Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan

Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Michael Carrick masih bertahan sebagai manajer Manchester United setelah melewati pembicaraan awal mengenai masa depannya pada Senin. Dilansir The Independent, meski posisinya berada di bawah tekanan usai kekalahan 0-3 dari Bournemouth, manajemen klub belum mengambil keputusan untuk memecatnya.

Carrick sebelumnya terancam kehilangan jabatan setelah Manchester United menelan kekalahan telak di Old Trafford pada Minggu. Direktur teknik Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada dilaporkan bertemu di pusat latihan Carrington untuk membahas situasi sang manajer sekaligus mempertimbangkan calon penggantinya.

Carrick tiba di Carrington menjelang pukul 14.00 waktu setempat pada Senin untuk menyaksikan pertandingan tertutup tim U-21 melawan Hull. Ia meninggalkan pusat latihan beberapa jam kemudian dan tetap melanjutkan persiapan tim utama untuk menghadapi Chelsea pada akhir pekan ini.

Skuad utama Manchester United dijadwalkan kembali berlatih pada Selasa, dengan Carrick diperkirakan masih memimpin sesi tersebut. Namun, masa depannya belum sepenuhnya aman karena manajemen klub disebut telah menjajaki sejumlah kandidat apabila pergantian pelatih diperlukan.

Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.

1 dari 4 halaman

Carrick Masih Bertugas meski Posisi Terancam

Pelatih Manchester United Michael Carrick melambaikan tangan kepada suporter setelah timnya kalah dalam laga Premier League antara Man Utd vs Bournemouth, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United Michael Carrick melambaikan tangan kepada suporter setelah timnya kalah dalam laga Premier League antara Man Utd vs Bournemouth, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Kekalahan dari Bournemouth membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Manchester United, yang disebut mengalami awal musim liga terburuk dalam 40 tahun serta rentetan tanpa kemenangan terpanjang sejak 2015.

Meski demikian, Carrick masih mendapat dukungan dari sebagian suporter yang hadir di Old Trafford. Para pendukung tetap memberikan dukungan kepada mantan gelandang United itu meskipun tim tampil mengecewakan saat menghadapi Bournemouth.

Untuk sementara, Carrick tetap fokus mempersiapkan pertandingan melawan Chelsea. Laga tersebut menjadi tantangan berikutnya bagi Manchester United di tengah ketidakpastian mengenai masa depan sang manajer.

2 dari 4 halaman

Eddie Howe dan Julian Nagelsmann Masuk Radar

Manajer Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Kin Cheung

Manajer Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Kin Cheung

Menurut laporan The Independent, manajemen Manchester United telah mempertimbangkan sejumlah nama sebagai calon pengganti Carrick. Eddie Howe, mantan manajer Newcastle United, dan Julian Nagelsmann, eks pelatih Bayern Munchen serta pelatih timnas Jerman, disebut sebagai kandidat terdepan apabila klub memutuskan melakukan pergantian.

Selain keduanya, Unai Emery dari Aston Villa dan Fabian Hurzeler dari Brighton juga dikagumi oleh pihak klub. Namun, upaya mendatangkan kedua pelatih tersebut diperkirakan membutuhkan kompensasi besar karena mereka masih menangani klub masing-masing.

Jika Carrick akhirnya dipecat, Manchester United berpotensi menunjuk manajer permanen keempat dalam tiga tahun sejak kelompok pemilik minoritas Ineos mengambil alih kendali operasional sepak bola dari keluarga Glazer. Situasi itu menggambarkan besarnya tekanan yang dihadapi klub untuk menentukan arah kepemimpinan tim.

3 dari 4 halaman

Suporter Manchester United Luapkan Kekecewaan

Pelatih Manchester United Michael Carrick dalam pertandingan Liga Champions melawan Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United Michael Carrick dalam pertandingan Liga Champions melawan Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Kekalahan dari Bournemouth memicu kemarahan suporter Manchester United terhadap para pemain dan jajaran petinggi klub. Nyanyian bernada protes ditujukan kepada keluarga Glazer, pemilik bersama Sir Jim Ratcliffe, serta jajaran Ineos, termasuk Wilcox.

Reaksi tersebut menunjukkan bahwa kekecewaan pendukung tidak hanya tertuju kepada Carrick. Performa tim dan pengelolaan klub juga menjadi sasaran kritik setelah hasil buruk yang memperpanjang periode sulit Manchester United.

Sebelum pertandingan melawan Bournemouth, Carrick memutuskan mencadangkan kapten Bruno Fernandes. Keputusan itu diambil setelah Fernandes mengkritik taktik sang manajer, dan para pendukung tidak meneriakkan permintaan agar gelandang asal Portugal tersebut dimasukkan meskipun United tertinggal dalam pertandingan.

Sumber: Independent

4 dari 4 halaman

Klasemen Premier League


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL