Bruno Fernandes dan Michael Carrick Saling Sindir Usai Manchester United Dibantai Como

Bruno Fernandes dan Michael Carrick Saling Sindir Usai Manchester United Dibantai Como
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes berebut bola dengan pemain Como Marc-Oliver Kempf dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 saat menghadapi Como pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam WIB, Setan Merah tampil mengecewakan dan kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Manchester United pada awal musim ini. Mereka telah menelan lima kekalahan dari 11 pertandingan di semua kompetisi, sementara posisi Michael Carrick sebagai pelatih mulai mendapat sorotan.

Situasi semakin memanas setelah pertandingan berakhir. Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dan Carrick tampak saling melontarkan kritik ketika membahas pendekatan taktik yang diterapkan tim dalam pertandingan tersebut.

Fernandes ditarik keluar pada menit ke-67. Seusai laga, gelandang asal Portugal itu menyampaikan komentarnya mengenai keputusan staf pelatih yang dinilai memengaruhi cara Manchester United melakukan tekanan terhadap lawan.

Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Fernandes Soroti Taktik Manchester United

Pemain Manchester United, Mason Mount (tengah), bertepuk tangan ke arah suporter usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pemain Manchester United, Mason Mount (tengah), bertepuk tangan ke arah suporter usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Fernandes menyinggung keputusan staf pelatih untuk tidak menerapkan tekanan satu lawan satu secara konsisten. Menurutnya, pendekatan tersebut juga membuat Manchester United terkadang memberikan ruang di area belakang yang bisa dimanfaatkan lawan.

“Itu menjadi tugas manajer dan staf untuk menilainya, bukan saya," ujar Fernandes.

"Saya hanya mengatakan bahwa terkadang kami harus lebih berani saat berada di bawah tekanan, berani mengambil risiko dengan melakukan pressing tinggi agar lawan merasa tidak nyaman.”

2 dari 4 halaman

Carrick Balas Kritik Bruno Fernandes

Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Carrick menjelaskan bahwa Manchester United sebenarnya sempat menerapkan tekanan dengan pendekatan satu lawan satu pada babak kedua. Namun, menurutnya, tim justru kebobolan setelah menggunakan pendekatan tersebut.

"Kami sebenarnya menerapkan tekanan satu lawan satu secara parsial pada babak kedua, lalu kebobolan gol dari situasi tersebut," ujar Carrick.

Ia kemudian menegaskan bahwa persoalan Manchester United tidak semata-mata terletak pada sistem atau taktik permainan. Carrick menilai para pemain juga harus menunjukkan usaha yang lebih besar, baik ketika menyerang maupun saat kembali membantu pertahanan.

"Sistem apa pun yang digunakan, taktik apa pun yang diterapkan, jika kalian tidak berlari, tidak bergerak maju, dan tidak berlari kembali, kalian tidak akan menang," tegas Carrick.

3 dari 4 halaman

Masa Depan Carrick Kembali Jadi Sorotan

Pemain Manchester United Bryan Mbeumo (kiri) berebut bola dengan pemain Como Alex Valle dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calann

Pemain Manchester United Bryan Mbeumo (kiri) berebut bola dengan pemain Como Alex Valle dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calann

Pertukaran komentar antara Carrick dan Fernandes berpotensi semakin meningkatkan tekanan terhadap sang pelatih. Kekalahan telak dari Como datang ketika Manchester United juga sedang menjalani periode sulit dengan catatan tujuh pertandingan tanpa kemenangan.

Carrick menandatangani kontrak berdurasi dua tahun pada Mei setelah membawa Manchester United finis di posisi ketiga Premier League. Namun, rangkaian hasil buruk membuat masa depannya kembali dipertanyakan, terlebih ketegangan yang terlihat dengan sang kapten menambah sorotan terhadap kondisi internal tim.

4 dari 4 halaman

Klasemen Liga Champions


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL