
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mengungkapkan kebanggaannya usai timnya menyingkirkan Barcelona dan melaju ke final Liga Champions. Dalam laga penuh drama di San Siro, Inter menang 4-3 dan unggul agregat 7-6 setelah melalui perpanjangan waktu.
Keberhasilan ini menjadi final kedua Inter dalam tiga musim terakhir di bawah arahan Inzaghi. Hebatnya lagi, pencapaian ini diraih dengan skuad yang memiliki anggaran lebih kecil dibanding semua tim yang lolos ke perempat final musim ini.
"Kami bermain dengan kekuatan kami sendiri," kata Inzaghi. "Kami pantas ada di final Liga Champions."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Francesco Acerbi dan Frattesi Jadi Pahlawan di San Siro
Inter sempat unggul 2-0 lewat gol Lautaro Martinez dan penalti Hakan Calhanoglu, sebelum Barcelona membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat Eric Garcia, Dani Olmo, dan Raphinha.
Namun di menit ke-90+3, Francesco Acerbi mencetak gol penyeimbang — gol pertamanya sepanjang karier di Liga Champions pada usia 37 tahun. Tak lama setelahnya, Davide Frattesi mencetak gol kemenangan di masa perpanjangan waktu.
Kemenangan dramatis ini memastikan tiket final untuk Nerazzurri yang akan menghadapi Arsenal atau Paris Saint-Germain di Munchen pada 31 Mei mendatang.
Frenkie de Jong Lebih Mengesankan dari Lamine Yamal
Menariknya, Inzaghi justru menyebut bahwa bukan Lamine Yamal — pemain muda yang menjadi sorotan jelang laga — yang paling mengesankannya dari skuad Barcelona.
"Semua orang membicarakan Yamal, tapi saya justru melihat pemain luar biasa lain yang sebelumnya absen karena cedera," ujar Inzaghi.
"Frenkie de Jong sangat mengesankan bagi saya. Dia tenang saat membawa bola, cerdas dalam umpan, luar biasa."
Meski memuji pemain lawan, Inzaghi tetap menegaskan kebanggaannya terhadap skuad Inter. "Saya tidak akan menukar pemain saya dengan siapa pun di dunia," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal dan Ujian Pragmatisme di Markas PSG
Liga Champions 7 Mei 2025, 16:07
-
10 Musim Liga Champions: Real Madrid 5 Trofi, Barcelona Nol
Liga Champions 7 Mei 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10



















KOMENTAR