
Bola.net - - Kejutan Ajax Amsterdam di Liga Champions terus berlanjut. Setelah menyingkirkan Real Madrid, kini giliran Juventus yang disisihkan oleh Ajax. De Godenzonen dinilai telah memainkan sepak bola dengan cerdas.
Pada laga melawan Juventus, Ajax dalam posisi yang tidak diuntungkan. Mereka hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama di kandang. Namun, Ajax rupanya mampu menang 2-1 pada leg kedua yang digelar di Allianz Stadium.
Pada menit ke-28, Ajax tertinggal lewat gol Cristiano Ronaldo. Namun, mereka bisa menyamakan skor pada menit 34 dari gol Donny van de Beek. Matthis de Ligt akhirnya memastikan kemenangan Ajax lewat gol pada menit ke-67.
Simak ulasan pertandingan dari Rafael van der Vaart di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sepak Bola Cerdas
Legenda timnas Belanda, Rafael van der Vaart, menilai Ajax memang bermain lebih baik dibanding Juventus, terutama pada babak kedua. Selain itu, pasukan Erik ten Hag juga telah memperagakan sepak bola cerdas.
"Ajax jauh lebih baik dibanding Juventus di babak kedua. Kami berbicara tentang pergi ke gym dan menjadi lebih kuat dan cepat. Tapi, mereka semua bermain dengan bola. Pada akhirnya, sepak bola cerdas yang menang," ucapnya pada BBC Sports.
Di balik performa apik mantan klubnya itu, Rafael van der Vaart menilai ada satu pemain yang tampil sangat bagus dan layak mendapat pujian lebih.
"Frenkie de Jong adalah salah satu pemain favorit saya malam ni, meskipun dia tidak memainkan permainan terbaiknya," puji Rafael van der Vaart.
"Mereka bermain seperti sebuah tim dan ketika Anda bermain tandang di Italia dan penjaga gawang Anda tidak melakukan banyak penyelamatan, maka itu adalah fantastis," tandas mantan pemain Real Madrid tersebut.
Barcelona vs Ajax di Final
Rafael van der Vaart kemudian berharap agar Ajax berjumpa Barcelona pada laga final. Sebab, menurut pemain yang juga pernah membela Tottenham itu, kedua tim punya embrio gaya bermain yang sama dan akan seru jika berjumpa di final.
"Saya tidak pernah berpikir bahwa Ajax bisa melangkah sejauh ini, tapi sangat menyenangkan untuk bisa melihat semua orang takut bermain melawan Ajax," kata Rafael van der Vaart.
"Johan Cruyff adalah kebanggaan kami dan pemain terbaik yang pernah kami miliki, dan saya sangat senang dua timnya [Ajax dan Barcelona] ada di semi-final. Saya 100% yakin mereka akan bermain satu sama lain di final," tutup Rafael van der Vaart.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mbappe Tak Bisa Memilih Antara Ronaldo Atau Messi
Liga Champions 17 April 2019, 23:26
-
Ini Penyebab Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam versi Andrea Pirlo
Liga Champions 17 April 2019, 16:20
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Final Gagal Terjadi, Pelatih Barcelona Cuek
Liga Champions 17 April 2019, 13:07
-
Bukan 1-2, Ajax Klaim Harusnya Menang 1-4 dari Juventus
Liga Champions 17 April 2019, 13:05
-
Real Madrid dan Juventus Lewat, Ajax Kini Tak Punya Rasa Takut
Liga Champions 17 April 2019, 13:04
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR