompetisi berbeda.
Pencapaian ini semakin menegaskan dominasi klub Inggris di panggung Eropa. Sebab, sebelumnya belum pernah ada satu negara yang diwakili tiga klub berbeda di seluruh final kompetisi UEFA dalam format modern saat ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Arsenal Jadi Pembuka Jalan di Liga Champions

Arsenal membuka jalan bagi dominasi Inggris di Eropa musim ini lewat keberhasilan mereka menembus final Liga Champions. Tim asuhan Mikel Arteta menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 pada semifinal.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian besar bagi The Gunners yang dalam beberapa musim terakhir terus berkembang di bawah Arteta. Arsenal kini tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Musim lalu situasinya nyaris serupa bagi Inggris. Namun langkah Arsenal kala itu terhenti di semifinal setelah kalah dari Paris Saint-Germain yang kemudian menjadi juara kompetisi.
Aston Villa Bangkit Dramatis di Liga Europa

Aston Villa memastikan tiket ke final Liga Europa setelah membalikkan keadaan secara impresif melawan Nottingham Forest. Sempat kalah 0-1 pada leg pertama, tim racikan Unai Emery bangkit dan menang agregat 4-1.
Villa tampil dominan pada leg kedua dan memastikan tempat di final yang akan digelar di Istanbul pada 20 Mei mendatang. Mereka akan menghadapi wakil Bundesliga, Freiburg.
Keberhasilan ini memperlihatkan kapasitas Emery sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di kompetisi Eropa. Villa kini memiliki peluang meraih trofi Eropa pertama mereka dalam beberapa dekade terakhir.
Crystal Palace Lanjutkan Kisah Sensasional

Di saat bersamaan dengan keberhasilan Aston Villa, Crystal Palace juga memastikan tempat di final Conference League. Klub asal London tersebut mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan agregat 5-2.
Palace sebelumnya menang 3-1 pada leg pertama sebelum kembali menang 2-1 di Selhurst Park. Hasil itu membawa mereka ke final Conference League menghadapi Rayo Vallecano pada 27 Mei.
Conference League sendiri baru diperkenalkan UEFA lima tahun lalu sebagai kompetisi antarklub Eropa ketiga setelah berakhirnya era Cup Winners' Cup pada 1999.
Meski masih tergolong baru, turnamen ini kini memberi peluang lebih besar bagi klub-klub nonelite untuk bersaing di level kontinental.
Inggris Pernah Dominan, tapi Belum Seperti Sekarang
Sebelum musim ini, Premier League sebenarnya beberapa kali hampir menguasai seluruh final Eropa. Pada 2019 misalnya, Liverpool mengalahkan Tottenham di final Liga Champions, sementara Chelsea menundukkan Arsenal di final Liga Europa.
Dua tahun kemudian, Chelsea kembali menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City di final sesama klub Inggris. Pada musim yang sama, Manchester United juga mencapai final Liga Europa meski akhirnya kalah.
Meski begitu, belum pernah sebelumnya Inggris memiliki wakil di tiga final kompetisi berbeda sekaligus. Itulah yang membuat pencapaian musim ini terasa istimewa.
Catatan serupa terakhir kali terjadi pada era 1980-an. Pada 1984, Liverpool memenangkan European Cup usai mengalahkan AS Roma, sementara Tottenham menjuarai UEFA Cup setelah menundukkan Anderlecht.
Liverpool juga pernah menjuarai European Cup pada 1981 setelah mengalahkan Real Madrid di Paris. Di tahun yang sama, Ipswich Town sukses memenangkan UEFA Cup dengan mengalahkan AZ Alkmaar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara atau Tidak, Arsenal Harus Pertahankan Mikel Arteta
Liga Inggris 7 Mei 2026, 23:32
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR