Bola.net - - Eks gelandang Juventus Angelo Di Livio menyebut Bianconeri tampil jeblok di babak kedua karena mereka merasa gugup dan sudah menghabiskan energinya di babak pertama.
Juventus tampil jauh dari standar mereka saat berlaga di final Liga Champions hari Minggu . Mereka memang sempat mengimbangi Real Madrid di babak pertama.
Akan tetapi di babak kedua, performa Gianluigi Buffon dan kawan-kawan menurun. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akhirnya bisa membobol gawang Juve tiga kali dengan relatif mudah.
Juve akhirnya terbantai dengan skor 4-1. Di Livio kemudian membeberkan mengapa pasukan Massimiliano Allegri itu bisa dibantai dengan mudah oleh Los Blancos.

"Apa yang terjadi? Pertama-tama, mereka harus memahaminya sendiri, di dalam ruang ganti," seru Di Livio pada Il Mattino.
"Antara babak pertama dan kedua, ada jatuhnya. Aspek gugup penting dan Juve menghabiskan seluruh energinya dalam 45 menit pertama," ujar Di Livio.
"Lalu mereka menghilang. Mereka gagal pada saat yang paling penting di babak kedua. Aspek fisik, sekaligus aspek psikologisnya, merupakan bencana bagi Juve," terangnya.
Baca Juga:
- 'Juventus Harus Tetap Bangga'
- Ferdinand: Buffon Ikon Sepakbola Modern
- Liverpool Pede Emre Can Tidak Hengkang Ke Juventus
- Lemina: Ronaldo Memang Terbaik Dunia
- Pelatih Italia Berharap Pemain Juventus Tetap Bergairah
- Juventus Segera Datangkan Bintang Lazio Ini?
- Liverpool Idamkan Keita Balde dari Lazio
- Gagal di Liga Champions, Buffon Beri Indikasi Soal Pensiun
- Nainggolan Ejek Fans Juve Usai Gagal Juara Liga Champions
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Dominasi Skuat Terbaik Liga Champions
Liga Champions 5 Juni 2017, 23:46
-
Salto Mandzukic Jadi Gol Terbaik Liga Champions
Open Play 5 Juni 2017, 23:02
-
Calderon: Lini Tengah Madrid Sempurna
Liga Champions 5 Juni 2017, 22:24
-
Lichtsteiner: Juve Frustasi, Tapi Tak Menyerah
Liga Champions 5 Juni 2017, 21:49
-
Veratti Ikut Bersedih Atas Kekalahan Juventus
Liga Champions 5 Juni 2017, 19:49
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR