
Bola.net - Italia terus melanjutkan proses pencarian pelatih kepala baru setelah melakukan komunikasi dengan Josep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memilih tetap tenang demi mendapatkan sosok yang paling sesuai dengan proyek jangka panjang.
Pernyataan tersebut datang langsung dari direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, dan penasihat khusus Leonardo. Keduanya hadir bersama Presiden FIGC Giovanni Malago dalam konferensi pers usai pertemuan dengan perwakilan klub-klub Serie A.
Meski kebutuhan pelatih baru cukup mendesak, Italia belum ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Fokus utama tetap mengarah pada pelatih yang memiliki kesamaan visi dalam membangun sepak bola nasional.
Pendekatan itu menjadi bagian dari rencana besar FIGC untuk memperbaiki sistem pembinaan dari level akademi hingga tim nasional senior. Proyek tersebut juga menjadi alasan mengapa proses pemilihan pelatih memerlukan pertimbangan yang matang.
Guardiola dan Ancelotti Masuk Daftar Awal

Maldini mengakui Italia telah membuka komunikasi dengan dua pelatih papan atas dunia. Guardiola dan Ancelotti menjadi nama pertama yang dihubungi sebelum FIGC mempertimbangkan kandidat lain.
"Kami tidak bisa memberikan informasi mengenai apa yang sedang terjadi saat ini. Anda sudah mengetahui salah satu tujuan kami," kata Maldini.
"Kami juga berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep. Rasanya memang tepat memulai proses ini dengan mereka yang kami anggap sebagai pelatih terbaik di dunia, sehingga kami dapat mengetahui gambaran mengenai ketersediaan mereka."
Ancelotti sendiri baru menandatangani kontrak baru bersama tim nasional Brasil. Situasi tersebut membuat peluang menghadirkannya ke Italia menjadi sangat sulit untuk diwujudkan dalam waktu dekat.
Proyek Jangka Panjang Jadi Prioritas

Maldini menegaskan FIGC memang berharap pelatih baru dapat ditetapkan secepat mungkin. Namun, ia menilai menunggu sosok yang benar-benar tepat merupakan pilihan yang lebih baik.
"Situasi ideal adalah memiliki pelatih pada akhir pekan ini, tetapi mungkin akan lebih ideal lagi menunggu orang yang benar-benar kami inginkan. Ada rasa mendesak, tetapi bukan berarti harus tergesa-gesa."
Leonardo juga menilai proses penyusunan arah sepak bola Italia tidak kalah penting dibanding sekadar memilih pelatih. Menurutnya, federasi telah memiliki gambaran jelas mengenai langkah yang akan dijalankan.
Italia Bangun Kesatuan Filosofi Sepak Bola

Leonardo menjelaskan FIGC ingin menyatukan filosofi permainan mulai dari akademi, kelompok usia, hingga tim nasional senior. Model seperti itu telah diterapkan sejumlah negara dengan hasil yang positif.
"Kami menginginkan pelatih yang memiliki pandangan sepak bola yang kurang lebih sama dengan kami," ujar Leonardo.
Ia menambahkan pergantian pelatih tidak boleh mengubah seluruh arah pembinaan sepak bola Italia. Karena itu, FIGC berupaya membangun pedoman yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di semua level, sambil tetap mempersiapkan tim nasional senior menghadapi agenda pertandingan yang sudah menanti.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR