
Bola.net - Chelsea harus menelan kekalahan pahit saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus mencatatkan rekor buruk baru bagi klub asal London tersebut.
Bermain di Stamford Bridge, Chelsea membutuhkan kebangkitan besar setelah kalah di leg pertama. Namun harapan itu pupus setelah kembali tampil buruk di hadapan pendukung sendiri.
PSG tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan. Mereka memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 sekaligus melaju ke babak berikutnya.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Chelsea dalam beberapa laga terakhir. Tekanan terhadap pelatih Liam Rosenior pun semakin meningkat.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rekor Buruk Baru Chelsea

Chelsea mencatatkan rekor yang tidak diinginkan dalam laga ini. Mereka kebobolan delapan gol dalam dua leg melawan PSG.
Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah klub mereka kebobolan sebanyak itu di fase gugur. Catatan tersebut berlaku untuk kompetisi domestik maupun Eropa.
PSG berhasil membalas kekalahan sebelumnya dengan sangat meyakinkan. Mereka tampil tanpa ampun sepanjang dua pertemuan.
Hasil ini menjadi pukulan besar bagi Chelsea. Reputasi mereka di kompetisi Eropa kembali dipertanyakan.
Awal Buruk dan Keputusan Berisiko

Chelsea sudah menghadapi masalah sebelum pertandingan dimulai. Kapten tim Reece James mengalami cedera hamstring dan tidak bisa bermain.
Pelatih Liam Rosenior melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain. Mamadou Sarr dipercaya sebagai pengganti di lini belakang.
Namun keputusan tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Sarr justru terlibat dalam kesalahan yang berujung gol cepat PSG.
Selain itu, perubahan di lini pertahanan juga membuat koordinasi tim kurang solid. Chelsea kesulitan menghadapi tekanan sejak awal.
PSG Terlalu Kuat untuk Chelsea

PSG langsung unggul melalui Khvicha Kvaratskhelia di awal pertandingan. Gol tersebut memanfaatkan kesalahan lini belakang Chelsea.
Keunggulan PSG bertambah sebelum babak pertama berakhir. Bradley Barcola mencetak gol kedua yang semakin menjauhkan peluang Chelsea.
Pada babak kedua, PSG kembali menambah gol melalui Senny Mayulu. Gol ini memastikan kemenangan 3-0 pada leg kedua.
Dengan hasil tersebut, PSG menang agregat 8-2. Mereka melaju dengan sangat meyakinkan ke perempat final Liga Champions.
Tekanan Meningkat untuk Rosenior

Kekalahan ini membuat posisi Liam Rosenior semakin tertekan. Ia kini mencatatkan tiga kekalahan beruntun bersama Chelsea.
Catatan tersebut menyamai rekor buruk yang sebelumnya dialami Enzo Maresca. Situasi ini menambah tekanan bagi manajer asal Prancis tersebut.
Performa tim yang tidak konsisten menjadi sorotan utama. Chelsea terlihat kesulitan bangkit dari hasil negatif.
Dengan jadwal pertandingan yang masih padat, Rosenior harus segera menemukan solusi. Jika tidak, tekanan terhadap dirinya akan semakin besar.
Tantangan Berat Menanti Chelsea

Chelsea kini harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Mereka akan menghadapi laga sulit di Premier League.
Lawan berikutnya adalah Everton yang dikenal tangguh di kandang. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kebangkitan tim.
Kondisi mental pemain juga menjadi perhatian. Kekalahan telak dari PSG bisa berdampak pada kepercayaan diri mereka.
Chelsea membutuhkan respon cepat untuk memperbaiki situasi. Jika tidak, musim ini bisa berakhir dengan kekecewaan besar.
Sumber: Sports Mole
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Ukir Rekor Buruk Saat Dibantai PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 01:00
-
Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 00:01
-
Enzo Fernandez Ragu Bertahan di Chelsea Musim Depan Usai Disingkirkan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 23:00
-
Wakil Inggris di Liga Champions: Hanya Tersisa Arsenal di Babak 8 Besar?
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR