
Bola.net - Musim mulai memasuki tahap penting, Barcelona masih berjalan di tempat. Performa tim asuhan Ernesto Valverde belum benar-benar mencapai level yang diharapkan dan hasil-hasil pertandingan tidak bisa menutupi masalah tim.
Permainan Barca aneh, tidak terpola. Mereka hanya bisa memberikan bola pada Lionel Messi dan berharap dia melakukan keajaiban. Lagi-lagi Messi.
Sayangnya, Messi tidak bisa melakukan semuanya seorang diri. Jika benar ingin mewujudkan mimpi menjuarai Liga Champions, Barcelona butuh lebih dari sekadar Messi level top.
Valverde harus segera menemukan solusi sebelum segalanya jadi lebih buruk. Saat ini, Sport mengklaim Valverde punya tiga masalah utama yang harus diselesaikan.
Apa saja? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pertahanan Lemah
Ter Stegen saja tidak cukup. Kiper Jerman ini telah membungkus 14 penyelamatan penting pada 4 pertandingan Liga Champions, dengan rerata 3,5 penyelamatan per pertandingan.
Statistik ini jelas tidak diharapkan ada pada tim yang berharap bisa jadi juara Liga Champions. Faktanya, Barca hanya kebobolan dua gol sejauh ini berkat kerja keras Ter Stegen. Dia menyelamatkan tim pada laga melawan Dortmund dan Inter.
Koordinasi pertahanan Barca bobrok, mereka tidak bisa bergerak menekan sebagai satu unit. Akibatnya, lawan mudah menembus kotak penalti Barca, ada banyak ruang yang bisa dieksploitasi lawan.
Valverde harus segera menyelesaikan masalah itu. Barca buntu dengan pasangan bek tengah yang sama [Pique dan Lenglet], tanpa rotasi. Jika tim terlalu mudah diprediksi, persaingan internal pun luntur.
Lini Tengah Tidak Jelas
Barca telah kehilangan identitas mereka. Tugas ini seharusnya diemban gelandang, tapi sampai saat ini tidak ada tanrda-tanda Barca sebagai tim yang bisa membuat lawan menderita lewat dominasi penguasaan bola.
De Jong tidak sebagus awal-awal musim, meski sebenarnya sudah bekerja keras. Dia satu-satunya pemain Barca yang berlari lebih dari 10 kilometer dalam empat pertandingan UCL sejauh ini. Sikapnya sempurna, tapi dia belum menemukan peran terbaiknya dalam tim.
Di lini tengah, Sergio Busquets tak lagi pasti sebagai starter. Valverde lebih sering merotasi kombinasi gelandangnya, mungkin ingin menjaga kebugaran Busquets.
Busquets hanya bisa menuntaskan lima dari 11 pertandingan La LIga sejauh ini, dan belum pernah bermain 90 menit di Liga Champions. Meski begitu, setidaknya ada tanda-tanda positif kombinasi De Jong dan Busquets, meski yang lain masih belum pasti.
Serangan yang Terputus
Barcelona sudah menghabiskan sekitar 345 juta euro (bisa jadi 425 juta euro plus bonus) pada pembelian Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann. Sayangnya, tidak ada satu pun yang benar-benar menyatu dengan Lionel Messi.
Barca masih belum bisa menemukan partner untuk Messi dan Suarez, setidaknya yang bisa mencapai level Neymar. Coutinho gagal dan dijual, Dembele lebih sering cedera, Griezmann masih baru dan belum menemukan tempatnya.
Teranyar, pada duel imbang 0-0 kontra Slavia Praha, Rabu (6/11/2019) kemarin, duet Griezmann-Messi benar-benar buruk. Pasalnya, dua pemain top ini hanya lima kali saling mengumpan selama 90 menit.
Griezmann jelas belum punya tempat. Entah mengapa, tampaknya Messi tidak terlalu menyukainya. Di saat Suarez cedera seperti ini, kombinasi Messi-Griezmann tampak lebih buruk dari biasanya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Willian Mengaku Dapat Tawaran dari Barcelona, Mengapa Ditolak?
Liga Inggris 7 November 2019, 23:51
-
3 Masalah Besar yang Harus Diselesaikan Barcelona, Ernesto Valverde Sanggup?
Liga Champions 7 November 2019, 15:30
-
Kiper Slavia Praha Kecewa Dengan Sikap Cuek Lionel Messi cs
Liga Champions 6 November 2019, 22:56
-
AC Milan Rekrut Pemain Muda Barcelona Ini?
Liga Italia 6 November 2019, 22:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR