Bola.net - Rafael Benitez membeberkan taktik yang pernah digunakannya untuk mengalahkan tim Borussia Dortmund yang masih diasuh oleh Jurgen Klopp.
Benitez pernah menjadi pelatih Napoli dari tahun 2013 hingga 2015. Timnya pernah satu grup dengan Dortmund pada Liga Champions musim 2013-14.
Di matchday pertama Grup F, Napoli langsung dipertemukan dengan Dortmund. Laga itu dihelat pada 18 September 2013 di San Paolo.
Napoli kemudian bisa menang dengan skor 2-1. Partenopei mencetak gol melalui Gonzalo Higuain dan Lorenzo Insigne sementara gol balasan Dortmund dihasilkan melalui bunuh diri Juan Zuniga.
"Ketika saya berada di Napoli, kami mengalahkan Borussia Dortmund di kandang karena kami menggerakkan bola dengan sangat cepat dan kami berlari di belakang ketika full-back mereka maju ke depan," beber Benitez pada Monday Night Football.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bisakah Taktik Serupa Digunakan Lawan Liverpool?
Benitez mengatakan bahwa taktik itu masih cukup relevan untuk digunakan melawan Klopp yang sekarang menjadi bos di Liverpool. Ia pun menjelaskan lebih terperinci tahapan penggunaan taktik tersebut.
"Ruang ada di belakang sehingga di situlah Anda perlu lari," tutur Benitez.
"Mereka menekan dengan sangat cepat sehingga operan pertama harus menjadi operan yang sangat sederhana. Anda harus menjauh dari tekanan," sambungnya.
"Setelah itu, Anda harus pergi dan menempatkan bola di belakang pemain bertahan. Jika Anda melakukan itu, Anda akan memiliki lebih banyak peluang," ujarnya.
Tapi Gagal
Benitez sempat berhadapan lagi dengan Klopp di Premier League saat ia masih menjadi manajer Newcastle. Ia mengaku mencoba menggunakan taktik yang sama.
Akan tetapi taktik itu gagal. Sebab Klopp memiliki pemain-pemain yang mampu menutup ruang di belakang itu dengan sigap.
"Di Newcastle, kami berusaha berlari di belakang mereka tetapi mereka pemain yang sangat cepat sehingga kami tidak bisa melewati mereka. Jika Anda memiliki pemain yang tepat dengan gerakan yang tepat dan kecepatan yang tepat, Anda dapat memanfaatkan ruang-ruang di belakang," ujarnya.
"Tapi mereka sangat bagus, mudah untuk mengatakannya di sini. Sangat sulit untuk menghentikan mereka bahkan jika Anda tahu itu," tandasnya.
Rafael Benitez pernah menjadi manajer Liverpool dari tahun 2004 hingga 2010. Saat itu, seperti Jurgen Klopp, ia juga berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions.
(sky sports)
Baca Juga:
- Benitez Beber Alasan Mengapa Liverpool Bisa Juara Premier League
- Jurgen Klopp Marah-marah ke Penerjemah Bahasa Jerman, Kenapa?
- Demi 16 Besar Liga Champions, Liverpool Kobarkan Ambisi Menggila Kontra Salzburg
- Jurgen Klopp Diyakini Tak Akan Biarkan Pemain Liverpool Lupa Diri, Begini Caranya
- Pujian Klopp Untuk Erling Haaland
- Jurgen Klopp Pastikan Tidak Beli Bek Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming FC Salzburg vs Liverpool di Vidio
Liga Champions 10 Desember 2019, 22:30
-
Benitez Beber Taktik yang Pernah Membuat Jurgen Klopp Bertekuk Lutut
Liga Champions 10 Desember 2019, 19:24
-
Pujian Klopp Untuk Erling Haaland
Liga Inggris 10 Desember 2019, 18:57
-
Data dan Fakta Liga Champions: Club Brugge vs Real Madrid
Liga Champions 10 Desember 2019, 16:08
-
Prediksi Club Brugge vs Real Madrid 12 Desember 2019
Liga Champions 10 Desember 2019, 16:07
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR