
Bola.net - Kegagalan empat wakil Inggris di babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 memunculkan pertanyaan besar. Apakah Premier League masih layak mendapat jatah tambahan di musim depan?
Manchester City, Chelsea, Newcastle, dan Tottenham tersingkir dengan hasil mengecewakan. Situasi ini membuat dominasi Inggris di Eropa mulai diragukan.
Namun, perhitungan tidak hanya berdasar hasil satu fase. UEFA menggunakan sistem koefisien untuk menentukan distribusi slot tambahan di kompetisi Eropa.
Dalam konteks ini, peluang Inggris masih terbuka lebar. Bahkan, mereka tetap berada di posisi yang sangat kuat untuk musim 2026/2027.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Koefisien UEFA Jadi Kunci Utama

UEFA memberikan dua slot tambahan melalui skema European Performance Spots (EPS). Slot ini diberikan kepada dua liga dengan performa terbaik di kompetisi Eropa.
Premier League masih berada dalam posisi unggul. Inggris mencatat koefisien 23.847, angka yang hampir setara dengan peringkat kedua musim lalu.
Meskipun empat tim tersingkir, kontribusi dari klub lain tetap signifikan. Arsenal dan Liverpool yang lolos ke perempat final menjaga stabilitas poin.
Selain itu, margin keunggulan Inggris cukup jauh. Liga Jerman dan Spanyol masih tertinggal dalam akumulasi kemenangan.
Ancaman dari Spanyol, Tapi Situasi Menguntungkan Inggris

Spanyol menjadi pesaing utama dalam perebutan slot tambahan. Mereka memiliki jumlah wakil terbanyak yang masih bertahan di kompetisi Eropa.
Namun, situasi bagan pertandingan justru menguntungkan Inggris. Real Madrid akan menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions.
Artinya, salah satu pesaing utama akan tersingkir. Selain itu, Barcelona dan Atletico Madrid juga harus saling berhadapan.
Duel internal ini mengurangi potensi tambahan poin. Hal yang sama juga terjadi di Liga Europa dengan pertemuan antar klub Spanyol.
Peluang Nyata Tambahan Slot Liga Champions

Dengan kondisi saat ini, Premier League hampir pasti mendapatkan satu slot tambahan. Ini berarti tim peringkat kelima berpeluang tampil di Liga Champions.
Skenario ini pernah terjadi sebelumnya. Newcastle menjadi salah satu tim yang diuntungkan dari sistem tersebut.
Meski begitu, potensi perubahan tetap ada. Inggris perlu menghindari hasil buruk di fase berikutnya.
Jika konsistensi terjaga, Premier League akan kembali mengirim lima wakil ke Liga Champions musim 2026/2027.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
- Dominasi Beralih dari Inggris ke Spanyol! Peta Kekuatan Negara di 8 Besar Liga Champions 2025/2026
- Robert Lewandowski: Elu Kebobolan Dua Gol, Tapi Cetak Tujuh Gol, You Still Win The Game!
- Rapor Pemain Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai Pimpin Malam Sempurna di Anfield
- Cedera Horor Noa Lang di Anfield: Jari Putus jadi Bagian Malam Kelam Galatasaray di Tengah Pesta Liverpool
- Tragedi Wakil Inggris di 16 Besar Liga Champions: 4 Kekalahan Telak yang Mengguncang, Chelsea Paling Parah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Italia vs Irlandia Utara: Tonali Bersinar, Kean Tampil Tajam
Piala Dunia 27 Maret 2026, 06:30
-
Man of the Match Brasil vs Prancis: Kylian Mbappe
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:28
-
Man of the Match Italia vs Irlandia Utara: Sandro Tonali
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:22
-
Hasil Brasil vs Prancis: Mbappe Nyekor, Les Bleus Menang 2-1
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07























KOMENTAR