Bola.net - Posisi bek tengah secara tradisi dianggap "terbatas" jika mereka tidak bertubuh tinggi, besar, dan tidak beringas. Namun, semua tradisi atau stereotype bek tengah harus seperti itu nampaknya sudah usang.
Di era sepak bola modern sekarang bek tengah tidak harus mempunyai atribut bertubuh tinggi maupun besar. Bek-bek bertubuh mungil pun bisa diperhitungkan saat ini.
Contoh teranyar adalah Lisandro Martinez. Martinez diboyong Manchester United dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2022/2023 dengan nilai transfer sebesar 57,4 juta euro menjadikannya masuk top list pemain termahal di Liga Inggris.
Bek bertinggi 175 cm asal Argentina tersebut adalah salah satu contoh pemain belakang bertubuh mungil yang sanggup menjawab keraguan bahwa bek harus mempunyai atribut tinggi besar. Keunggulan yang dimiliki Martinez adalah duel bola atas dan operan agresif ke depan.
Banyak yang menganggap bek tengah berpostur mungil bakal kesulitan dalam duel-duel udara. Namun data Opta membuktikan bahwa Martinez menjadi pemain dengan kesuksesan duel di udara paling tinggi di Eredivise dan rataan operan sukses mencapai 82,3 persen.
Dengan demikian ini menghilangkan mitos bahwa sangat penting bagi semua pemain bertahan untuk memiliki ketinggian tertentu untuk bersaing. Selagi itu, manfaat dari bek tengah yang lebih mungil dapat membantu tim yang bersaing di level tertinggi atau tim yang mengontrol permainan dan bermain dari belakang.
Ada beberapa pemain bertahan bertubuh mungil yang sukses di liga Eropa bahkan dunia. Yuk, mari disimak Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Carles Puyol (178 cm)

Bek yang dimiliki oleh Barcelona sejak tahun 1999 hingga 2014 ini merupakan seorang pemain andalan menjaga lini pertahanan klub Katalan. Puyol menjadi komando di lini pertahanan Barcelona, hingga dirinya dipercaya sebagai kapten tim sejak tahun 2004. Jabatannya sebagai kapten cukup tepat karena Puyol memiliki kemampuan membaca situasi dan ketenangan dalam mengambil keputusan.
Dari data Whoscored, sejak 2009, hingga 2014 Puyol mencatatkan 123 pertandingan dengan rataan 1,8 tekel, 2 intersep, 0,7 pelanggaran, 3,5 sapuan, dan 0,2 blok per pertandingan. Selain itu, Puyol memiliki badan yang kokoh saat duel udara maupun duel darat dan memiliki reaksi yang baik dalam membaca bola.
2. Fabio Cannavaro (176 cm)

Tenang, cepat, dan tangguh itulah tiga atribut utama jika mengingat seorang Fabio Cannavaro. Pemain berkepala plontos tersebut memiliki kepemimpinan yang baik di lini belakang. Bek asal Italia itu memiliki atribut reaksi yang baik dalam membaca bola di darat.
Kemampuannya dalam membangun serangan dari belakang pun sangat berguna karena kepiawaiannya membagi bola. Cannavaro yang juga merupakan kapten Timnas Italia berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia 2006. Pada tahun itu jugalah Cannavaro mencapai gelar individual bergengsi dari posisinya tersebut yakni menyabet Ballon d'Or.
3. Ivan Cordoba (173 cm)

Sama seperti Puyol dan Cannavaro, Cordoba lebih pendek dari mereka berdua tetapi memiliki kualitas tinggi. Mantan kapten Timnas Kolombia tersebut menghabiskan 12 tahun yang sukses di Inter Milan dan merupakan bagian dari skuad peraih treble di bawah Jose Mourinho.
Cordoba datang ke Inter Milan pada tahun 1999 dari San Lorenzo dan memutuskan pensiun di Inter Milan pada 2012. Dia merupakan wakil dari Javier Zanetti sebagai kapten. Sebanyak 324 penampilan berhasil dia bukukan dengan perolehan15 gol sepanjang menjadi pemain Inter.
Sumber: The Versed, <Adam Brown>
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Rekam Jejak dan Prestasi Abdulla Yusuf Helal, Striker Asing Baru Persija Jakarta
- Deretan Penyerang Mahal yang Memble di Premier League, Darwin Nunez Berikutnya?
- Resmi, AS Roma Menangkan Transfer Paulo Dybala
- Melihat Kiprah Para Bek Afrika di Premier League Sebelum Kalidou Koulibaly Tiba, Banyak yang Oke?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bremer Sudah, Juventus Angkut Satu Bek Tengah Lagi?
Liga Inggris 20 Juli 2022, 22:50
-
Bek Tengah 'Mungil' Pasti Flop? 3 Bek Ini Buktikan Anggapan Itu Keliru
Liga Champions 20 Juli 2022, 19:44
-
Resmi, AS Roma Menangkan Transfer Paulo Dybala
Liga Italia 20 Juli 2022, 17:47
LATEST UPDATE
-
Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 12:11
-
Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 11:13
-
Arda Guler, Perkembangan Kecilnya Bisa Beri Dampak Besar pada Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 09:47
-
Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:39
-
AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:31
-
Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:20
-
Atletico Madrid Nego Nicolas Jackson, Chelsea Ingin Jual Permanen
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 06:56
-
Carlos Baleba Belum Deal, Manchester United Harus Naikkan Tawaran
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:51
-
Arsenal Dapat Lampu Hijau dari Atletico, tapi Julian Alvarez Prioritaskan Barcelona
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:45
-
Liverpool Dapat Angin Segar dalam Perburuan Bradley Barcola
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:40
-
Manchester United Terancam Gagal Rekrut Lewis Hall dari Newcastle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:35
-
Man City Kejar Pemain Sayap Palmeiras usai Sepakat Jual Savinho ke Tottenham
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:10
-
Liverpool Incar Endrick Usai Tawaran untuk Yankuba Minteh Ditolak
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR