Kemenangan Agregat Paling Besar Sepanjang Sejarah Liga Champions: Bayern Munchen Masih Tak Tertandingi

Bola.net - Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 menghadirkan sejumlah skor mencolok. Beberapa tim elite menang dengan selisih agregat yang sangat lebar.
Bayern Munchen menjadi sorotan utama. Mereka menghancurkan Atalanta dengan agregat telak 10-2 dalam dua leg.
Barcelona juga mencatat kemenangan besar. Blaugrana menyingkirkan Newcastle dengan agregat 8-3 setelah pesta gol di Camp Nou.
Hasil-hasil ini mengingatkan kembali pada sejarah. Liga Champions pernah mencatat sejumlah kemenangan agregat paling ekstrem di fase gugur.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bayern Munchen vs Sporting CP 12-1: Rekor yang Sulit Disentuh

Bayern Munchen memegang rekor agregat terbesar sepanjang sejarah Liga Champions. Mereka mengalahkan Sporting CP dengan skor total 12-1 pada musim 2008-09.
Dominasi Bayern sudah terlihat sejak leg pertama. Mereka menang 5-0 di Lisbon dengan permainan menyerang yang efektif.
Pada leg kedua, Bayern semakin brutal. Mereka menang 7-1 di Allianz Arena dan menutup duel dengan selisih 11 gol.
Rekor ini belum tersentuh hingga kini. Bahkan performa dominan Bayern musim ini belum mampu melampaui catatan tersebut.
PSG vs Brest 10-0: Dominasi Brutal di Era Modern

Paris Saint-Germain mencatat kemenangan agregat 10-0 atas Brest pada play-off Liga Champions 2024-25. Ini menjadi salah satu margin terbesar di era modern.
PSG menang 3-0 pada leg pertama. Namun, leg kedua menjadi panggung dominasi total mereka.
Mereka menang 7-0 di kandang sendiri. Lini serang PSG tampil eksplosif dengan kontribusi merata dari banyak pemain.
Kemenangan ini menunjukkan kesenjangan kualitas yang besar. PSG tampil tanpa ampun melawan sesama klub Ligue 1.
Bayern Munchen vs Atalanta 10-2: Dominasi Konsisten Dua Leg

Bayern kembali mencatat kemenangan besar pada musim 2025/2026. Mereka mengalahkan Atalanta dengan agregat 10-2 di babak 16 Besar.
Pada leg pertama di Bergamo, Bayern sudah unggul 6-1. Hasil tersebut hampir memastikan kelolosan mereka.
Namun, Bayern tidak mengendur pada leg kedua. Mereka tetap menang 4-1 di Allianz Arena.
Kemenangan ini menegaskan mentalitas mereka. Bayern tidak hanya unggul, tetapi juga konsisten menjaga intensitas.
Deretan Agregat Besar Lainnya

Selain tiga laga tersebut, ada beberapa kemenangan agregat besar lainnya. Margin +8 gol cukup sering terjadi dalam sejarah Liga Champions.
Lyon pernah menang 10-2 atas Werder Bremen pada musim 2004-05. Barcelona juga mencatat skor sama melawan Bayer Leverkusen pada 2011-12.
Bayern kembali muncul dengan kemenangan 10-2 atas Arsenal pada 2016-17. Manchester City juga mencatat hasil identik melawan Schalke pada 2018-19.
Fenomena ini menunjukkan satu hal. Ketika tim besar mencapai puncak performa, selisih kualitas di fase gugur bisa menjadi sangat mencolok.
Sumber: Opta
Baca Ini Juga:
- Robert Lewandowski: Elu Kebobolan Dua Gol, Tapi Cetak Tujuh Gol, You Still Win The Game!
- Dominasi Beralih dari Inggris ke Spanyol! Peta Kekuatan Negara di 8 Besar Liga Champions 2025/2026
- Rapor Pemain Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai Pimpin Malam Sempurna di Anfield
- Cedera Horor Noa Lang di Anfield: Jari Putus jadi Bagian Malam Kelam Galatasaray di Tengah Pesta Liverpool
- Tragedi Wakil Inggris di 16 Besar Liga Champions: 4 Kekalahan Telak yang Mengguncang, Chelsea Paling Parah!
- 5 Pelajaran dari Kemenangan 4-0 Liverpool atas Galatasaray: Mesin Szoboszlai hingga Ancaman PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Ukir Rekor Buruk Saat Dibantai PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 01:00
-
Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
-
Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:37
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

























KOMENTAR