
Bola.net - Ronald Koeman dan Andrea Pirlo akan kembali beradu strategi pada laga matchday terakhir Grup G Liga Champions 2020/2021, antara Barcelona dan Juventus. Palagan strategi dua pelatih ini bertempat di Camp Nou, Rabu (09/12) dini hari WIB.
Bagi Koeman dan Pirlo, pertemuan besok merupakan kali kedua selama karier mereka. Dua pelatih beda generasi ini sebelumnya terjadi pada laga matchday kedua Grup G lalu.
Waktu itu, Koeman memimpin armada Barcelona melawat ke kandang Juventus. Hasilnya, Blaugrana sukses mengalahkan Juventus dua gol tanpa balas.
Ingin tahu selengkapnya perbandingan statistik antara dua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Koeman Unggul Pengalaman
Selama berstatus sebagai pemain, Koeman dan Pirlo merupakan pemain-pemain terbaik di masanya. Namun, ketika masuk ke dunia kepelatihan, Koeman lebih dulu dari Pirlo.
Koeman masuk ke dunia kepelatihan pada 1997, ketika pria yang kini berusia 57 tahun tersebut menjadi asisten Guus Hiddink di Timnas Belanda.
Pada 1997, ketika Koeman sudah meretas karier kepelatihan, Pirlo baru saja mengawali karier sepak bola profesionalnya dengan bergabung dengan Brescia.
Pirlo, baru masuk ke dunia kepelatihan pada Juli 2020 ini
Sejauh ini, Koeman sudah melakoni 689 pertandingan, termasuk 20 laga bersama Timnas Belanda. Sementara, dibandingkan Koeman yang sudah banyak makan asam garam dunia kepelatihan, Pirlo bisa dibilang masih bau kencur. Pelatih berusia 41 tahun tersebut baru melakoni 15 laga sebagai pelatih.
Lemari Trofi Koeman Lebih Banyak Terisi

Koeman tak hanya unggul soal pengalaman. Pelatih asal Belanda ini juga sudah meraih lebih banyak trofi dibandingkan Pirlo.
Selama nyaris seperempat abad terjun di dunia kepelatihan, Koeman sudah meraih delapan trofi. Trofi-trofi yang diraih Koeman antara lain adalah Piala Super Spanyol, trofi juara Liga Belanda, trofi juara Piala Belanda, trofi juara Piala Super Super Belanda, dan trofi juara Piala Super Super Portugal.
Sementara, sejauh ini, lemari trofi Pirlo masih belum terisi.
Rataan Poin Pirlo Lebih Besar
Kendati kalah pengalaman dan raihan trofi, Pirlo juga punya keunggulan ketimbang Koeman. Rataan poin per pertandingan pelatih asal Italia ini jauh lebih bagus ketimbang seniornya.
Selama berstatus sebagai pelatih, Pirlo memiliki rataan poin per pertandingan sebesar 2,13. Ini artinya, rata-rata dalam satu pertandingan, tim yang ia besut mampu meraih 2,13 poin.
Sementara itu, Koeman -secara total- memiliki rataan poin per pertandingan sebesar 1,82. Rataan poin ini membaik ketika ia menangani Barcelona. Dalam 15 laga menjadi nakhoda Blaugrana, ia memiliki rataan poin sebesar 1,93.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga:
- Tantang Barcelona, Leonardo Bonucci Minta Juventus Ulangi Performa Lawan Torino
- Starting XI Kombinasi Barcelona dan Juventus: Ada Ronaldo dan Messi
- Manchester United Bawa 23 Pemain ke Markas RB Leipzig, Termasuk Paul Pogba?
- Battle of WAGs: Barcelona vs Juventus
- Jadwal Liga Champions Matchday ke-6 9-10 Desember 2020: Siaran Langsung di SCTV
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo dan Messi Lewat, Pemain Paling Hebat di Muka Bumi Ini Adalah Ibrahimovic!
Liga Champions 8 Desember 2020, 22:27
-
Seperti Ini Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Mata Pjanic
Liga Champions 8 Desember 2020, 21:27
-
Milan Mulai Mimpikan Scudetto, Tapi Juga Waspadai Ancaman Inter Milan
Liga Italia 8 Desember 2020, 19:21
-
5 Peraih Ballon d'Or yang Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Baik dari Lionel Messi
Liga Champions 8 Desember 2020, 18:47
-
5 Pemain Kunci Juventus untuk Hancurkan Barcelona
Liga Champions 8 Desember 2020, 18:32
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR