Bola.net - Kubu Atletico Madrid dikabarkan sangat kecewa dengan sikap yang ditunjukkan tiga orang dari Real Madrid di final Liga Champions 2014. Tiga orang itu adalah Presiden klub Florentino Perez, forward Cristiano Ronaldo dan bek muda Raphael Varane.
Real menang 4-1 lewat extra time dan sukses meraih gelar Liga Champions kesepuluhnya. Namun, apa yang dilakukan Perez, Ronaldo serta Varane ternyata cukup melukai hati Atletico.
Dilansir Marca, reaksi Perez menyambut gol pertama Real Madrid cukup di luar dugaan. Ketika gol kedua Real tercipta, Perez bertindak lebih mengejutkan. Dia mengajak eks Perdana Menteri Spanyol Jose Maria Aznar di dekatnya untuk ikut merayakan gol itu. Perez disebut seharusnya tak bersikap demikian, apalagi tim yang bertarung bukan hanya dari satu negara yang sama, tapi juga dari satu kota.
Beralih ke atas lapangan. Selebrasi Ronaldo setelah mencetak gol keempat lewat titik putih, saat Atletico sudah berada dalam kondisi hancur dan kemenangan sudah bisa dipastikan jadi milik Real, dianggap sebagai sikap yang sangat arogan.
Sementara itu, tindakan Varane yang menendang bola ke bench Atletico setelah Ronaldo merayakan golnya dan laga sudah akan berakhir hingga memicu reaksi kemarahan pelatih Los Rojiblancos Diego Simeone (yang akhirnya diusir wasit) juga tak luput dari perhatian.
Singkatnya, menurut Marca, Atletico mengingatkan Real Madrid: "Anda perlu tahu bagaimana menerima kekalahan, tapi Anda juga harus tahu cara bersikap saat menang." [initial]
(mrc/gia)
Real menang 4-1 lewat extra time dan sukses meraih gelar Liga Champions kesepuluhnya. Namun, apa yang dilakukan Perez, Ronaldo serta Varane ternyata cukup melukai hati Atletico.
Dilansir Marca, reaksi Perez menyambut gol pertama Real Madrid cukup di luar dugaan. Ketika gol kedua Real tercipta, Perez bertindak lebih mengejutkan. Dia mengajak eks Perdana Menteri Spanyol Jose Maria Aznar di dekatnya untuk ikut merayakan gol itu. Perez disebut seharusnya tak bersikap demikian, apalagi tim yang bertarung bukan hanya dari satu negara yang sama, tapi juga dari satu kota.
Beralih ke atas lapangan. Selebrasi Ronaldo setelah mencetak gol keempat lewat titik putih, saat Atletico sudah berada dalam kondisi hancur dan kemenangan sudah bisa dipastikan jadi milik Real, dianggap sebagai sikap yang sangat arogan.
Sementara itu, tindakan Varane yang menendang bola ke bench Atletico setelah Ronaldo merayakan golnya dan laga sudah akan berakhir hingga memicu reaksi kemarahan pelatih Los Rojiblancos Diego Simeone (yang akhirnya diusir wasit) juga tak luput dari perhatian.
Singkatnya, menurut Marca, Atletico mengingatkan Real Madrid: "Anda perlu tahu bagaimana menerima kekalahan, tapi Anda juga harus tahu cara bersikap saat menang." [initial]
Klik Juga:
- Madrid Lewati Barcelona, Dekati Milan
- Simeone: Tegakkan Kepala Kalian
- Video: Reaksi Alonso Sambut Gol Bale
- Bukan Kekalahan Yang Buat Atletico Terluka
- Raih La Decima, Modric Pangkas Rambutnya
- Modric Pangkas Rambut, Carvajal Semir Janggut
- Pulang, Atletico Disambut Bak Juara
- Lagu Tema La Decima
- Behind the Making: Lagu Tema La Decima
- 'We are the Champions' Berkumandang di Bernabeu
- Bom Mobil Tewaskan Penonton Final UCL di Nigeria
- Poster Bintang & Julukan Tim Piala Dunia 2014
- Piala Dunia Lingerie di Amsterdam
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asisten Ancelotti Bantah Akan Membesut West Brom
Liga Spanyol 27 Mei 2014, 22:33
-
Ancelotti Berharap Di Maria Bertahan di Bernabeu
Liga Spanyol 27 Mei 2014, 19:41
-
Florentino Perez Ternyata Tahu Sundulan Ramos Akan Masuk
Liga Champions 27 Mei 2014, 18:42
-
Ronaldo Dapat Hadiah Jersey Spesial Dari River Plate
Bolatainment 27 Mei 2014, 16:36
-
Dirayu Madrid, Suarez Pilih Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 27 Mei 2014, 15:46
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR