Benfica vs Real Madrid: Mourinho Ajak Lupakan Pertemuan Sebelumnya, Semua Dimulai dari Nol Lagi

Benfica vs Real Madrid: Mourinho Ajak Lupakan Pertemuan Sebelumnya, Semua Dimulai dari Nol Lagi
Selebrasi pelatih Benfica, Jose Mourinho usai laga melawan Real Madrid, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Pertandingan Benfica vs Real Madrid pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan berlangsung di Estadio da Luz, Rabu, 18 Februari 2026 pukul 03.00 WIB. Laga ini menjadi pertemuan kedua kedua tim dalam waktu kurang dari satu bulan.

Benfica sebelumnya mengalahkan Real Madrid 4-2 pada matchday terakhir fase liga dan memastikan tiket ke babak play-off. Kekalahan itu juga membuat Madrid gagal finis di delapan besar klasemen Liga Champions.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, meminta semua pihak melupakan hasil pertemuan sebelumnya. Ia menilai kondisi Real Madrid saat ini sudah sangat berbeda dibanding beberapa pekan lalu.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Real Madrid yang Berubah Total

Vangelis Pavlidis ditekel oleh Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Vangelis Pavlidis ditekel oleh Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Mourinho menilai Madrid kini tampil lebih solid di bawah asuhan Alvaro Arbeloa. Ia berkata, “Semuanya baru, lupakan pertandingan beberapa minggu lalu karena ini Real Madrid yang benar-benar berbeda.”

Ia juga memberi pujian kepada sang pelatih atas perkembangan struktur tim. “Mereka berevolusi dalam soliditas sebagai sebuah tim,” ujar Mourinho dalam konferensi pers.

2 dari 5 halaman

Kembalinya Pemain Kunci Madrid

Trent Alexander-Arnold dan Gonzalo Garcia merayakan gol Real Madrid di laga lawan Real Sociedad pada pekan ke-24 La Liga 2025/2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Trent Alexander-Arnold dan Gonzalo Garcia merayakan gol Real Madrid di laga lawan Real Sociedad pada pekan ke-24 La Liga 2025/2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Menurut Mourinho, kembalinya Trent Alexander-Arnold dan Antonio Rudiger memberi dampak besar bagi organisasi permainan Madrid. “Mereka bertahan dengan dua garis empat yang sangat rapat dan membiarkan Vinicius serta Mbappe di depan untuk transisi,” katanya.

Ia menilai pola itu membuat Madrid jauh lebih berbahaya. “Ini cara yang sangat efektif untuk menjadi lebih solid dan lebih mengancam,” lanjutnya.

3 dari 5 halaman

Ancaman Tim yang Terluka

Gianluca Prestianni berebut bola dengan Jude Bellingham dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Gianluca Prestianni berebut bola dengan Jude Bellingham dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Mourinho menganggap Madrid sebagai tim yang terluka setelah kebobolan empat gol pada pertemuan sebelumnya. “Mereka berbahaya karena kualitas individu dan karena mereka tim yang terluka,” ucapnya.

Ia memperkirakan reaksi besar dari Madrid pada laga ini. “Itulah yang saya harapkan dari Real Madrid,” katanya.

4 dari 5 halaman

Strategi Menghadapi Vinicius Junior

Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol kedua timnya dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol kedua timnya dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Soal cara menghentikan Vinicius Junior, Mourinho menekankan pentingnya kerja kolektif. “Kami harus bekerja sebagai sebuah tim untuk menghentikannya,” tuturnya.

Ia juga menilai motivasi pemain Benfica tetap tinggi meski ada yang baru pulih dari cedera. “Bermain melawan Madrid sudah cukup menjadi motivasi,” katanya.

5 dari 5 halaman

Target Benfica di Dua Leg

Heorhiy Sudakov berlari membawa bola di samping Franco Mastantuono dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Heorhiy Sudakov berlari membawa bola di samping Franco Mastantuono dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca

Mourinho menegaskan bahwa mengalahkan Madrid dua kali jauh lebih sulit daripada sekali. “Jika menang sekali itu sulit, menang dua kali jauh lebih sulit, apalagi dalam sistem gugur,” ucapnya.

Namun, ia optimistis timnya bisa bersaing. “Benfica harus berada pada level terbaiknya, hampir sempurna, tetapi ini bukan keajaiban,” katanya.

Pertandingan Benfica vs Real Madrid kali ini dipandang sebagai awal cerita baru bagi kedua tim. Akan tetapi, hasil laga ini akan sangat menentukan arah langkah mereka menuju babak 16 besar Liga Champions.

Laga tersebut juga menjadi momen emosional bagi Mourinho yang pernah menangani Madrid pada periode 2010-2013. Namun, fokus utamanya kini adalah membawa Benfica tampil maksimal dan menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Sumber: Madrid Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL