
Bola.net - - Stadion kebanggaan Liverpool, Anfield, kembali menunjukkan magisnya. Di stadion ini, skuat besutan Jurgen Klopp tersebut berhasil melaju ke babak 16 besar usai mengalahkan Napoli hari Rabu (12/12) dengan skor tipis 1-0.
Kedua tim tampil ngotot dalam mengincar kemenangan guna memastikan satu jatah lolos yang tersisa. Pada akhirnya, The Reds berhasil keluar sebagai pemenang berkat gol semata wayang sang bintang, Mohamed Salah, pada menit ke-34.
Hasil tersebut membuat Liverpool merangsek naik ke peringkat dua klasemen Grup C. Sedangkan Napoli, yang sebelumnya bertengger di puncak, harus terjun bebas ke peringkat tiga setelah PSG sukses mengalahkan Red Star Belgrade pada waktu yang bersamaan.
Laga seru yang kerap membuat penonton menahan nafas ini juga menghasilkan beberapa catatan penting. Simak informasi yang berhasil dihimpun dari BBC Sport berikut ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Statistik Liverpool vs Napoli
1. Untuk pertama kalinya sejak 2008-2009, Liverpool berhasil lolos ke babak 16 besar secara berturut-turut.
2. Mereka tak terkalahkan dalam 19 laga kompetisi Eropa di Anfield, menang 14 kali dan imbang lima. Kekalahan terakhir mereka terjadi di bulan Oktober 2014 saat menghadapi Real Madrid.
3. Napoli tak pernah menang di tujuh laga tandang Liga Champions mereka, dengan catatan lima kekalahan. Kemenangan tandang mereka terjadi pada bulan Desember 2016 lalu saat melawan Benfica.
Statistik Lanjutan
4. Liverpool berhasil menjaga gawangnya tetap bersih enam dari delapan laga Liga Champions terakhirnya di Anfield.
5. Mohamed Salah terlibat dalam 48 gol dari 38 penampilan kandangnya di semua kompetisi (35 gol, 13 assist).
6. Sejak awal musim lalu, James Milner telah menyumbang lebih banyak assist di Liga Champions ketimbang pemain lainnya (sembilan).
Saksikan Juga Video Ini
Klub Inggris, Tottenham Hotspur, memastikan dirinya lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai menahan imbang Barcelona hari Rabu (12/12) tadi. Simak informasi selengkapnya pada tautan video di bawah ini.
Baca Juga:
- Statistik Laga Barcelona vs Tottenham: Bukti Kontribusi Besar Harry Kane
- Statistik Laga Bournemouth vs Liverpool: Hanya Messi yang Mampu Melebihi Gol Mo Salah
- Catatan Laga Arsenal vs Huddersfield: The Gunners Belum Bosan Bersinar di Babak Kedua
- Statistik Laga Chelsea vs Man City: Stamford Bridge, Saksi Keperkasaan The Blues
- Statistik Laga Wolverhampton vs Chelsea: Sudah Lama Wolves Tak Menang di Tengah Pekan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal di Liga Champions, Inter Bakal Depak Spalletti?
Liga Champions 13 Desember 2018, 23:30
-
Andreas Pereira Targetkan Lebih Banyak Bermain di Tim Utama MU
Liga Inggris 13 Desember 2018, 21:40
-
Manchester City vs Hoffenheim, Sane Rasakan Sedikit Kekecewaan
Liga Champions 13 Desember 2018, 19:54
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR